Salin Artikel

RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya Dinilai Layak Beri Pelayanan Kesehatan Anggota Dewan

KOMPAS.com - Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Agung Budi Santoso mengatakan Rumah Sakit (RS) Adi Husada Undaan Wetan Surabaya, Jawa Timur (Jatim), layak menjadi rujukan pelayanan kesehatan bagi Anggota DPR RI dan anggota keluarganya.

Adapun RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya telah beroperasi di Kota Pahlawan selama 95 tahun dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Surabaya.

"BURT DPRI RI sudah meninjau langsung dan menyatakan bahwa RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya dinilai layak untuk memberikan pelayanan kepada Anggota DPR dan keluarganya," ujar Agung dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (10/12/2022).

Untuk diketahui, RS Adi Husada Undaan Wetan berlokasi di di tengah Kota Surabaya. RS ini memiliki program unggulan, meliputi pelayanan stroke terpadu, cathlab, dan cancer center. RS ini berada di bawah naungan Perkumpulan Adi Husada Undaan Wetan Terakreditasi Paripurna 2022.

Dari segi fasilitas, RS Adi Husada Undaan Wetan memiliki 241 tempat tidur yang terdiri dari kamar kelas 1,2,3, VIP, dan Utama. Ada pula ruang isolasi, bedah anak, kebidanan, dan intensive care unit (ICU).

Adapun fasilitas lain guna melengkapi pelayanan andal RS tersebut, antara lain instalasi gawat darurat (IGD), intensive coronary care unit (ICCU), neonatal intensive care unit (NICU), kamar operasi, serta layanan artroskopi, laparoskopi, dan mammografi.

Meski demikian, imbuh Agung, ada sejumlah peningkatan yang perlu dilakukan RS tersebut, terutama dari segi fasilitas dan pelayanan.

Pihaknya pun mengapresiasi kesiapan dan kesediaan RS Adi Husada memberikan pelayanan kepada Anggota DPR RI secara umum, maupun Anggota DPR RI yang berada di wilayah Jatim.

"Fasilitas RS sudah oke, pemahaman tentang standard operational procedure (SOP) pun baik. RS Adi Husada Undaan Wetan juga memiliki database dan sudah tahu bagaimana melayani apabila ada Anggota DPR serta keluarga yang akan berobat. RS ini sudah siap memberikan pelayanan," terangnya.

Politikus dari Fraksi Partai Demokrat itu menambahkan, pihaknya tak keberatan jika RS Adi Husada menjadi rujukan pelayanan kesehatan anggota dewan meski masih bertipe B.

Untuk diketahui, RS tipe B adalah rumah sakit yang menyediakan fasilitas dan kemampuan medis paling sedikit 4 spesialis dasar, 4 spesialis penunjang medik, 8 spesialis lain, serta 2 subspesialis dasar.

“Hal itu dapat dilakukan penyesuaian pada masa mendatang. Hal terpenting adalah pelayanan utama bagi anggota dewan untuk mengakses fasilitas kesehatan di Jatim,” kata Agung.

Pengawasan BURT DPR RI

Lebih lanjut Agus menjelaskan, dengan adanya pengawasan yang dilakukan oleh BURT DPR RI kepada setiap RS yang menjadi provider Jasindo, pihak RS harus memiliki kesamaan visi dan misi dalam menerapkan pelayanan kepada Anggota DPR RI dan keluarganya.

Hal itu mengingat kondisi RS yang dikunjungi BURT berbeda-beda, sehingga kesamaan SOP, visi, dan misi juga hubungan yang baik dengan Jasindo pun perlu terus disosialisasikan. Dengan begitu, RS siap dan sigap dalam memberikan pelayanan kepada anggota dewan.

"Di beberapa daerah masih kami temukan ada pihak RS yang kurang mengetahui, tentunya langsung kami berikan masukan kepada Jasindo, baik yang berada di pusat maupun di daerah untuk segera membenahi hubungan dengan RS,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap Jasindo melakukan kegiatan sosialisasi kepada pihak RS terkait kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada anggota DPR RI dan keluarga.

Selain itu, Jasindo juga didorong memiliki kriteria khusus yang harus dipenuhi RS agar bisa menjadi provider-nya.

Dirinya pun meyakini, hal itu tentu tidak dapat langsung terwujud dan disamaratakan antar-daerah. Karena itu, pelayanan kepada anggota DPR harus dititikberatkan.

"Tidak bisa gebyah uyah dan disamaratakan. Tentunya RS di kabupaten dan kota-kota kecil tidak sebagus RS di Jakarta. Namun, paling tidak untuk memberikan pertolongan pertama dan tindakan pertama itu sudah cukup,” tambahnya.

Pihak Jasindo pun menjelaskan bahwa kerja sama yang terjalin antara Jasindo dan RS Adi Husada Undaan Wetan sudah terjalin sejak 2016.

Adapun anggaran yang sudah dianggarkan dibayarkan sesuai premi yang diterima jasindo. Sementara, pembayaran bagi RS bukan dianggarkan, melainkan dibayarkan sesuai tagihan yang dianggap sesuai ketentuan Jasindo.

Perlu diketahui, kriteria RS yang menjadi provider Jasindo adalah RS yang sudah menjadi grup dan wajib bekerja sama dengan Admedika, serta memiliki wajib izin RS sesuai ketentuan pemerintah.

Pusat kesehatan kepercayaan masyarakat

Pada kesempatan sama, anggota BURT DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jatim, Indah Kurnia, mengatakan bahwa RS Adi Husada Undaan Wetan merupakan tempat dirinya dilahirkan 60 tahun lalu.

