Mengandalkan Basis Massa Perkotaan

Kompas.com - 03/04/2008, 13:02 WIB
Editor

MENAKAR kekuatan politik calon kepala daerah Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf tidak dapat dipisahkan dari performa Partai Keadilan Sejahtera yang menjadi partai besar pengusungnya.

Keberadaan PKS di provinsi ini cukup fenomenal. Pada Pemilu 1999, partai ini belum diperhitungkan karena hanya berada di peringkat ketujuh dan mengantongi 438.850 suara atau 2,3 persen dari total suara.

Namun, tahun 2004, PKS menyodok di posisi ketiga setelah Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan mengantongi 11,6 persen dari 20,7 juta suara. Dengan demikian, dalam kurun waktu lima tahun PKS berhasil menambah hampir 2 juta konstituen di Jabar.

Melejitnya suara PKS yang dideklarasikan pertama dengan nama Partai Keadilan pada 1998 ini mencerminkan sebuah kekuatan politik yang terus berkembang. Perlahan, mesin politik PKS mampu menggerogoti dominasi partai "seniornya" di Jabar.

Basis massa pendukung PKS sebagian besar tersebar di wilayah perkotaan, terutama Kota Depok, Bekasi, dan Bandung. Pada Pemilu 2004, partai ini menang di ketiga kota tersebut.

Dalam percaturan politik di Jabar, peran mesin politik PKS juga cukup efektif mengantar calon yang diusung menjadi bupati atau wali kota. Dari 14 pemilihan kepala daerah (pilkada) yang telah berlangsung di Jabar tahun 2005-2008, tujuh di antaranya dimenangi calon yang diusung PKS bersama koalisinya.

Tujuh daerah itu adalah Kabupaten Sukabumi, Bekasi, Purwakarta, Karawang, Cianjur, Kota Tasikmalaya, dan Depok.

Bahkan, di Kota Depok dan Kabupaten Bekasi, PKS menjadi partai tunggal yang sukses memenangkan pasangan calon menjadi kepala daerah.

Depok terbesar

Peluang terbesar berada di Kota Depok. Jika pemilih tahun 2004 masih konsisten dengan pilihannya, pasangan Hade berpeluang mendulang 34,5 persen suara. Peluang ini bisa lebih besar mengingat mesin politik PKS sukses mengusung pasangan Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra menjadi orang nomor satu di Kota Depok.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Mahfud MD Minta Perguruan Tinggi Hasilkan Sarjana Terampil dan Berkarakter

Nasional
Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Jokowi Minta Perguruan Tinggi Lebih Aktif Kerja Sama dengan Industri

Nasional
Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Kemenkes: Orang dengan Penyakit Tak Menular Rentan Terinfeksi Covid-19

Nasional
Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Jokowi Ingatkan Para Rektor soal Pentingnya Memerdekakan Mahasiswa

Nasional
Jokowi Sebut Masalah Pendidikan Tinggi Kompleks, Minta Rektor Saling Bantu

Jokowi Sebut Masalah Pendidikan Tinggi Kompleks, Minta Rektor Saling Bantu

Nasional
Kemenkes: Penyakit Tidak Menular Mulai Dialami Masyarakat Usia 10-14 Tahun

Kemenkes: Penyakit Tidak Menular Mulai Dialami Masyarakat Usia 10-14 Tahun

Nasional
Presiden Jokowi: Kita Punya Peluang Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Presiden Jokowi: Kita Punya Peluang Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi

Nasional
Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Perhatikan Kesehatan Mental dan Fisik Mahasiswa

Jokowi: Perguruan Tinggi Harus Perhatikan Kesehatan Mental dan Fisik Mahasiswa

Nasional
Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi 'New Normal', bahkan 'Next Normal'

Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi "New Normal", bahkan "Next Normal"

Nasional
 Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Amien Rais: Banyak Menteri yang Tidak Paham Kehidupan Rakyat

Nasional
Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Nasional
Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

Nasional
OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

Nasional
Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Nasional
Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X