Ada Monopoli Astro di Siaran Liga Inggris

Kompas.com - 17/07/2008, 10:24 WIB
Editor

JAKARTA, KAMIS-Dugaan monopoli acara siaran sepakbola liga Inggris alias English Premier League (EPL) semakin kental. Senin (14/7) lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah merampungkan pemeriksaan lanjutan terhadap PT Direct Vision, pemilik jaringan televisi berbayar Astro, pemegang hak eksklusif siaran EPL.

Anggota KPPU Anna Maria Tri Anggraini mengatakan, dugaan monopoli ini bukan hanya pada penyiaran EPL. "Tapi, fokus KPPU pada pemberian hak siar kepada Direct Vision. Itulah yang menimbulkan praktek monopoli," kata Anna yang juga Ketua Tim Pemeriksa Lanjutan kasus ini, Rabu (16/7).

KPPU menduga, pemberian hak siar dari Astro All Asia Multimedia Network ke Direct Vision tersebut tidak berjalan secara wajar. Ada perjanjian antara Astro dengan Direct Vision yang menyebabkan pemirsa tiga televisi berbayar lain yang ada di Indonesia tak bisa menikmatinya. Yakni Indovision, IM2 Pay TV dan Telkomvision.

Walhasil, banyak pelanggan TV berbayar lain yang terpaksa pindah berlangganan Astro. "Ini cara mencari pelanggan yang salah," tandas Anna.

Pengacara Direct Vision, Is Prawidha Murti tentu menolak  tudingan KPPU. la menjelaskan, kliennya tidak berbisnis dengan cara yang tidak sehat dengan melanggar peraturan. "Kita tidak melakukan pelanggaran apapun," tampik Prawidha.

Ia menambahkan, Direct Vision sebenarnya tidak mengetahui secara persis akar permasalahan ini. Pasalnya, pemeriksaan KPPU sangat membingungkan. "Dalam pemeriksaan, arah investigasi KPPU terus berubah-ubah, tidak jelas arahnya," kritik Prawidha pula.

Keputusan final atas nasib Direct Vision itu ada di tangan Majelis Komisi Pengawas Persaingan Usaha yang akan bersidang dalam waktu dekat ini. Cuma, biasanya, keputusan Majelis Komisi tidak akan berbeda dengan hasil pemeriksaan Tim Pemeriksa Lanjutan. (Kontan/Adi Wikanto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.