Bambang Witjaksono Pameran Pigtografi di Darwin

Kompas.com - 15/09/2008, 19:25 WIB
Editor

JAKARTA, SENIN--Bambang ‘Toko’ Witjaksono (35), salah satu peserta terpilih Magang Internasional yang didukung oleh KELOLA akan pameran tunggal di Darwin Visual Art Association (DVAA), Australia.

Pameran bertajuk Pigtography ini akan dibuka Jumat, 19 September 2008, pukul 18.00 waktu setempat. Pameran ini adalah kegiatan terakhir selama magang dan ia akan kembali ke Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Bambang yang tercatat sebagai dosen di Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, sejak tahun 2001 ini memilih magang untuk manajemen seni rupa di Charles Darwin University yang didukung pula oleh Asialink Centre.

Banyak pameran yang pernah ia lakukan sebelumnya, di Indonesia, tepatnya di Kedai Kebun Forum, ia pernah memamerkan karya bertajuk Gareng Petruk (Tribute to Tatang S, 2004) dan juga Totally Smoke di Lembaga Indonesia Perancis, Yogyakarta (2001).

Lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan seni rupa ini juga pernah tercatat sebagai seniman magang di Liechtenstein, Switzerland pada tahun 2003 dan juga di New Delhi India pada tahun 2006.

Gemar Komik

Selain tergabung dalam sebuah kelompok pencinta dan pembuat komik, apotik komik, Bambang Toko juga sering diundang menjadi pembicara untuk pokok bahasan grafis, permasalahan komik dan pernah juga menjadi konsultan media untuk bidang desain.

Karya komiknya juga tak kalah banyak, kesibukan bukan alasan untuk menjadi tidak produktif. Karya-karyanya pun sangat sensitif menangkap fenomena sosial yang terjadi di sekeliling kita. Sebut saja karya komik yang pernah dibuatnya berjudul Marsinah, Reformasi, Hemat BBM dan Pesan Terakhir Suharto yang dibuat sebelum tahun 2000.

Kini selain ‘ngomik’ ia juga sering diminta untuk menjadi kurator beberapa pameran seni rupa di Yogyakarta. Ia berharap selama mengikuti program Magang Internasional yang didukung pula oleh Kelola  bisa memberikan kontribusi di banyak bidang terutama untuk akademi, art production dan industri kreatif.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Virolog: Vaksin Covid-19 Sulit Diterima Publik jika Belum Lolos Uji Klinis Fase 3

Nasional
Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Mahfud: Dokter Harus Berpihak pada Kelangsungan Hidup Manusia

Nasional
Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Ini Lima Langkah Efektif Cegah Covid-19 di Pesantren dari Epidemiolog

Nasional
Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Di HUT IDI, Mahfud Tegaskan Penanganan Kesehatan dan Ekonomi Harus Bersamaan

Nasional
Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Pusat Keramaian Sumedang Dipantau CCTV, Warga Tak Pakai Masker Langsung Ditindak

Nasional
Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

Tanpa Harus Keluar Rumah, Layanan BPJS Kesehatan Bisa Diakses lewat Pandawa

BrandzView
Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Ganjar Sebut Ada Kepala Daerah Sengaja Tak Tes Covid-19 agar Tetap di Zona Hijau

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

HUT IDI, Presiden Jokowi Sebut Masyarakat Rasakan Ketangguhan Para Dokter Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

UPDATE 24 Oktober: Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 34 Provinsi, Paling Tinggi Jakarta dengan 1.062

Nasional
Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Pada HUT IDI, Jokowi Sampaikan Dukacita untuk Dokter yang Gugur karena Covid-19

Nasional
HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

HUT IDI, Presiden Jokowi: Covid-19 Jadi Momentum Transformasi Sistem Kesehatan

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

UPDATE 24 Oktober: Ada 63.556 Kasus Aktif Covid-19

Nasional
Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Hingga 24 Oktober, Pemerintah Telah Periksa 4.293.347 Spesimen dari 2.711.239 Orang Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Capai 166.380

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 4.119, Pasien Covid-19 Sembuh Kini Ada 309.219 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X