Salin Artikel

Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat Komodo, ADHI Resmikan Program Kolaboratif Ata Modo

KOMPAS.com- PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) bersama 25 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya meresmikan program kolaborasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) BUMN bertajuk Ata Modo di Desa Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (7/11/2025). 

Seremoni peresmian tersebut menjadi momentum penting yang menandai keberhasilan implementasi dan komitmen keberlanjutan seluruh BUMN kolaborator sejak program ini dijalankan pada tahun 2022. 

Program Ata Modo menjadi wujud sinergi nyata antara BUMN, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan program yang relevan, berdampak, dan berkelanjutan. 

Melalui pendekatan kolaboratif, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara langsung dengan fokus pada tiga bidang utama, yakni pendidikan, lingkungan, dan ekonomi. 

Pada bidang pendidikan, BUMN menghadirkan dukungan penguatan sarana dan fasilitas belajar untuk sekolah di Desa Komodo. 

Selain itu, bimbingan persiapan tes calon pegawai negeri sipil (CPNS)/pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bagi guru serta pembangunan ruang kelas baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Restorasi Pulau Komodo dilakukan sebagai upaya meningkatkan akses pendidikan dan kompetensi generasi muda di wilayah tersebut. 

Di bidang lingkungan, BUMN membangun jaringan saluran air bersih yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, memberikan dampak langsung bagi kesehatan dan aktivitas harian warga. 

Selain itu, dilakukan reboisasi tanaman rindang dan pembangunan rumah kelola sampah sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat ketahanan ekosistem desa. 

Pada bidang ekonomi, BUMN memberikan dukungan berupa sarana dan prasarana usaha mikro kecil menengah (UMKM), termasuk fasilitas internet, mesin kopi, dan tenda sarnafil. 

Fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pelaku usaha lokal, memperluas peluang ekonomi, dan memperkuat daya saing wisata Desa Komodo sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia.

Asisten Deputi Bidang TJSL Badan Pengaturan (BP) BUMN Edi Eko Cahyono mengapresiasi kontribusi seluruh BUMN kolaborator sekaligus menegaskan pentingnya keberlanjutan program untuk menjaga manfaat jangka panjang bagi masyarakat. 

“Kami berterima kasih kepada seluruh BUMN kolaborator yang telah menjalankan program Ata Modo hingga berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat. Peresmian hari ini menjadi penguatan bahwa BUMN memiliki komitmen tinggi dalam menghadirkan program TJSL yang berorientasi pada hasil dan keberlanjutan," imbuhnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (12/11/2025).

Edi berharap fasilitas dan program yang telah diberikan dapat terus dijaga dan dimaksimalkan.

Ia menambahkan, keberlanjutan program menjadi kunci agar manfaatnya tetap dirasakan dalam jangka panjang.

"BUMN akan terus mendukung, namun peran aktif masyarakat sangat penting untuk menjaga momentum ini,” ujar Edi.

Sebagai salah satu BUMN kolaborator, ADHI turut berperan aktif mendukung seluruh kegiatan program tersebut.

Perusahaan tersebut juga menegaskan komitmennya untuk selalu menghadirkan nilai bagi masyarakat melalui TJSL yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan. 

Program Ata Modo merupakan salah satu program TJSL yang bersifat multifaset di mana program ini dirancang untuk menjawab beberapa isu masyarakat secara sekaligus. 

Program tersebut merupakan salah satu kontribusi ADHI terhadap ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya tujuan keempat, yaitu Pendidikan Berkualitas, tujuan kesebelas, yaitu Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, serta tujuan kedelapan, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. 

Rozi Sparta selaku Corporate Secretary ADHI Karya mengatakan, program Ata Modo tidak hanya memberikan fasilitas bagi masyarakat di Komodo, tetapi membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat.

"ADHI percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang memberi manfaat hari ini, tetapi menciptakan warisan positif untuk masa depan,” ucapnya.

