Papua Barat Kembangkan Kapal Pendidikan - Kompas.com

Papua Barat Kembangkan Kapal Pendidikan

Kompas.com - 31/08/2008, 03:00 WIB

WAISAI, KOMPAS - Pemerintah daerah di Papua Barat tertarik menerapkan dan mengembangkan peningkatan kapasitas pendidikan anak-anak kepulauan melalui kapal pendidikan, seperti Kapal Kalabia yang kini telah beroperasi di Raja Ampat.

Kabupaten kepulauan lain, seperti Teluk Wondama dan Kaimana, pun diminta aktif mengadopsi model belajar sambil berlayar. Ini untuk meningkatkan sumber daya anak-anak pantai.

Sekda Provinsi Papua Barat George Celcius Auparay, Sabtu (30/8), mengatakan, kapal pendidikan adalah sistem jemput bola yang cocok dikembangkan di daerah kepulauan. Kapal sepanjang 32 meter ini sandar ke dermaga-dermaga kampung guna mengajak anak-anak belajar dan praktik berbagai pengetahuan perikanan dan kelautan. ”Terobosan edukasi kepada anak-anak kepulauan ini saya imbau dapat diterapkan Raja Ampat dan kabupaten kepulauan lain, seperti Teluk Wondama dan Kaimana,” ujar Auparay saat meluncurkan Kapal Pendidikan Kalabia di Kampung Jefman, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu kemarin.

Pemprov Papua Barat tertarik mengambil alih pengoperasian Kalabia di Raja Ampat dan menambah kapal-kapal serupa untuk dioperasikan di daerah kepulauan. Kalabia diberi oleh LSM Conservation International Indonesia dan The Nature Conservancy serta mulai beroperasi pada Maret 2008. (ich)


Editor

Terkini Lainnya

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

Internasional
Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

Megapolitan
KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

Nasional
C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

Nasional
Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

Regional
Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

Internasional
Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang 'Bengkok'

Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang "Bengkok"

Nasional
Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

Regional
'Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita'

"Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita"

Nasional
Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

Megapolitan
Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

Nasional
KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

Nasional
Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

Megapolitan
Bantah Fadli Zon, Sekjen PDI-P Sebut Jokowi Tak Pernah Panik

Bantah Fadli Zon, Sekjen PDI-P Sebut Jokowi Tak Pernah Panik

Nasional

Close Ads X