Utamakan Kualitas Produk UKM

Kompas.com - 03/12/2008, 20:07 WIB
Editor

JAKARTA, RABU - Usaha kecil menengah (UKM) diminta untuk meningkatkan kualitas dan mutu produknya agar dapat bersaing baik di pasar domestik maupun pasar global terkait ancaman terjadinya krisis finansial global jilid dua.
    
"UKM harus mulai meningkatkan mutu, desain, dan packaging-nya agar dapat menjadi tuan di negeri sendiri dan berdaya saing tinggi di pasar internasional," kata Deputi Pemasaran dan Jaringan Usaha Kementerian Negara Koperasi dan UKM Ikhwan Asrin, di Jakarta, Rabu (3/12).
    
Hal itu mendesak dilakukan terkait perkiraan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang potensi akan terus berlanjutnya krisis ekonomi global sampai paruh 2009.
    
Meski UKM dinilai merupakan sektor yang paling kebal terhadap dampak krisis ataupun resesi yang terjadi, sekecil apa pun pasti akan terimbas dampak buruknya. "Saat ini saja banyak UKM yang mengeluhkan semakin turunnya permintaan dari luar negeri, jadi perlu dukungan semua pihak," katanya.
    
Menurut dia, UKM harus mulai menyadari posisinya dan meningkatkan kualitas produk. Untuk saat ini, sebenarnya sudah banyak produk UKM yang setara mutu dan kualitasnya dengan produk sejenis buatan luar negeri.
    
Namun, UKM masih belum dapat bersaing dalam hal promosi dan publikasinya. Oleh karena itu, perlu sinergi banyak pihak termasuk pemerintah daerah dan swasta.
    
Pihaknya meminta pemerintah daerah untuk turut serta mengantisipasi ancaman krisis global jilid dua tersebut, salah satunya melalui kerja sama dengan pengelola mal-mal/supermarket besar untuk menggelar promosi produk UKM. "Pemda yang peduli bersama DPRD-nya mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk kegiatan promosi produk UKM," katanya.
    
Jika produk UKM meningkat penjualannya, kesejahteraan masyarakat jelas akan membaik. Dengan kondisi ini, banyak tenaga kerja terserap pada sektor tersebut.
    
Dampak positifnya, pendapatan asli daerah (PAD) akan meningkat pesat. PAD tersebut juga idealnya disisihkan kembali dalam APBD dan dialokasikan untuk pengembangan UKM.
    
Selain itu, Ikhwan menekankan bahwa pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 45 Tahun 2008 tentang 5 Pintu Masuk Produk Legal ke Dalam Negeri telah memperketat masuknya produk ilegal ke Tanah Air.
    
"Dengan larangan ketat tersebut, UKM harus pandai-pandai memanfaatkan momentum untuk meningkatkan mutu dan kualitas produk," katanya. *

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendes: Dana Desa untuk PKTD Dapat Atasi Pengangguran Terbuka di Desa

Mendes: Dana Desa untuk PKTD Dapat Atasi Pengangguran Terbuka di Desa

Nasional
Bobby Umumkan Kelahiran Cucu Keempat Jokowi

Bobby Umumkan Kelahiran Cucu Keempat Jokowi

Nasional
Ini Alasan Dewan Pengawas KPK Gelar Sidang Etik Tertutup

Ini Alasan Dewan Pengawas KPK Gelar Sidang Etik Tertutup

Nasional
Kementerian Perekonomian Bantah Draf RUU Cipta Kerja Disusun Pihak Swasta

Kementerian Perekonomian Bantah Draf RUU Cipta Kerja Disusun Pihak Swasta

Nasional
Peneliti Ini Sebut Mayoritas Kandidat Dinasti Politik Menang di 3 Pilkada Terakhir

Peneliti Ini Sebut Mayoritas Kandidat Dinasti Politik Menang di 3 Pilkada Terakhir

Nasional
Kritik RUU Cipta Kerja, Arteria Dahlan: Jangan-jangan yang Buat Pihak Swasta

Kritik RUU Cipta Kerja, Arteria Dahlan: Jangan-jangan yang Buat Pihak Swasta

Nasional
Angka Kesembuhan 14 Daerah Ini di Bawah Rata-rata Nasional, Satgas Covid-19 Minta Peningkatan Layanan Kesehatan

Angka Kesembuhan 14 Daerah Ini di Bawah Rata-rata Nasional, Satgas Covid-19 Minta Peningkatan Layanan Kesehatan

Nasional
Disorot Ombudsman soal Komisaris Rangkap Jabatan, Ini Kata Kementerian BUMN

Disorot Ombudsman soal Komisaris Rangkap Jabatan, Ini Kata Kementerian BUMN

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Masih Lampaui Persentase Global

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Masih Lampaui Persentase Global

Nasional
Perludem: Ada Potensi Calon Tunggal di 31 Daerah Penyelenggara Pilkada

Perludem: Ada Potensi Calon Tunggal di 31 Daerah Penyelenggara Pilkada

Nasional
Agustus Ini, Dewan Pengawas KPK Gelar Sidang Etik

Agustus Ini, Dewan Pengawas KPK Gelar Sidang Etik

Nasional
Alasan Jokowi dan Menteri Lepas Masker saat Rapat Penanganan Covid-19

Alasan Jokowi dan Menteri Lepas Masker saat Rapat Penanganan Covid-19

Nasional
Polri Sebut Sudah Ada 96 Orang dan 2 Perusahaan yang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla

Polri Sebut Sudah Ada 96 Orang dan 2 Perusahaan yang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla

Nasional
Cerita KPU Prabumulih Saat Anggaran Baru Cair Sehari Sebelum Pencoblosan Pilkada 2018

Cerita KPU Prabumulih Saat Anggaran Baru Cair Sehari Sebelum Pencoblosan Pilkada 2018

Nasional
Bio Farma Dipastikan Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19 Per Tahun

Bio Farma Dipastikan Produksi 250 Juta Vaksin Covid-19 Per Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X