RS tersebut juga menjadi pusat pelayanan kesehatan tepercaya keluarga-keluarga di Surabaya secara turun temurun.

"Saya lahir di sini (RS Adi Husada Undaan Wetan). Artinya, saya 60 tahun yang lalu dilahirkan oleh ibu saya di tempat ini oleh dr Jie. Saya dilahirkan secara operasi dan bagi saya RS ini sudah seperti rumah sendiri,” ungkapnya.

Apalagi, lanjut Indah, pihaknya berasal dari Dapil Surabaya sehingga mendukung upaya BURT DPRI RI memberikan pelayanan kesehatan bagi anggota dewan melalui RS Adi Husada.

Ia juga merekomendasikan RS Adi Husada Undaan Wetan kepada rekan-rekan Anggota DPR RI lainnya. Terlebih, RS ini berada di lokasi strategis di tengah kota dan memiliki konsep ruang hijau terbuka.

"Kawan-kawan DPR RI kalau ke Surabaya apabila mengalami gangguan kesehatan ataupun memerlukan layanan kesehatan, boleh langsung mendatangi RS Adi Husada. RS ini aman dan nyaman apabila memerlukan pelayanan kesehatan dan harus dirawat inap," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) RS Adi Husada Undaan Wetan dr Candy Lawrens mengapresiasi atas kepercayaan BURT DPR RI.

Ia berkomitmen memenuhi seluruh ketentuan yang sudah ditetapkan, serta memberikan pelayananan terbaik bagi Anggota DPR RI.

"Kami siap memberikan pelayanan terbaik. Mudah-mudahan tidak mengecewakan dan kami akan selalu berusaha meningkatkan fasilitas dan pelayanan yang ada semaksimal mungkin. Dengan begitu, dapat sejalan dengan visi misi untuk bisa dipercaya secara nasional maupun internasional," tuturnya.

https://nasional.kompas.com/read/2022/12/10/10304421/rs-adi-husada-undaan-wetan-surabaya-dinilai-layak-beri-pelayanan-kesehatan

Terkini Lainnya

Kapolri Diminta Copot Anggotanya yang Akan Maju Pilkada 2024

Kapolri Diminta Copot Anggotanya yang Akan Maju Pilkada 2024

Nasional
Zulhas Pastikan Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

Zulhas Pastikan Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

Nasional
 Ditanya Hakim soal Biaya “Skincare”, Istri SYL: Apa Saya Masih Cocok? Saya Sudah Tua

Ditanya Hakim soal Biaya “Skincare”, Istri SYL: Apa Saya Masih Cocok? Saya Sudah Tua

Nasional
Jokowi Sebut UKT Kemungkinan Naik Tahun Depan, Supaya Tak Mendadak

Jokowi Sebut UKT Kemungkinan Naik Tahun Depan, Supaya Tak Mendadak

Nasional
GASPOL! Hari Ini: Beda Gerakan Mahasiswa Era 1998 dan Sekarang

GASPOL! Hari Ini: Beda Gerakan Mahasiswa Era 1998 dan Sekarang

Nasional
Pimpinan KPK Sebut Pertimbangan Hakim Kabulkan Eksepsi Gazalba Bisa Bikin Penuntutan Perkara Lain Tak Sah

Pimpinan KPK Sebut Pertimbangan Hakim Kabulkan Eksepsi Gazalba Bisa Bikin Penuntutan Perkara Lain Tak Sah

Nasional
Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, Bakal Evaluasi Ulang Permintaan PTN Buat Tahun Depan

Nadiem Batalkan Kenaikan UKT, Bakal Evaluasi Ulang Permintaan PTN Buat Tahun Depan

Nasional
Densus 88 Diduga Kuntit Jampidsus, Kapolri: Enggak Ada Masalah Apa-apa

Densus 88 Diduga Kuntit Jampidsus, Kapolri: Enggak Ada Masalah Apa-apa

Nasional
Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan

Gaduh UKT Mahal, Pemerintah Diharap Alokasikan Anggaran Tambahan

Nasional
Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung Buntut Jampidsus Diduga Dikuntit Densus 88

Jokowi Sudah Panggil Kapolri dan Jaksa Agung Buntut Jampidsus Diduga Dikuntit Densus 88

Nasional
PP Tapera, Gaji Pegawai Negeri dan Swasta Bakal Dipotong Tiap Bulan

PP Tapera, Gaji Pegawai Negeri dan Swasta Bakal Dipotong Tiap Bulan

Nasional
Polemik UKT, Rasio Anggaran Pendidikan dan PDB Dianggap Belum Ideal

Polemik UKT, Rasio Anggaran Pendidikan dan PDB Dianggap Belum Ideal

Nasional
Kisah Kakek Abdullah, Jalani Hari Tua Menganyam Atap Rumbia

Kisah Kakek Abdullah, Jalani Hari Tua Menganyam Atap Rumbia

Nasional
Polisi Usut Keterkaitan Caleg PKS Tersangka Penyelundupan 70 Kilogram Sabu dan Fredy Pratama

Polisi Usut Keterkaitan Caleg PKS Tersangka Penyelundupan 70 Kilogram Sabu dan Fredy Pratama

Nasional
Pemprov DKJ Diamanatkan Bentuk Dana Abadi Kebudayaan, Fahira Idris Paparkan 6 Poin Penting

Pemprov DKJ Diamanatkan Bentuk Dana Abadi Kebudayaan, Fahira Idris Paparkan 6 Poin Penting

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke