Hamsad Rangkuti Kembali Raih Penghargaan Sastra

Kompas.com - 30/10/2008, 12:29 WIB

Kenangan dari Thailand belum sempat ditulis, sastrawan Hamsad Rangkuti (65), kembali dapat penghargaan sastra. "Hanya hadiah nobel sastra yang belum Abang dapatkan," kata Hamsad berkelakar, saat ditemui di sela-sela Kongres IX Bahasa Indonesia, Kamis (30/10) di Jakarta.

Pada pembukaan Kongres IX Bahasa Indonesia, Hamsad Rangkuti dengan karyanya Kumpulan Cerpen Bibir dalam Pispot, berhasil meraih Penghargaan Kesastraan Pusat Bahasa. Sebelumnya, 30 September 2008, si Abang yang bekalangan kebanjiran undangan jadi pembicara dalam pertemuan sastra, mendapatkan penghargaan sastra bergengsi, SEA Write Award, dari Raja Thailand yang disampikan Putri Maha Vhakri Siridhorn.

Buku Kumpulan Cerpen Bibir dalam Pispot (2003), sebelumnya juga pernah dapat penghargaan Khatulistiwa Literary Award, yang menghantarkan Hamsad Rangkuti dan istri, Nurwindasari, berkeliling di Kota London, Inggris, dan mengikuti Pertemuan Penulis Dunia dan London Book Fair, tahun 2004.

"Kenangan dari Thailand? Bersyukur bisa berangkat bersama keluarga, atas bantuan dana dari Lukman Setiawan. Ada ide menulis cerpen dengan setting Thailand. Ada satu pemandangan dari meja makan kami di tepi sungai, eceng gondok hanyut setiap kami makan. Kepada istri, Abang bilang lama-lama eceng gondok akan habis. Pasti ada rekayasa," katanya.

Hamsad, istri, dan putranya Anggi Mauli naik perahu untuk mencari tahu. Betul, di hilir perahu mengumpul eceng gondok itu lalu mengangkut ke hulu dan menghanyutkan lagi berulang-ulang eceng gondok itu untuk penghias sungai yang bersih untuk dipandang turis-turis dan memotretnya waktu hanyut di hotel tempat mereka menginap.

 


Editor

Terkini Lainnya

Tak Lolos Jadi Cawagub DKI, Suhaimi Dinilai Lebih Pas di Legislatif

Tak Lolos Jadi Cawagub DKI, Suhaimi Dinilai Lebih Pas di Legislatif

Megapolitan
KPPA Targetkan RUU PKS Disahkan Agustus 2019

KPPA Targetkan RUU PKS Disahkan Agustus 2019

Nasional
[HOAKS] Uji Coba Tilang Elektronik di Jakarta yang Libatkan FBI dan CIA

[HOAKS] Uji Coba Tilang Elektronik di Jakarta yang Libatkan FBI dan CIA

Megapolitan
Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Beredar Pesan Berantai soal Difteri Serang 600 Warga di Solo, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Berbagai Alasan Sirkus Hewan Masih Ditemukan, Salah Satunya Regulasi Lemah

Nasional
KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

KPU Dorong Pemilih yang Pindah TPS Ajukan Uji Materi ke MK

Nasional
LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

LSI Sebut Elektabilitas di Bawah 1 Persen, PSI Masih Optimistis Lolos ke Parlemen

Nasional
 2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

2 Guru SD yang Tertangkap Nyabu di Rumah Dinas Tak Pernah Bermasalah di Sekolah

Regional
Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Pura-pura Ambeien Saat Akan Diperiksa, Kurir Buang Sabu ke Tong Sampah Toilet Bandara

Regional
Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Selasa Pekan Depan, KPU Tentukan Moderator Debat Ketiga Pilpres

Nasional
Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Ketika Ganjar Ajak Pengemis Makan Siang dan Selawat Bersama

Nasional
Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Ratusan Anak di Bawah Umur Terlibat Kecelakaan Setiap Tahun

Regional
Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Pencuri Gagal Bawa Kabur Mobil Ferrari karena Tak Tahu Cara Mengemudikannya

Internasional
BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

BPN Prabowo Sebut Elektabilitas Jokowi di Jateng Turun, Ini Kata Wakil Ketua TKN

Nasional
Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Moeldoko Klaim Pemerintah Sudah Tekan Kebakaran Hutan dan Lahan

Nasional

Close Ads X