Salin Artikel

Gandeng Rohis OJK, Dompet Dhuafa Salurkan Ribuan Makanan untuk Penyintas Gempa Turkiye

KOMPAS.com – Lembaga filantrapi Islam Dompet Dhuafa terus menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi di Turkiye dan Suriah.

Paling baru, Dompet Dhuafa bersama Kerohanian Islam (Rohis) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendistribusikan 650 porsi makanan siap saji dari dapur umum di wilayah Reyhanli, Turkiye, pada Sabtu (25/2/2023).

Salah satu Relawan Dompet Dhuafa Jovan Pradana mengatakan, bantuan yang berasal dari Rohis OJK tersebut disalurkan ke beberapa lokasi terdampak gempa, salah satunya di,Provinsi Hatay, Turkiye bagian selatan tepatnya di Rumah Sakit Umum Reyhanli. Total ada 200 porsi makanan siap saji yang disalurkan.

“Kami akan membagikan paket makanan siap saji atau hot meal kurang lebih pada siang ini. Kami akan membagikan sekitar 1.000 paket makanan," katanya dalam siaran pers.

Tidak hanya itu, kata dia, bantuan makanan juga dibagikan di Gazi, Kirikhan, Hatay sebanyak 250 porsi dan Taman Kanak-Kanak dan Prasekolah Yil Anaokulu, Kirikhan, Hatay sebanyak 200 porsi. Lalu sebanyak 350 porsi makanan siap santap juga dibagikan di Gida Ith Ihr Nak Top.

Terkait dapur umum di Reyhanli, Jovan Pradana mengatakan, dapur umum yang didirikan Dompet Dhuafa ini mampu membuat ribuan porsi makanan dalam sehari. Makan ini dibagikan kepada para penyintas gempa, mulai anak-anak hingga orang dewasa.

Usai mendapatkan makanan, wajah para penyintas ini pun terpancar bahagia. Senyum mereka mengalahkan dingin yang melanda.

Melalui Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa bersama dengan relawan lokal bahu membahu menyiapkan makanan siap santap untuk para penyintas gempa bumi Turkiye.

Untuk diketahu, Dompet Dhuafa dalam beberapa waktu ke depan akan terus menyalurkan berbagai macam bantuan yang sangat dibutuhkan masyarakat korban gemoat Turkiye.

Dompet Dhuafa berharap, bantuan tersebut mampu meringankan duka masyarakat Turkiye-Suriah dan bisa mempercepat proses pemulihan pasca gempa.

Dikutip dari Reuters, hingga Sabtu (25/2/2022), Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) mengatakan, jumlah korban tewas di Turkiye naik menjadi 44.218 orang.

Sementara itu, jumlah korban tewas di Suriah mencapai 5.914 orang.

Penyintas gempa bumi Turkiye-Suriah masih membutuhkan uluran tangan kebaikan. Pembaca dapat memperkuat solidaritas dalam membantu para penyintas di Turkiye-Suriah karena Kemanusiaan Melintas Batas.

Sahabat Dompet Dhuafa dapat mengirimkan bantuan dan doa melalui laman berikut digital.dompetdhuafa.org/donasi.

https://nasional.kompas.com/read/2023/02/28/21091941/gandeng-rohis-ojk-dompet-dhuafa-salurkan-ribuan-makanan-untuk-penyintas

Terkini Lainnya

Momen Hakim Agung Gazalba Saleh Melenggang Bebas dari Rutan KPK

Momen Hakim Agung Gazalba Saleh Melenggang Bebas dari Rutan KPK

Nasional
Di Jenewa, Menkominfo bersama Sekjen DCO Bahas Akselerasi dan Keberlanjutan Ekonomi Digital

Di Jenewa, Menkominfo bersama Sekjen DCO Bahas Akselerasi dan Keberlanjutan Ekonomi Digital

Nasional
Bertemu Pemilik Burj Khalifa, Prabowo: Beliau Yakin Pendapatan Pariwista RI Naik 200-300 Persen

Bertemu Pemilik Burj Khalifa, Prabowo: Beliau Yakin Pendapatan Pariwista RI Naik 200-300 Persen

Nasional
Kapolri Diminta Copot Anggotanya yang Akan Maju Pilkada 2024

Kapolri Diminta Copot Anggotanya yang Akan Maju Pilkada 2024

Nasional
Zulhas Pastikan Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

Zulhas Pastikan Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

Nasional
 Ditanya Hakim soal Biaya “Skincare”, Istri SYL: Apa Saya Masih Cocok? Saya Sudah Tua

Ditanya Hakim soal Biaya “Skincare”, Istri SYL: Apa Saya Masih Cocok? Saya Sudah Tua

Nasional
Jokowi Sebut UKT Kemungkinan Naik Tahun Depan, Supaya Tak Mendadak

Jokowi Sebut UKT Kemungkinan Naik Tahun Depan, Supaya Tak Mendadak

Nasional
GASPOL! Hari Ini: Beda Gerakan Mahasiswa Era 1998 dan Sekarang

GASPOL! Hari Ini: Beda Gerakan Mahasiswa Era 1998 dan Sekarang

Nasional
Pimpinan KPK Sebut Pertimbangan Hakim Kabulkan Eksepsi Gazalba Bisa Bikin Penuntutan Perkara Lain Tak Sah

Pimpinan KPK Sebut Pertimbangan Hakim Kabulkan Eksepsi Gazalba Bisa Bikin Penuntutan Perkara Lain Tak Sah

Nasional
Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, Bakal Evaluasi Ulang Permintaan PTN Buat Tahun Depan

Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, Bakal Evaluasi Ulang Permintaan PTN Buat Tahun Depan

Nasional
Densus 88 Diduga Kuntit Jampidsus, Kapolri: Enggak Ada Masalah Apa-apa

Densus 88 Diduga Kuntit Jampidsus, Kapolri: Enggak Ada Masalah Apa-apa

Nasional
Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan

Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan

Nasional
Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung Buntut Jampidsus Diduga Dikuntit Densus 88

Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung Buntut Jampidsus Diduga Dikuntit Densus 88

Nasional
PP Tapera, Gaji Pegawai Negeri dan Swasta Bakal Dipotong Tiap Bulan

PP Tapera, Gaji Pegawai Negeri dan Swasta Bakal Dipotong Tiap Bulan

Nasional
Polemik UKT, Rasio Anggaran Pendidikan dan PDB Dianggap Belum Ideal

Polemik UKT, Rasio Anggaran Pendidikan dan PDB Dianggap Belum Ideal

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke