Salin Artikel

Percepat Penanganan Ruas Jalan Pascabencana Sumbar, HKI Uji Coba "Open Traffic" di Akses Lembah Anai

KOMPAS.com - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus mempercepat penanganan pascabanjir dan tanah longsor di ruas Padang Panjang-Sicincin Sumatera Barat (Sumbar), khususnya akses Jalan Padang-Bukittinggi via Lembah Anai.

Pada Senin (8/12/2025), HKI telah melakukan uji coba open traffic untuk kendaraan roda dua di akses Lembah Anai. Tahap uji coba berlanjut dengan memberlakukan kendaraan roda empat melintasi akses jalan tersebut pada 16-21 Desember 2025.

Uji coba itu dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar Gatot Tri Suryanta, dengan didampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Muhammad Rachmat Kaimuddin.

Direktur Utama (Dirut) HKI Aji Prasetyanti menyampaikan bahwa tim HKI di lapangan tengah mengerahkan segenap sumber daya agar akses Lembah Anai bisa segera pulih seperti sedia kala secepat mungkin.

“Kami berkomitmen untuk memberikan upaya penanganan yang terbaik di akses Lembah Anai dengan tetap menjaga kualitas pekerjaan,” ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (18/12/2025).

Sebelumnya, informasi uji coba open traffic kendaraan roda empat telah disampaikan oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, seusai berakhirnya tahap assessment di akses Lembah Anai untuk menguji kesiapan infrastruktur dan keamanan di lapangan bagi pengendara pada Senin (15/12/2025).

“Dengan ini, kami memberitahukan kepada masyarakat Sumbar bahwa akses untuk kendaraan roda empat di Lembah Anai akan kami buka pada 16 Desember pukul 16.00 hingga 09.00 pagi,” kata Eka.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Padang Panjang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kartyana Widyarso Wardoyo Putro menjelaskan bahwa uji coba dilakukan pada malam hari mengingat waktu siang hari dimaksimalkan untuk pengerjaan material dan penggunaan alat berat.

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak melintasi akses Lembah Anai agar senantiasa mematuhi aturan petugas. 

Pemantauan progres

Sebelum uji coba dimulai, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Roy Rizali Anwar mengunjungi proyek penanganan darurat Jalan Padang-Bukittinggi via Lembah Anai pada Sabtu (13/12/2025).

Kunjungan tersebut bertujuan memantau progres di lapangan dan memastikan kesiapan rencana pembukaan jalur akses Lembah Anai.

“Terkait rencana pembukaan akses Lembah Anai untuk kendaraan roda empat, agar dipersiapkan sebaik mungkin dan berkoordinasi intens dengan pihak terkait,” ujar Roy.

Tiga hari kemudian, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK Muhammad Rachmat Kaimuddin juga melakukan kunjungan ke proyek tersebut.

Dalam kunjungannya, Rachmat menyampaikan agar HKI memperhitungkan penanganan sungai mengingat aliran air saat banjir cukup besar.

“Rekayasa engineering untuk badan jalan juga harus komprehensif mengingat masih ada potensi aliran sungai ke sisi badan jalan karena aliran alaminya,” ucapnya.

Bersamaan dengan kunjungan Rachmat, HKI dan PT Hutama Karya (Persero) menyerahkan bantuan logistik untuk tanggap darurat bencana banjir di Sumbar berupa toilet portable, genset, pamper bayi dan dewasa, serta toren.

Bantuan tersebut diserahkan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Sumbar, Senin (15/12/2025).

Melalui penanganan tanggap darurat dan bantuan logistik yang diberikan, HKI berkomitmen membantu pemulihan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat di Sumbar pascabencana.

https://nasional.kompas.com/read/2025/12/18/10173961/percepat-penanganan-ruas-jalan-pascabencana-sumbar-hki-uji-coba-open-traffic

Terkini Lainnya

Menhaj Ceritakan Progres 'Kampung Haji Indonesia' di Mekkah
Menhaj Ceritakan Progres "Kampung Haji Indonesia" di Mekkah
Nasional
Menhaj Berencana Kurangi Durasi Tinggal Haji Jadi 30 Hari
Menhaj Berencana Kurangi Durasi Tinggal Haji Jadi 30 Hari
Nasional
Peringatan Keras Menhaj untuk Syarikah Terkait Layanan Haji di Mina
Peringatan Keras Menhaj untuk Syarikah Terkait Layanan Haji di Mina
Nasional
Gonjang-ganjing Penggeledahan Polri, Menko Polkam: Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar Hukum
Gonjang-ganjing Penggeledahan Polri, Menko Polkam: Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar Hukum
Nasional
Menteri PANRB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Menteri PANRB Imbau Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Nasional
Menkes: Kusta Bukan Kutukan, Penyakit Ini Bisa Diobati
Menkes: Kusta Bukan Kutukan, Penyakit Ini Bisa Diobati
Nasional
Prabowo Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Prabowo Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Nasional
Sebanyak 45 Pati TNI AD Naik Pangkat: 1 Letjen, 9 Mayjen, dan 35 Brigjen
Sebanyak 45 Pati TNI AD Naik Pangkat: 1 Letjen, 9 Mayjen, dan 35 Brigjen
Nasional
Remaja di Sampang Diperkosa 27 Pria, Anggota DPR Desak Semua Pelaku Dihukum Berat
Remaja di Sampang Diperkosa 27 Pria, Anggota DPR Desak Semua Pelaku Dihukum Berat
Nasional
Targetkan 400.000 Rumah pada 2026, Mendagri Dorong Pemda Percepat Program BSPS
Targetkan 400.000 Rumah pada 2026, Mendagri Dorong Pemda Percepat Program BSPS
Nasional
Prabowo Sebut Tentara Arab Pesan Senapan dari PT Pindad: Senjata Kita Teruji
Prabowo Sebut Tentara Arab Pesan Senapan dari PT Pindad: Senjata Kita Teruji
Nasional
Menhut: Masyarakat Perhutanan Sosial dan Hutan Adat Kini Bisa Ikut Perdagangan Karbon
Menhut: Masyarakat Perhutanan Sosial dan Hutan Adat Kini Bisa Ikut Perdagangan Karbon
Nasional
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Hindari Niat Kaya di Atas Penderitaan Rakyat
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Hindari Niat Kaya di Atas Penderitaan Rakyat
Nasional
Menteri PKP: Program Gentengisasi Akan Langsung Dieksekusi di Bedah Rumah 400.000 Unit
Menteri PKP: Program Gentengisasi Akan Langsung Dieksekusi di Bedah Rumah 400.000 Unit
Nasional
Teruskan MBG, Prabowo: Tetapi Kita Sadar Banyak Juga Maling yang Menyusup...
Teruskan MBG, Prabowo: Tetapi Kita Sadar Banyak Juga Maling yang Menyusup...
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar