Kerinduan yang Muncul

Kompas.com - 04/11/2008, 14:39 WIB
Editor

SUTRADARA, pemain film, dan produser Deddy Mizwar tak pernah mengingat lagi berapa kali sudah ia menunaikan ibadah haji maupun umrah. Dia hanya ingat pertama kali berhaji pada tahun 1995.

”Saya tidak pernah menghitung sudah berapa kali pergi ke Tanah Suci. Saya juga tidak berusaha mengingatnya,” kata pria kelahiran Jakarta, 5 Maret 1955, ini.

Bagi Deddy, kerinduan untuk menunaikan ibadah haji itu sering muncul secara tiba-tiba. Dia juga tidak bisa mengingat bila sedang dalam kondisi seperti apa, kerinduan untuk pergi ke Tanah Suci itu begitu menggebu.

”Keinginan (berhaji) itu sering kali munculnya tiba-tiba, ya begitu saja,” ujar ayah dua anak yang menyutradarai film Kiamat Sudah Dekat, Ketika, dan Naga Bona Jadi 2 ini.

Dalam setiap menunaikan ibadah haji, Deddy mengaku tak ada sesuatu yang ”khusus” yang harus dia persiapkan. Begitu kerinduan itu muncul dan kondisi memungkinkan, ia sepenuhnya mengikuti tata cara berhaji yang diberikan oleh pembimbingnya.

”Saya pernah berhaji sendiri, juga pernah pergi bersama istri (Giselawaty Wiranegara),” kata Deddy. Baginya, menunaikan ibadah haji sendiri maupun bersama keluarga, masing-masing memberi kesan.

”Kami melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh jemaah haji, baik yang wajib maupun sunah. Menunaikan ibadah haji itu rasanya tidak ribet karena semua itu, kan, sudah ada ketentuannya,” tambah produser sinetron Para Pencari Tuhan dan Lorong Waktu ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagi Deddy, setiap kali pergi ke Tanah Suci selalu meninggalkan kesan. Ia tak bisa mengungkapkan kesan yang diperolehnya. Namun, katanya, setiap anggota jemaah haji itu sudah mendapat ”rezekinya” masing-masing.

”Kalau sedang berhaji, saya berusaha tidak memikirkan hal-hal lain, saya tak ingin terlalu banyak berpikir. Saya lebih fokus untuk menunaikan ibadah (haji) saja,” tambahnya. (CP)



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X