Mendagri: Pelantikan Gubernur Sulsel Tunggu Proses Hukum - Kompas.com

Mendagri: Pelantikan Gubernur Sulsel Tunggu Proses Hukum

Kompas.com - 16/01/2008, 01:27 WIB

MAMUJU, RABU - Menteri Dalam Negeri Mardiyanto mengatakan proses pelantikan Gubernur dan Wagub Sulawesi Selatan belum bisa ditentukan karena masih menunggu proses penyelesaian hukum, yakni peninjauan kembali (PK) di tingkat Mahkamah Agung (MA).

"Saya tidak akan gegabah untuk melakukan pelantikan gubernur dan wakil gubernur karena masalah hasil Pilkada Sulsel masih dalam proses penyelesaian hukum, yakni peninjauan kembali di tingkat Mahkamah Agung," ujarnya menanggapi pertanyaan wartawan di Mamuju, Selasa (15/1).

Menyinggung putusan MA yang memerintahkan dilakukan pilkada ulang di empat kabupaten di Sulsel, sementara dalam UU tentang pilkada tidak diatur masalah itu, Mendagri hanya mengatakan secara singkat bahwa masalah tersebut akan dibahas dalam proses hukum PK tersebut.

Mendagri mengatakan, pihaknya juga masih membahas pelaksanaan tata Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan dan juga Sultra. "Kami juga belum tunjuk ’caretaker’ untuk menjabat gubernur di kedua provinsi ini," ujarnya lagi menanggapi pertanyaan wartawan terkait dengan waktu berakhirnya jabatan gubernur di kedua provinsi ini.


Masa jabatan gubernur dan wagub Sultra periode 2003-2008, pasangan Ali Mazi dan Yusran Silondae akan berakhir 18 Januari 2008, sedangkan masa jabatan gubernur dan wagub Sulsel periode 2003-2008, pasangan Amin Syam/Syahrul Yasin Limpo, 19 Januari 2008. (ANT/IMA)


Editor

Terkini Lainnya

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Tokoh Masyarakat Jabar: Galian C Ilegal Akibat Lemahnya Wibawa Pemerintah

Regional
Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Paparan Visi Misi Jokowi dan Prabowo soal Terorisme Dinilai Kurang Elaboratif

Nasional
Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Ribuan Warga Hadiri Haul Ayahanda Presiden Jokowi di Boyolali

Regional
Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Mayat Wanita Tanpa Tangan dan Kaki Ditemukan Mengapung di Sungai

Regional
Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Seorang Hakim Digerebek Bersama 2 Perempuan di Rumah Dinas

Regional
Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Februari Mendatang, Pemerintah Luncurkan 2.000 Motor Listrik Gesits

Regional
Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Seberangkan Mobil dengan Rakit di Sungai, 1 Keluarga Tewas Tenggelam

Regional
Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Budi Luhur Laksanakan Pengabdian Masyarakat lewat KKN di 6 Provinsi

Edukasi
Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Tinggal Tunggu Surat Perintah

Regional
Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Kerjasama Kemendikbud dan Pemprov DKI Tingkatkan Kualitas Guru

Edukasi
Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Bupati Karawang Ikut Klarifikasi soal Pernyataan Sandiaga Uno di Debat Capres

Regional
Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Pasar Mayestik Kini Dilengkapi WiFi Gratis

Megapolitan
Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Filipina Beli Helikopter Black Hawk karena Pabrik Perakitannya Tidak di AS

Internasional
Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Pasca-debat, Jokowi dan Prabowo Dinilai Tak Miliki Keinginan Politik Tuntaskan Kasus HAM Masa Lalu

Nasional
Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Residivis Kasus Curanmor Tertangkap Basah Merusak Kunci Kendaraan

Megapolitan

Close Ads X