Cenderung Homoseksual, Gimana Dong?

Kompas.com - 16/06/2008, 11:11 WIB
EditorAsep Candra

Ada seorang pria mengaku dirinya memiliki kecenderungan homoseksual  Ia merasa senang bila melihat kelamin teman sejenis dan bahkan muncul keinginan untuk memegangnya. Apakah ini normal? 

Berikut adalah ulasan lengkapnya dalam rubrik konsultasi seks asuhan Prof. Wimpie Pangkahila yang dimuat dalam Tabloid Gaya Hidup Sehat .

Saya seorang pemuda berusia 29 tahun. Saya punya kebiasaan buruk dari kecil, yaitu suka melakukan onani. Hampir setiap hari saya melakukan itu, kira-kira 5 menit langsung mencapai klimaks, keluar sperma.

Saya merasa ragu karena saya mau menikah pada awal tahun depan. Keraguan yang saya maksud, selain cepat keluar sperma, juga karena saya suka melihat kelamin teman sejenis. Bahkan, kalau diizinkan saya mau memegangnya.

Saya sudah pacaran dengan calon istri sejak setahun yang lalu. Selama itu saya tidak pernah terangsang kalau misalnya berciuman dan berpelukan dengan pacar saya. Padahal, semua teman mengatakan terangsang kalau berciuman dengan pacar mereka. Saya jadi merasa takut membina rumah tangga, takut istri merasa tidak puas.

Apakah saya homoseks? Apakah saya mengalami ejakulasi dini karena hanya sebentar onani, saya langsung mencapai klimaks? Apakah saya tidak akan kehabisan cairan sperma karena mulai umur empat tahun sudah melakukan onani tersebut?

Rd., Jakarta

Kehabisan Sperma?
Banyak informasi yang salah tentang masturbasi, bahkan telah menjadi mitos yang menyesatkan. Padahal, sebenarnya masturbasi, yang populer disebut onani, bukanlah suatu perbuatan yang aneh atau dapat menimbulkan akibat buruk.

Dalam perkembangan psikoseksual anak, masturbasi juga sudah dilakukan, yaitu dalam bentuk memegang-megang kelamin, baik pada anak pria maupun wanita. Sebagian anak bahkan dapat mencapai orgasme melalui perbuatannya itu.

Jadi, perbuatan yang Anda lakukan sejak kecil itu sebenarnya bukan sesuatu yang luar biasa. Hanya pada waktu itu tentu saja tidak ada sperma yang keluar ketika Anda melakukan masturbasi karena pada usia itu sperma belum diproduksi.

Anda tidak perlu takut kehabisan sperma. Sebab, sperma diproduksi terus-menerus selama buah pelir sehat dan normal dengan kesehatan tubuh yang baik. Namun, perlu diketahui bahwa masturbasi yang dilakukan dengan tergesa-gesa agar cepat selesai dikhawatirkan dapat melatarbelakangi terjadinya ejakulasi dini.

Mengenai ketakutan bahwa istri tidak puas kelak karena ejakulasi dini, sebaiknya hilangkan dulu perasaan itu. Apalagi Anda belum pernah melakukan hubungan seksual.  Kelak, bila setelah menikah Anda masih mengalami ejakulasi yang terlampau cepat, tentu harus diatasi agar dapat terbina kehidupan seksual yang harmonis dengan istri. Ejakulasi dini dapat diatasi dengan baik.

Kini justru lebih penting Anda perhatikan kesukaan melihat kelamin sesama jenis. Kalau benar Anda lebih suka melihat kelamin pria daripada wanita, apalagi kalau Anda menjadi terangsang terhadap pria, sedangkan terhadap wanita tidak, itu petunjuk bahwa Anda punya kecenderungan homoseksual.

Sayangnya Anda tidak menjelaskan sejauh mana ketertarikan Anda terhadap sesama jenis. Saya sarankan jangan sampai kesukaan itu Anda ekspresikan dalam bentuk perilaku, yaitu melakukan kontak seksual dengan sesama jenis. Kalau sampai Anda melakukan itu, mungkin akan semakin sulit Anda menghentikannya.  Saya pikir Anda memerlukan konsultasi lebih jauh mengenai kecenderungan homoseksual ini.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bamsoet Jamin Tetap 'All Out' Dukung Jokowi jika Jadi Ketua Umum Golkar

    Bamsoet Jamin Tetap "All Out" Dukung Jokowi jika Jadi Ketua Umum Golkar

    Nasional
    Jelang HUT OPM, Tim Intelijen Polri Analisis Peta Kerawanan di Papua

    Jelang HUT OPM, Tim Intelijen Polri Analisis Peta Kerawanan di Papua

    Nasional
    Apkasi Ingatkan Pemerintah Berhati-hati soal Rencana ASN Kerja dari Rumah

    Apkasi Ingatkan Pemerintah Berhati-hati soal Rencana ASN Kerja dari Rumah

    Nasional
    Tak Kerja Full Time, Staf Khusus Jokowi Dapat Gaji Rp 51 Juta

    Tak Kerja Full Time, Staf Khusus Jokowi Dapat Gaji Rp 51 Juta

    Nasional
    Menpan-RB Tegaskan Gaji ASN Tak Dipangkas meski Kerja dari Rumah

    Menpan-RB Tegaskan Gaji ASN Tak Dipangkas meski Kerja dari Rumah

    Nasional
    Jika Dihidupkan Lagi, KKR Diharapkan Dapat Ungkap Pelanggaran HAM Berat Suatu Rezim

    Jika Dihidupkan Lagi, KKR Diharapkan Dapat Ungkap Pelanggaran HAM Berat Suatu Rezim

    Nasional
    Pengamat: Aklamasi Bukan Tradisi Munas Golkar

    Pengamat: Aklamasi Bukan Tradisi Munas Golkar

    Nasional
    Menpan RB Dukung ASN Kerja di Rumah, asal Kinerja Tetap Maksimal

    Menpan RB Dukung ASN Kerja di Rumah, asal Kinerja Tetap Maksimal

    Nasional
    Pencegahan Radikalisme Jadi Materi Bimbingan Pranikah

    Pencegahan Radikalisme Jadi Materi Bimbingan Pranikah

    Nasional
    Tujuh Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi Wajib Lapor Kekayaan? Ini Kata KPK

    Tujuh Staf Khusus Milenial Presiden Jokowi Wajib Lapor Kekayaan? Ini Kata KPK

    Nasional
    Politisi Golkar Nilai Masa Jabatan Presiden 3 Periode Bisa Ciptakan Otoritarian

    Politisi Golkar Nilai Masa Jabatan Presiden 3 Periode Bisa Ciptakan Otoritarian

    Nasional
    Polri Sebut Akan Copot Firli Bahuri Sebelum Dilantik sebagai Ketua KPK

    Polri Sebut Akan Copot Firli Bahuri Sebelum Dilantik sebagai Ketua KPK

    Nasional
    KBRI Kuala Lumpur Belum Dengar Ada Penusukan terhadap Suporter Indonesia

    KBRI Kuala Lumpur Belum Dengar Ada Penusukan terhadap Suporter Indonesia

    Nasional
    Tokoh Senior Golkar Nilai Partai Lain Sulit Punya Kandidat Ketum Lebih dari Satu

    Tokoh Senior Golkar Nilai Partai Lain Sulit Punya Kandidat Ketum Lebih dari Satu

    Nasional
    BKKBN Usul Hasil Sertifikasi Perkawinan Berbentuk Rekomendasi

    BKKBN Usul Hasil Sertifikasi Perkawinan Berbentuk Rekomendasi

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X