Papua Tambah 5 Kabupaten

Kompas.com - 21/06/2008, 10:30 WIB

WAMENA, SABTU- Lima kabupaten baru di Provinsi Papua masing-masing Mamberamo Tengah, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Nduga, dan Puncak diresmikan oleh Menteri Dalam  Negeri (Mendgari) Mardiyanto pada Sabtu pagi.
    
Pembentukan lima kabupaten baru itu didasarkan pada UU No3-7 tahun 2008 tentang pembentukan kabupaten baru. Berdasar UU No3/2008 tentang Kabupaten Mamberamo Tengah terdiri atas lima distrik dengan Kobakma sebagai ibukota kabupaten. Sementara itu, sesuai UU No4/2008 tentang Pembentukan Kabupaten Yalimo, ditetapkan sebagai kabupaten baru dengan lima distrik dan ibukotanya Elelim.
   
Sedangkan Kabupaten Lanny Jaya yang dibentuk berdasar UU No5/2008
terdiri atas sepuluh distrik dengan Tiom sebagai ibukota kabupaten.  
Kabupaten Nduga yang dibentuk berdasar UU No6/2008 terdiri atas delapan distrik dengan Kenyam sebagai ibukota kabupaten.
   
Kabupaten baru kelima yakni Kabupaten Puncak terdiri atas delapan
distrik dengan Ilaga sebagai ibukota kabupaten. Dengan diresmikannya lima kabupaten baru itu, dan satu kabupaten  sebelumnya yakni Kabupaten Dogiyai, kini terdapat 12 kabupaten di kawasan Pegunungan Tengah Provinsi Papua.
   
Acara peresmian lima kabupaten baru itu disemarakkan dengan upacara
"bakar batu" sebagai tanda sukacita dari masyarakat setempat karena telah dapat mengelola daerahnya secara otonom. Setelah resmi dinyatakan sebagai kabupaten baru, Mendagri langsung melantik para bupati kelima kabupaten tersebut.
   
Terkait itu, pemerintah telah menetapkan David Pagawak sebagai Bupati Mamberamo Tengah, Elia Ibrahim Loupatty sebagai Bupati Yalimo, Pribadi Sukartono sebagai Bupati Lanny Jaya, Hans Dortheus sebagai Bupati Nduga dan Simon Alom sebagai Bupati Puncak.
   
Masing-masing bupati tersebut akan bertugas paling lama satu tahun dalam masa itu kepala daerah bersangkutan harus segera mempersiapkan organisasi dan mekanisme pemerintahan daerah, menyelenggarakan pemerintahan dan memfasilitasi pemilihan bupati dan wakil bupati definitif.



Editor

Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X