Salin Artikel

Tahapan dan Anggaran Pemilu 2024 Akan Dibahas Usai Reses DPR

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDI-P Muhammad Rifqinizamy Karsayuda mengatakan, Komisi II akan mulai membahas tahapan Pemilu 2024 termasuk anggarannya sekitar pertengahan Maret 2022 atau setelah masa reses berakhir.

Diketahui, saat ini para anggota dewan masih terjun ke daerah untuk melaksanakan reses hingga 14 Maret mendatang.

"Saya kira, tetap di masa sidang ke depan kita akan memulai sesi tahapan termasuk teknis soal anggaran. Setelah itu betul-betul fixed dan akan kita bawa ke Banggar (Badan Anggaran) untuk difinalisasi. Agar tahapan dan anggaran sebangun dalam rangka sukseskan tahun 2024," kata Rifqi ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2022).

Ia menegaskan, Komisi II tidak mungkin melupakan pembahasan terhadap anggaran Pemilu 2024. Pasalnya, anggaran adalah dasar penggerak terlaksananya berbagai tahapan Pemilu 2024.

Untuk itu, Komisi II disebut akan membahas tahapan maupun anggaran Pemilu secara detail agar Pemilu 2024 berjalan sukses.

"Jangan sampai jadwalnya kita bahas, tapi untuk menggerakkan tahapan dalam hal ini adalah anggaran, tidak kita bahas. Jadi kita bahas berbarengan nanti agar kemudian ini menjadi satu pembahasan yang simultan," jelasnya.

Lebih lanjut, Rifqi mengingatkan bahwa sudah ada kesepakatan antara DPR, penyelenggara pemilu dan pemerintah bahwa 14 Februari 2024 adalah jadwal pemungutan suara.

Adapun jadwal tersebut, kata dia, akan menjadi dasar Komisi II dalam penyusunan tahapan lainnya di Pemilu.

"Ya, paling lambat Juni 2022 harus kita putuskan semua tahapan. Karena selambat-lambatnya 20 bulan dari tahapan pemungutan suara," tuturnya.

Atas dasar itu, Rifqi meminta publik tidak berspekulasi terkait adanya isu penundaan pemilu. 

"Saya kira ini jangan dibiaskan dengan isu yang lain dan semata mekanisme ini masih reses. Kita sabar dikit lah pada niat sama untuk kesepakatan awal dan Pemilu 2024 diselenggarakan 14 Februari 2024," pungkasnya.

https://nasional.kompas.com/read/2022/03/10/22132941/tahapan-dan-anggaran-pemilu-2024-akan-dibahas-usai-reses-dpr

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Relawan Sebut Capres Pilihan Hasil Musra Bakal Diumumkan 11 Maret 2023

Relawan Sebut Capres Pilihan Hasil Musra Bakal Diumumkan 11 Maret 2023

Nasional
Relawan Jokowi Klaim Tak Ada 'Bandar' yang Danai Musyawarah Rakyat

Relawan Jokowi Klaim Tak Ada 'Bandar' yang Danai Musyawarah Rakyat

Nasional
Siap Beri Kesaksian Kasus Brigadir J, Bharada E Resmi Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator

Siap Beri Kesaksian Kasus Brigadir J, Bharada E Resmi Ajukan Diri sebagai Justice Collaborator

Nasional
Luhut Usul TNI Bisa Jabat di Kementerian, Anggota DPR: Jangan Sampai Kembali ke Dwifungsi ABRI

Luhut Usul TNI Bisa Jabat di Kementerian, Anggota DPR: Jangan Sampai Kembali ke Dwifungsi ABRI

Nasional
Istana Diminta Lebih Keras soal Kasus Brigadir J, Moeldoko: Kapolri Sudah Pedomani Perintah Presiden

Istana Diminta Lebih Keras soal Kasus Brigadir J, Moeldoko: Kapolri Sudah Pedomani Perintah Presiden

Nasional
KPK Panggil Ketua DPRD Kota Ambon sebagai Saksi Terkait Suap Izin Pendirian Gerai Alfamidi

KPK Panggil Ketua DPRD Kota Ambon sebagai Saksi Terkait Suap Izin Pendirian Gerai Alfamidi

Nasional
Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana yang Jerat Brigadir RR, Tersangka Baru Kasus Brigadir J

Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana yang Jerat Brigadir RR, Tersangka Baru Kasus Brigadir J

Nasional
PKB Gelar Sejumlah Ritual Sebelum Jalan Bareng dengan Gerindra Ke KPU, Apa Saja?

PKB Gelar Sejumlah Ritual Sebelum Jalan Bareng dengan Gerindra Ke KPU, Apa Saja?

Nasional
Jokowi Disebut 'Ada Hati' dengan Prabowo, Relawan: Saya Yakin Belum Dipilih

Jokowi Disebut 'Ada Hati' dengan Prabowo, Relawan: Saya Yakin Belum Dipilih

Nasional
2 Tersangka Pembunuhan Brigadir J: Brigadir RR Terancam Hukuman Mati, Bharada E Bisa Kena 15 Tahun Penjara

2 Tersangka Pembunuhan Brigadir J: Brigadir RR Terancam Hukuman Mati, Bharada E Bisa Kena 15 Tahun Penjara

Nasional
Soal Pengganti Tjahjo Kumolo, Moeldoko: Tunggu Saja, Sebentar Lagi

Soal Pengganti Tjahjo Kumolo, Moeldoko: Tunggu Saja, Sebentar Lagi

Nasional
Cak Imin-Prabowo Daftar Bareng ke KPU, PKB: Soft Launching, Kita Sepakat Koalisi

Cak Imin-Prabowo Daftar Bareng ke KPU, PKB: Soft Launching, Kita Sepakat Koalisi

Nasional
Geledah Plaza Summarecon Jatim, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Geledah Plaza Summarecon Jatim, KPK Amankan Dokumen dan Alat Elektronik

Nasional
Relawan Jokowi Sebut Musra Tak Perlu Dianggap Momok oleh Parpol

Relawan Jokowi Sebut Musra Tak Perlu Dianggap Momok oleh Parpol

Nasional
Pengacara Sebut Bharada E Mengaku Diperintah Bunuh Brigadir J, Polri: Tunggu Timsus Kerja Tuntas Dulu

Pengacara Sebut Bharada E Mengaku Diperintah Bunuh Brigadir J, Polri: Tunggu Timsus Kerja Tuntas Dulu

Nasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.