Salin Artikel

Tanggal 17 September Hari Memperingati Apa?

Selain itu, ada juga peringatan-peringatan lain hari ini. Berikut beberapa hari penting yang jatuh pada 17 September 2022.

Hari Perhubungan Nasional

Hari Perhubungan Nasional atau Harhubnas diperingati setiap tanggal 17 September.

Peringatan ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK. 274/G/1971 pada tanggal 26 Agustus 1971.

Adapun tujuan dari peringatan ini adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan jiwa korsa insan perhubungan dengan mitra kerja jasa perhubungan pada umumnya.

Adanya Harhubnas diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab insan perhubungan untuk selalu meningkatkan pelayanan menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, Harhubnas juga diharapkan menjadi momentum penting untuk mengingat kembali peristiwa bersejarah di bidang perhubungan dalam mewujudkan konektivitas di Indonesia.

Hari Palang Merah Indonesia

Pada bulan September, terdapat dua hari peringatan bersejarah bagi Palang Merah Indonesia (PMI), yakni tanggal 3 September dan 17 September. Hal ini tidak lepas dari sejarah berdirinya organisasi kemanusiaan ini di Indonesia.

Pasca kemerdekaan, tepatnya pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional.

Atas perintah ini, Menteri Kesehatan saat itu, Buntaran, membentuk panitia khusus yang disebut Panitia Lima.

Hingga pada 17 September 1945, Perhimpunan Palang Merah Indonesia berhasil dibentuk dan diketuai oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.

Adapun aksi kemanusiaan pertama PMI adalah memberikan bantuan pada korban perang revolusi kemerdekaan Indonesia dan pengembalian tawanan perang sekutu maupun Jepang.

Atas aksi-aksinya ini, PMI mendapat pengakuan secara Internasional pada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional.

Keberadaan PMI lalu disahkan secara nasional melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 25 tahun 1950 dan diperkuat dengan Keppres Nomor 246 tahun 1963.

Kedudukan PMI semakin kuat dengan diterbitkannya UU Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan pada tahun 2018.

Hari Keselamatan Pasien Sedunia

Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 17 September.

Hari ini dibuat untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong keterlibatan negara-negara di seluruh dunia untuk memprioritaskan keselamatan pasien dalam sistem perawatan kesehatan.

Sistem perawatan kesehatan yang rumit dan berlapis-lapis terkadang dapat menyampingkan keselamatan pasien.

Dengan adanya hari ini diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan yang relevan dalam proses perawatan kesehatan untuk menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

Hari Kesadaran Sindrom Usher

Hari Kesadaran Sindrom Usher diperingati pada hari Sabtu ketiga bulan September. Tahun ini, hari ini jatuh pada tanggal 17 September.

Sindrom Usher adalah penyakit genetik langka yang belum diketahui obatnya. Penyakit ini dapat menyebabkan seorang anak kehilangan penglihatan, pendengaran dan mobilitasnya.

Sindrom Usher merupakan bawaan lahir dan pada umumnya bisa didiagnosa pada masa kanak-kanak. Namun, gejala penyakit ini bisa memakan waktu bertahun-tahun untuk berkembang.

Hingga kini, berbagai penelitian terus dilakukan untuk membantu orang-orang yang menderita penyakit ini.

https://nasional.kompas.com/read/2022/09/15/01400071/tanggal-17-september-hari-memperingati-apa-

Terkini Lainnya

Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Indonesia dan Polandia Finalisasi Kerja Sama Penegakan Hukum Lintas Negara

Nasional
Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Khawatir Ada Suap, Pengacara Pegi Setiawan Minta MA Awasi Praperadilan

Nasional
Moeldoko Bantah Kepuasan Publik Naik Gara-gara Pemerintah Bagikan Bansos

Moeldoko Bantah Kepuasan Publik Naik Gara-gara Pemerintah Bagikan Bansos

Nasional
Litbang Kompas: Banyak Masyarakat Ekonomi Kelas Bawah Penerima Bansos Puas dengan Kinerja Jokowi

Litbang Kompas: Banyak Masyarakat Ekonomi Kelas Bawah Penerima Bansos Puas dengan Kinerja Jokowi

Nasional
Golkar Prioritaskan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024

Golkar Prioritaskan Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi Maju Pilkada Jateng 2024

Nasional
Golkar: Ridwan Kamil Bersedia Maju di Pilkada Jakarta karena Berasumsi Anies Tak Ikut Lagi

Golkar: Ridwan Kamil Bersedia Maju di Pilkada Jakarta karena Berasumsi Anies Tak Ikut Lagi

Nasional
'Golkar Punya Potensi Tunduk 95 Persen pada Jokowi'

"Golkar Punya Potensi Tunduk 95 Persen pada Jokowi"

Nasional
Sistem PDN Kominfo Gangguan, Semua Layanan Imigrasi Terdampak

Sistem PDN Kominfo Gangguan, Semua Layanan Imigrasi Terdampak

Nasional
Usulan Perpanjangan Usia Pensiun TNI Dianggap Tak Mendesak

Usulan Perpanjangan Usia Pensiun TNI Dianggap Tak Mendesak

Nasional
Mentan Bakal Budi Dayakan Tanaman Kratom jika Sudah Diregulasi

Mentan Bakal Budi Dayakan Tanaman Kratom jika Sudah Diregulasi

Nasional
Survei Litbang Kompas: Kepuasan terkait Kondisi Ekonomi Pemerintahan Jokowi Meningkat

Survei Litbang Kompas: Kepuasan terkait Kondisi Ekonomi Pemerintahan Jokowi Meningkat

Nasional
Prasetyo Edi Disebut Heru Budi Pantas Jadi Gubernur Jakarta, PDI-P: Baru Proses Lobi

Prasetyo Edi Disebut Heru Budi Pantas Jadi Gubernur Jakarta, PDI-P: Baru Proses Lobi

Nasional
Sudah Sepakat Muktamar 2025, Ketua Majelis Pakar Sayangkan Bocornya Surat ke Mardiono

Sudah Sepakat Muktamar 2025, Ketua Majelis Pakar Sayangkan Bocornya Surat ke Mardiono

Nasional
Soal Legalitas Daun Kratom, Moeldoko: Kemenkes Tidak Mengategorikan Narkotika

Soal Legalitas Daun Kratom, Moeldoko: Kemenkes Tidak Mengategorikan Narkotika

Nasional
Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara, Kembalikan Rp 40 Miliar Jadi Hal Meringankan

Achsanul Qosasi Divonis 2,5 Tahun Penjara, Kembalikan Rp 40 Miliar Jadi Hal Meringankan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke