Dari Seminar, Belanja, sampai Makan-makan

Kompas.com - 25/10/2008, 06:28 WIB
Editor

Bingung ingin jalan-jalan ke mana akhir pekan ini? Atau Anda pengin keluyuran dini hari, tetapi enggak tahu mau ke mana lagi? Cobalah ke Kampus Universitas Katolik Atmajaya di bilangan Semanggi, Jakarta Selatan. Acara bertajuk ”Reborn Indonesiaku” ini akan digelar 80 jam nonstop sejak Jumat (24/10) malam.

Di sini kita tak cuma akan disuguhi dengan penampilan 240 band secara nonstop selama 80 jam, tetapi juga pameran dan seminar mengenai batik dan bermacam warisan kuliner Indonesia. Keduanya, batik dan kuliner Indonesia, dibahas habis dari sisi sejarah hingga kondisi saat ini. Oleh karena ambisi 80 jam itu, acara ini dimulai sejak Jumat (24/10) pukul 20.00 dan berakhir Selasa (28/10) pukul 06.00.

Kuliner

Di area kuliner, kita tak cuma akan disuguhi beragam jenis masakan Nusantara, tetapi masakan yang bisa kita cicipi itu pun diseminarkan. Melalui seminar itu, makanan tak cuma untuk nutrisi tubuh, tetapi juga nutrisi otak atau wawasan kita. Dengan demikian, dari sepiring hidangan, lidah bakal keenakan, perut bakal kenyang, dan otak pun jadi lebih berwawasan. Begitu kira-kira....

Seminar kuliner akan diselenggarakan pada hari ini (Sabtu, 25/10) pukul 10.00. Topiknya adalah membahas soto yang banyak ditemukan di hampir seluruh provinsi Indonesia, tetapi memiliki cita rasa yang berbeda satu sama lain.

”Masyarakat kita senang makan soto, tetapi tidak tahu bagaimana makanan itu bisa tercipta. Contohnya soto tangkar. Soto ini tercipta pada zaman Belanda, ketika orang Indonesia hanya mampu memasak tulang, bukan daging. Setelah tulang itu direbus dan diberi rempah-rempah, orang tua kita dulu menyukainya dan menamakannya soto tangkar. Tangkar artinya tulang,” kata Marcel, Kepala Bagian Kuliner.

Dalam pagelaran kuliner akan ditampilkan 130 jenis makanan dari 25 provinsi di Indonesia. ”Sebenarnya kami ingin menampilkan kuliner dari 33 provinsi, tetapi ada delapan provinsi yang kami kesulitan mendapatkannya,” kata Marcel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kedelapan provinsi yang tidak terwakilkan di pagelaran ini, antara lain, Riau, Bengkulu, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Walau ada makanan daerah yang belum terwakilkan, makanan kecil dan besar yang disajikan dalam pagelaran bukanlah makanan yang sering ditemui. Misalnya, seruit dari Lampung, kohu-kohu dan colo-colo dari Maluku, sate bandeng dan rabeg dari Banten, serta teh telor dan nasi lemak srikaya dari Sumatera Barat.

Adapun pagelaran batik akan menampilkan 80 desain batik dari seluruh Indonesia. ”Hampir semua daerah di Indonesia sebenarnya mempunyai batik, tetapi dengan motif berbeda. Kami akan memamerkan batik Papua, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi,” kata Mulianingsih, Kepala Bagian Pagelaran Batik. Nah, akhir pekan ini, mari manjakan lidah, belanjakan uang untuk produk negeri tercinta, dan isi otak dengan pengetahuan budaya negeri sendiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.