Krisdayanti Sedih Dicuekin Erwin Gutawa

Kompas.com - 17/01/2008, 00:32 WIB
Editor

Diva Indonesia Krisdayanti alias KD merasa sedih lantaran tak diacuhkan oleh komposer Erwin Gutawa saat berjumpa di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, awal Januari 2008.

"Kami ketemu di airport. Saya mau berangkat untuk konser di Bangkok, Erwin kalau tidak salah mau ke Beograd. Aku coba hampiri dia, aku kejar dia, tapi yaah... dicuekin. Sedih lah aku," tutur KD saat ditemui di sela acara peluncuran logo dan syukuran 2008 Kompas Gramedia di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).

Istri musisi Anang Hermansyah itu mengakui bahwa hubungan 3 Diva (KD, Ruth Sahanaya, dan Titi DJ) dengan Erwin Gutawa telah retak. "Pastinya hubungan kita jadi renggang. Segala hal yang cuma menuruti perkiraan diri sendiri, pasti jadi susah. Padahal, (masalah) ini semua berdasarkan kontrak," kata KD.

Seperti diberitakan, Erwin protes terhadap penampilan 3 Diva di malam pergantian tahun 2007 tanpa melibatkan dirinya dan sutradara Jay Subiyakto. Padahal, kata Erwin, 3 Diva dibentuk berdasarkan pertemanan antara dirinya, KD, Titi DJ, Ruth Sahanaya, dan Jay Subiyakto. Karena konsep 3 Diva dibuat bersama, maka mereka tidak boleh terpisahkan saat diundang manggung. Karenanya, konser 3 Diva itu dianggap Erwin sebagai tindakan pelanggaran kesepakatan.

Tudingan Erwin segera disangkal Elsie Lontoh, pengacara KD Productions. Menurutnya, tidak pernah ada kesepakatan antara 3 Diva dan Erwin mengenai kepemilikan atas konsep dan title dari 3 Diva. Elsie memastikan, KD Productions adalah pemilik sah 3 Diva selama ini.

KD menyebut kasus ini diakibatkan salah paham semata. "Saya merasa sebagai penyanyi (3 Diva) secara profesional, telah dibayar penuh oleh KD Productions," katanya.

Penembang Menghitung Hari ini mengaku tidak enak hati dengan situasi saat ini, mengingat Erwin punya peran dalam perjalanan kariernya. "Saya tidak pernah lupa, nama saya juga dibesarkan oleh Erwin Gutawa. Tapi, kok ujung-ujungnya kayak begini. Sayang sekali jika antarmusisi ada gap," ucapnya.

Ketika ditanya soal 3 Diva yang tak menghargai Erwin lagi, lantaran tak pernah punya waktu untuk bertemu Erwin dan membicarakan masalah itu, KD mengatakan, "Bagaimana mau menghargai jika kami terus menerus dikirimi,  dibombardir surat-surat yang isinya bikin perasaan kita semua jadi hangat."

Meski begitu, lanjutnya, 3 Diva sendiri, tidak berencana menggelar jumpa pers untuk menanggapi protes Erwin. Kelompok vokal itu sedang konsentrasi pada peluncuran album terbarunya. "Insya Allah, single baru 3 Diva dirilis Februari ini. Judulnya Lot a Love, lagu-lagunya ada yang dibuat Titi DJ. Makanya, kita tidak mau banyak berbicara soal kasus ini," ungkap KD seraya menambahkan bahwa 3 Diva akan menggelar konser bareng Iwan Fals pada Mei 2008.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Ketua KPK: Tindak Pidana Korupsi Paling Banyak Terjadi pada Tahun Politik

Nasional
Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Mendes Sebut Pembangunan Desa Berkontribusi Besar Terhadap Pembangunan Nasional

Nasional
Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Istana: Jokowi Pertimbangkan Masukan PBNU dan Muhammadiyah untuk Tunda Pilkada

Nasional
Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Polisi Sebut Banyak CCTV Ikut Rusak Akibat Kebakaran di Kejagung

Nasional
Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Mendes: Jangan Merancang Pembangunan Desa Lepas dari Akar Budaya

Nasional
Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Ketua DPP PKS: Desakan Tunda Pilkada 2020 Perlu Didengar

Nasional
Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Antsipasi Lonjakan Pasien Covid-19, RSD Wisma Atlet Siapkan Tower 8

Nasional
Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Ketua DKPP: Pilkada 2020 Kerja Berat, Bukan Cuma Tanggung Jawab KPU, Bawaslu, DKPP

Nasional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Satgas: Berkat Tes dan Tracing Masif

Nasional
Paslon Wajib 'Swab Test' Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Paslon Wajib "Swab Test" Sebelum Hadiri Pengundian Nomor Urut Pilkada

Nasional
Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Dalami Pertemuan Pinangki dan Djoko Tjandra di Luar Negeri, Kejagung Periksa 3 Manajer Garuda Indonesia

Nasional
7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

7 Hari Operasi Yustisi, Denda dari Pelanggar Protokol Kesehatan Capai Rp 702,76 Juta

Nasional
Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Kemenkes: Kebanyakan Pegawai Kami Positif Covid-19 Tanpa Gejala

Nasional
Disebut Sering Sunat Hukuman Koruptor, MA: PK yang Ditolak Jauh Lebih Banyak

Disebut Sering Sunat Hukuman Koruptor, MA: PK yang Ditolak Jauh Lebih Banyak

Nasional
Istana: Presiden Jokowi Panglima Tertinggi Penanganan Covid-19

Istana: Presiden Jokowi Panglima Tertinggi Penanganan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X