Tahun 2008, IHSG Berprestasi dan Terpuruk

Kompas.com - 30/12/2008, 22:12 WIB
Editor

JAKARTA, SELASA - Kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2008 tercatat sebagai tahun berprestasi sekaligus tahun keterpurukan. Hal itu dikemukakan Direktur Utama BEI Erry Firmansyah, di gedung BEI, Jakarta, Selasa (30/12).

IHSG sempat mencatat rekor tertinggi pada 9 Januari 2008 di level 2.830,263. Hal tersebut didorong oleh naiknya harga saham tambang yang mengikuti kenaikan harga minyak dunia. "Kami sempat mencapai rekor tertinggi di awal tahun 2008," kata Erry.

Namun, memasuki triwulan IV tahun 2008 di awal Oktober, IHSG mengalami penurunan signifikan karena krisis keuangan global dan kasus gagal bayar saham Grup Bakrie. Puncaknya, pada tanggal 8 Oktober 2008 IHSG terkoreksi 10,38 persen hingga menyentuh level 1.451,669. IHSG berada di posisi terendahnya di level 1.111,390 pada 28 Oktober 2008. "Hal ini mendorong BEI mensuspen perdagangan saham di seluruh pasar," kata Erry.

Pada penutupan perdagangan saham Selasa (30/12) di akhir tahun ini, IHSG naik 14,516 poin (1,08 persen) menjadi 1.355,408. Hari ini, perdagangan saham di BEI resmi ditutup dan akan kembali dibuka pada 5 Januari 2009 mendatang. Sedianya, perdagangan saham akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X