Gading Marten Masih Cinta Renny

Kompas.com - 12/02/2008, 07:58 WIB
Editor

HARI Kasih Sayang tahun ini akan menjadi hari paling kelabu bagi Gading Marten. Pasalnya, dia tak bisa merayakannya lantaran papanya, Roy Marten, meringkuk di penjara karena tersandung kasus narkoba. Dan, untuk kesekian kalinya, Gading patah hati.

Seperti diberitakan, Gading pernah menjalin kasih dengan model papan atas, Aline Tumbuan, pesinetron Astrid Tiar, dan bintang film Nirina Zubir. Tahun lalu, ikatan asmaranya dengan Renny, putri mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, hanya bertahan tujuh bulan.

Gading menyebut momentum Hari Kasih Sayang itu sebagai black valentine. "Iya memang, sudah kronis banget, mana musimnya lagi hujan, bikin suasana hati tambah kelabu," ucap bintang sinetron itu di sela peluncuran novel film Love karya Moammar Emka di 9 Clouds, Menara Jamsostek, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Pemilik nama lengkap Angling Gading Marten ini tak mau berlarut-larut dalam kesedihan. "Semuanya gue nikmati aja. Tidak harus dekat atau bertemu langsung untuk mengungkapkan cinta," ucapnya.

Cowok kelahiran Jakarta 8 Mei 1982 ini tersipu malu saat wartawan mengetahui foto Renny masih menjadi wallpaper telepon genggamnya. Masih cinta nih? "Ya, enggak, ya... no comment lah. Dibilang masih sayang, iya. Kita masih berteman baik kok. Kalau dia sudah ada orang lain, fotonya baru gue hapus," ucapnya tergagap.

Putra aktor gaek Roy Marten ini menambahkan, dirinya berencana mengucapkan selamat Hari Valentine buat Renny. "Peribahasa 'cinta tak harus memiliki' ternyata berlaku," ucap Gading.

Karena kembali menjomblo, Gading merayakan Hari Valentine tahun ini hanya dengan sahabat dan keluarga, kendati keluarganya tak utuh. "Tadinya, gue mau ke Surabaya (menjenguk Roy di sel) pas Valentine, tapi harus promosi buku dan film Love," katanya.

Dalam situasi normal, keluarga Roy Marten sering bertukar kado saat valentine. "Biasanya, kalau bokap lagi sibuk, dia nitip beliin bunga untuk mama. Mungkin kali ini, aku yang harus mengingatkan papa mau valentine," ungkapnya.

Di mata alumnus fakultas Ekonomi Manajemen Universitas Atma Jaya Jakarta ini, Roy Marten adalah sosok yang romantis. "Enggak harus valentine, di tengah kesibukan, kita juga makan siang bersama, nonton film bareng. Pas gue ulang tahun, bokap kasih puisi singkat, isinya dalem banget," paparnya.

Terhadap orang yang pernah berdemo menuntut Roy dihukum mati, Gading berkata, "Mungkin, mereka orang-orang yang tak suka sama bokap. Orang kan bebas berpendapat, itu hak mereka. Toh masih banyak orang yang beri harapan ke bokap," ucapnya tegar. (Warta kota/Yustina Mamiek Widhartantri)



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X