Kurang Tidur Picu Obesitas

Kompas.com - 14/03/2008, 12:06 WIB
Editor

TOKYO, KAMIS - Bagi Anda pria yang tidurnya kurang dari lima jam setiap malam sebaiknya berhati-hati. Menurut laporan sebuah penelitian terbaru di Jepang, pria yang kurang tidur berisiko tinggi mengalami obesitas dan memiliki kadar gula darah tinggi sehingga berpotensi menyebabkan diabetes.

Seperti diungkapkan Professor Yoshitaka Kaneita dari Universitas Nihon, kurangnya waktu istirahat pada malam hari dapat memicu sejenis hormon dalam darah yang merangsang nafsu makan.

¨Hal itu dapat meningkatkan perasaan lapar seperti halnya selera mengonsumsi makanan berkalori tinggi,¨ ungkapnya sambil menekankan penting artinya bagi masyarakat untuk memberi perhatian lebih pada waktu istirahat di malam hari.

Dalam risetnya, Profesor Yoshitakaa melibatkan 21.693 pria yang dipantau kondisinya mulai dari tahun 1999 hingga 2006.  Pria yang tidak dalam kondisi gemuk atau obes pada 1999 tercatat 1,36 kali memiliki kecenderungan menjadi obes jika mereka tidur kurang dari lima jam setiap malam selama kurun waktu tujuh tahun dibandingkan mereka yang tidurnya rata-rata lebih dari lima jam.

Pria yang tidurnya sebentar juga tercatat 1,27 kali mengalami peningkatan kadar gula dalam darah.  Penelitian ini tidak menyediakan data untuk perbandingan pada wanita.     

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X