Mudjiono, Jenderal Penggemar Olahraga

Kompas.com - 04/07/2008, 15:26 WIB
Editor

Dia hanya menanyakan, "Ayo, siapa nama cawagubnya Khofifah?" Setelah penelepon berhasil menyebut namanya dengan benar, aliran komunikasi pun berlangsung lancar. Mudjiono juga lancar memberikan informasi yang diperlukan si penelepon. Di akhir pembicaraan, sambil tertawa Mudjiono mengingatkan, "Ojo keliru jeneng maneh yo!"
    
Gitar

Sambil bersantai, lelaki yang memiliki dua anak ini menunjukkan kebolehan memetik gitar. Bagian awal lagu Bella Donna pun mengalun kendati Mudjiono mengaku dua bulan ini sangat jarang memetik gitar lantaran sibuk dengan urusan pilkada. "Enggak ingat siapa yang nyanyi, tapi enak metiknya," ujar lelaki yang menghabiskan 32 tahun masa kerja sebagai tentara sampai 2008 dengan hidup berpindah-pindah dan berakhir di Surabaya.

Sekitar pukul  10.30, putranya Ampi Aji Wibowo pulang usai bermain golf. Percakapan ringan soal permainan golf mengalir sampai menjelang shalat Jumat. Mudjiono dan Aji segera bersiap untuk shalat Jumat di masjid yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari rumah.

Di depan pintu, ternyata ada sandal jepit berbeda warna, sebelah warna hijau dan sebelah lainnya warna biru. "Kok ini beda-beda warnanya?" tanya Mudjiono. Seorang taruna, Narto, segera menyodorkan pasangan sandal jepit warna biru, lalu bapak-anak itu pun berjalan beriringan bersama Narto ke masjid.

Lepas shalat Jumat, Aji pulang lebih dulu. Mudjiono bertemu ustadz yang memberi khotbah. Ustadz Syukron yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Jihad di Jemursari diajak bercakap-cakap di rumah Mudjiono.

Sepulang Ustadz Syukron, Mudjiono pun makan siang. Nasi kalengan T2 bekal tentara sudah dipanaskan. Menurut Mudjiono, ketika masa kedaluwarsa semakin dekat, T2 disebar ke daerah operasi dan dia mengambil sedikit. T2 berguna ketika Mudjiono tidak didampingi istrinya seperti saat itu.

Ny Sirodjun Nuroniyah Mudjiono memang sedang menjenguk putri bungsu mereka, Glenindya Nurul Fitri, di Lampung. Anaknya itu sedang mengikuti ujian kenaikan kelas 2 SMP di Lampung. "Kalau bersama istri, lebih banyak beli sayur di luar. Sebab di rumah kami tidak ada pembantu, lagi pula anak saya baru pulang kerja malam," tambah Mudjiono.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan mobil Toyota Landcruiser L 1710 LY, Mudjiono meluncur ke Jalan Kayoon. Di tempat pedagang bunga di Kayoon, setelah bersalaman dan memperkenalkan diri kepada para pedagang, Mudjiono pun bercengkrama sejenak dengan para wartawan peliput sambil makan bakso di pinggir jalan.

Kembali ke rumah, hari mulai dore. Mudjiono mengenakan lagi t-shirt putih berkerah kelabu dan celana olahraganya. Lelaki penggemar olahraga ini istirahat sejenak di sofa di ruang tengah. Televisi dinyalakan. Ia memilih saluran yang menayangkan pertandingan golf.

Berita

Halaman:


Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.