Beratnya Pimpin Kabupaten di Pedalaman

Kompas.com - 29/10/2008, 17:17 WIB
Editor

JAYAPURA, RABU - Penjabat Bupati Nduga, Hans D Maniagasi, mengakui tidak mudah memimpin wilayah pemekaran dari Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua itu. Permasalahan infrastruktur dan sumberdaya manusia menjadi tantangan baginya untuk menata Nduga menjadi kabupaten yang siap memiliki bupati definitif.

Kepada wartawan, Rabu (29/10) di Jayapura Provinsi Papua, Hans menceritakan aktivitas yang dilakukannya sejak dilantik Menteri Dalam Negeri Mardiyanto, 21 Juni 2008 di Wamena, menjadi caretaker Bupati Nduga.

Ia menuturkan, saat kunjungan kerja di Distrik Mapenduma dan Mbua dijumpai ketersediaan dan tingkat kehadiran tenaga pendidik dan kesehatan yang sangat minim. Bahkan di Kenyem, Ibukota Kabupaten Nduga, hanya terdapat dua dokter PTT dari Universitas Indonesia Jakarta dan Universitas Sam Ratulangi Manado.  

"Di Mapenduma tidak ada tenaga kesehatan dan hanya ada satu pegawai negeri sipil ditambah seorang tenaga yang selama empat tahun tidak digaji," ujarnya.


Lebih parah lagi, di Mbua tidak terdapat guru namun ada bangunan sekolah. Pasalnya, kepala sekolahnya telah diangkat menjadi kepala distrik dan tidak ada pengganti atau tambahan tenaga pengajar. Untungnya, dalam tiga tahun terakhir, terdapat seorang pengajar Sekolah Alkitab berbahasa daerah yang telah tiga tahun ini mengabdikan diri tanpa gaji.

Ia mengkhawatirkan, anak-anak asli Papua setempat yang tidak mengenyam pendidikan akan menjadi generasi yang hilang ditelan zaman. "Dalam 10-20 tahun mendatang, jika kondisi ini dibiarkan, akan terjadi lost generation," ujarnya.

Hans mengaku dalam daftar ketersediaan guru dan tenaga kesehatan di distrik-distrik itu hampir seluruhnya merupakan orang asli setempat. Hanya saja, mereka lebih sering tinggal di Wamena atau Jayapura.

Tingkat kehadiran tenaga kesehatan yang sangat minim menurutnya berdampak pada pelayanan kesehatan yang mengenaskan. Dalam berbagai foto yang ditunjukkannya, anak-anak setempat terlihat memiliki perut membesar namun badan kecil.  

"Entah mereka kena cacingan atau gizi buruk, saya belum tahu pasti," ujarnya. Ia menyebutkan, akibat pelayanan kesehatan yang memprihatinkan ini dirinya menerima laporan dari kepala dusun Geselma bahwa pada tahun 2007 ke 2008 terdapat 20 warga setempat yang meninggal karena berbagai penyakit.

Bahan bakar

Ditanya wartawan mengenai harga bahan bakar di Nduga, ia mengatakan, Tidak ada bensin . Pasalnya, di Nduga tidak ada jalan apalagi kendaraan roda dua atau empat.

Sarana transportasi hanya mengandalkan jalan kaki antar kampung yang membutuhkan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Transportasi udara hanya dilayani pesawat Pilatus Porter berpenumpang tujuh orang milik organisasi misi nasrani di Wamena.

 

 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Dukung Zulkifli Hasan, DPW PAN: Jangan Dianggap Kami Berbenturan dengan Amien Rais

Nasional
Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, Kader Yakin PAN Tak Akan Pecah

Nasional
Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Soal Dukungan Dini ke Zulkifli Hasan, DPW PAN Sulut Yakin Amien Rais Bisa Terima

Nasional
30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

30 DPW dan 420 DPD PAN Nyatakan Dukungan Dini Kepada Zulkifli Hasan

Nasional
Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Sanimas IsDB, Program Lingkungan Bersih, Sehat, dan Ramah Wisatawan

Nasional
Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Dapat Tingkatkan Citra Polri

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, Ini Saran untuk Kabareskrim Baru

Nasional
ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

ICW Dorong Penyelidikan Lanjutan terhadap Eks Dirut Garuda Indonesia

Nasional
Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Waketum Bicara Tantangan PAN Lepas dari Ketergantungan pada Satu Tokoh

Nasional
Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Kasus Novel Baswedan Tak Kunjung Terungkap, ICW Duga Jokowi Beri Tenggat Lagi

Nasional
Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Setara: Listyo Harus Sadar Penunjukannya sebagai Upaya Penyelesaian Kasus Novel

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

[POPULER DI KOMPASIANA] Wacana Masa Jabatan Presiden 3 Periode | Kampanye Senang Membaca | Kala Puber Kedua Meghampiri

Nasional
Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Jokowi Senang Projo Semangatnya Belum Turun

Nasional
Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Ketum Projo Ungkap Sempat Minta Jabatan Wamenhan ke Jokowi

Nasional
Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Projo: Jokowi Lima Periode Kami Juga Mau

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X