Gebyok untuk Penutup Dinding

Kompas.com - 06/06/2008, 09:35 WIB
Editor

Gebyok adalah bagian dari rumah adat khas Kudus. Wujudnya berupa dinding knock down plus sepasang daun pintu. Sejatinya, dinding ini dibuat knock down untuk memudahkan pemilik rumah saat mengadakan hajatan. Jaman dahulu, ketika penggunaan gedung pertemuan belum begitu umum, masyarakat lazim mengadakan hajatan di rumah, sehingga mereka butuh ruangan yang lega untuk menampung tamu-tamu yang datang. Dinding yang bisa dibongkar pasang akan memudahkan pemilik rumah untuk menyediakan ruangan yang luas.

Pada taman ini, gebyok digunakan sebagai penutup dinding taman belakang. Hasilnya, taman terkesan lebih luas karena pemakaian gebyok menciptakan ilusi adanya ruangan di balik pintu. Warna-warni cat pada gebyok juga menambah semarak taman yang didominasi oleh hijaunya tanaman hias daun.

Ukiran yang menghiasi gebyok ini termasuk ke dalam langgam ukir Jawa Timuran. Detil ukirannya tidak serumit ukiran dari Solo atau Jepara. Pemilihan cat duco sebagai bahan pewarnaan memudahkan perawatan, karena relatif lebih tahan cuaca dan terik matahari dibandingkan lapisan melamik atau pelitur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.