Sebagai informasi, program Ata Modo merupakan hasil kolaborasi 26 BUMN, yaitu Garuda Indonesia, Pegadaian, PT Pelayanan Nasional Indonesia (Pelni), PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Citilink, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

Selain itu, turut bergabung PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (Persero) (ASDP), Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), PT Pembangunan Perumahan (PT PP), serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI.

Kolaborasi juga melibatkan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Lembaga Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav), PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Persero) atau Taspen, PT Adhi Karya, Perum Perumnas, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Selain itu, dukungan datang dari PT Nindya Karya (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) (Askrindo), PT Danareksa (Persero), PT Brantas Abipraya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero), Indonesia Financial Group (IFG), dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo).

https://nasional.kompas.com/read/2025/11/12/16474111/hadirkan-dampak-nyata-bagi-masyarakat-komodo-adhi-resmikan-program

Terkini Lainnya

Belum Reda Polemik Jabatan Polisi, Pigai Cetuskan Ide Sipil Menjabat di Polri
Belum Reda Polemik Jabatan Polisi, Pigai Cetuskan Ide Sipil Menjabat di Polri
Nasional
Kala Porsche, Harley, hingga Ducati Diangkut dari Rumah Silmy Karim
Kala Porsche, Harley, hingga Ducati Diangkut dari Rumah Silmy Karim
Nasional
Minta Caketum Kosgoro Kompak, Bahlil: Silakan Bertanding untuk Bersanding
Minta Caketum Kosgoro Kompak, Bahlil: Silakan Bertanding untuk Bersanding
Nasional
Apa Lagi yang Harus Ditunggu untuk Bawa Tannos ke Pengadilan RI?
Apa Lagi yang Harus Ditunggu untuk Bawa Tannos ke Pengadilan RI?
Nasional
Niat Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Nama Besar di Balik Korupsi MBG
Niat Sony Sonjaya Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Nama Besar di Balik Korupsi MBG
Nasional
Bahlil Kembali Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun
Bahlil Kembali Tegaskan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir Tahun
Nasional
Dari Piring Anak hingga Izin Tinggal: Ketika Negara Diperdagangkan
Dari Piring Anak hingga Izin Tinggal: Ketika Negara Diperdagangkan
Nasional
Bahlil Tepok Jidat Saat Lagu 'MBG, Mas Bahlil Ganteng' Diputar
Bahlil Tepok Jidat Saat Lagu "MBG, Mas Bahlil Ganteng" Diputar
Nasional
Dukung Rekan Buruh yang Masuk Kabinet, Andi Gani Cerita Pernah Tolak Tawaran Serupa
Dukung Rekan Buruh yang Masuk Kabinet, Andi Gani Cerita Pernah Tolak Tawaran Serupa
Nasional
Wamenhaj Sebut Syarat Kesehatan Jemaah Haji Tahun Depan Akan Lebih Ketat
Wamenhaj Sebut Syarat Kesehatan Jemaah Haji Tahun Depan Akan Lebih Ketat
Nasional
Deretan Barang Mewah yang Disita dari Rumah Silmy Karim: Mobil Sport, Motor Harley, hingga Perhiasan
Deretan Barang Mewah yang Disita dari Rumah Silmy Karim: Mobil Sport, Motor Harley, hingga Perhiasan
Nasional
Bripka Dedy Wiratama Pembeking Kampung Narkoba Ditahan di Rutan Bareskrim
Bripka Dedy Wiratama Pembeking Kampung Narkoba Ditahan di Rutan Bareskrim
Nasional
Formappi Kritik DPR Terlalu Cepat Bahas RUU Polri: Prosesnya Terlihat Ajaib
Formappi Kritik DPR Terlalu Cepat Bahas RUU Polri: Prosesnya Terlihat Ajaib
Nasional
Ini Yang Berubah dari MBG Pasca Dadan Hindayana Dicopot
Ini Yang Berubah dari MBG Pasca Dadan Hindayana Dicopot
Nasional
Paulus Tannos Pertimbangkan Langkah Hukum Usai Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura
Paulus Tannos Pertimbangkan Langkah Hukum Usai Gugatan Ditolak Pengadilan Singapura
Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com