Dikembangkan, Tanaman Pakan Badak Jawa

Kompas.com - 13/06/2008, 01:27 WIB
Editor

PANDEGLANG, KAMIS --  Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) akan mengembangkan tanaman pakan badak jawa bercula satu, menyusul berkurangnya makanan satwa langka tersebut. "Saat ini pakan badak di kawasan TNUK masih kurang sehingga perlu adanya pembinaan habitat," kata Humas Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) Pandeglang,Enjat Sudrajat, Kamis (12/6).

Menurut dia, tanaman pakan yang akan dikembangkan sebanyak 27 aneka tumbuhan antara lain daun pulus, conggong, songgom, cisegel, conggon, pegel dan lain-lainnya.  Tumbuhan itu merupakan kesukaan badak dan diharapkan bertambahnya jumlah populasi badak jawa itu. Selama ini populasi badak bercula satu tercatat sebanyak 60 ekor akibat kurangnya tumbuhan pakan. "Makanan pokok badak yakni dedaunan muda dari tumbuhan itu," katanya. 

Oleh karena itu, tahun ini pihaknya akan menanam tumbuhan pakan sehingga habitat badak di kawasan TNUK merasa aman dan tidak terjadi kelaparan. Selain itu,tumbuhan yang mengganggu habitat badak juga dimusnahkan seperti tanaman jenis ekspansif yakni aren, beringin dan langkap. "Tanaman itu sangat mendominasi di TNUK dan sangat menggangu terhadap habitat badak jawa. Untuk itu, kami akan memusnahkan tumbuhan itu,"katanya.

Ia pun menyebutkan,populasi badak yang ada itu hingga kini masih dijaga ketat petugas polisi hutan  agar tidak terjad kepunahan. "Jika satwa langka itu punah tentu anak cucu kita rugi juga pemerintah kehilangan aset flora dan fauna," ujar Enjat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.