Salin Artikel

KPU Serahkan Data Terkait Pemilu 2019 kepada Pemerintah dan Partai Politik

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan data terkait Pemilu 2019 kepada pemerintah dan partai politik, pada Rabu (29/9/2021).

Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan, penyerahan data ini dilakukan berdasarkan pada Pasal 14 huruf K dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Yang kemudian mewajibkan KPU untuk menyerahkan data hasil pemilu kepada partai politik dan pemerintah," kata Ilham, dikutip dari siaran YouTube KPU, Rabu (29/9/2021).

Data yang diberikan  merupakan data hasil perolehan suara pemilihan calon anggota DPR RI dan DPRD Provinsi. Selain itu, KPU juga memberikan data jumlah pemilih pada Pemilu 2019.

"Saya kira momen data ini adalah sebuah keniscayaan," ujar Ilham.

Ilham menuturkan data akan diberikan dalam bentuk elektronik. Data juga nantinya akan bisa diakses oleh publik melalui laman opendata.kpu.go.id.

"Jadi format ini nanti bisa diakses oleh masyarakat dengan harapan nanti data ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkapnya.

"Kemudian juga sebagai bentuk transparansi kepada publik terkait dengan data yang kita miliki," ucap dia.

Adapun partai politik yang menerima data tersebut adalah peserta Pemilu 2019, sementara pemerintah diwakili oleh Kementerian Dalam Negeri.

Hadir pula Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang diwakili oleh Mochammad Afifuddin.

https://nasional.kompas.com/read/2021/09/29/18130921/kpu-serahkan-data-terkait-pemilu-2019-kepada-pemerintah-dan-partai-politik

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag: Umrah Tetap Dilanjutkan dengan Pengendalian Lebih Ketat

Kemenag: Umrah Tetap Dilanjutkan dengan Pengendalian Lebih Ketat

Nasional
Polemik Arteria Dahlan Jadi Pembelajaran Kader, Hasto: Dalam Politik Hati-hati Berbicara

Polemik Arteria Dahlan Jadi Pembelajaran Kader, Hasto: Dalam Politik Hati-hati Berbicara

Nasional
Ucapan Arteria soal Kajati Berbahasa Sunda Tak Wakili Partai, Sekjen PDI-P: Kami Tak Punya Tradisi Menjelekkan

Ucapan Arteria soal Kajati Berbahasa Sunda Tak Wakili Partai, Sekjen PDI-P: Kami Tak Punya Tradisi Menjelekkan

Nasional
Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad, PDI-P: Jangan Sampai Dipolitisasi

Maruli Simanjuntak Ditunjuk Jadi Pangkostrad, PDI-P: Jangan Sampai Dipolitisasi

Nasional
Soal Penunjukan Mayjen Maruli sebagai Pangkostrad, PDI-P: Bentuk Konsolidasi Politik Pertahanan Negara

Soal Penunjukan Mayjen Maruli sebagai Pangkostrad, PDI-P: Bentuk Konsolidasi Politik Pertahanan Negara

Nasional
PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

PDI-P Nilai Penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad Berdasarkan Pertimbangan yang Matang

Nasional
Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Korupsi di Lembaga Peradilan, Pukat UGM: Karena Keserakahan

Nasional
Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Suharso Monoarfa Minta Kadernya Pakai Teknologi Dekati Pemilih Muda

Nasional
Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Jakarta, Jabar, Banten, Jatim, Bali Sumbang Kasus Covid-19 Harian Terbanyak

Nasional
UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

UPDATE: Tambah 281.161 Total Spesimen Covid-19, Positivity Rate 1,65 Persen

Nasional
UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

UPDATE 22 Januari 2022: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 59,43 Persen dari Target

Nasional
Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Temui Warga Tergusur di Tanjung Priok, Giring Singgung Proyek Firaun

Nasional
Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Tingginya Penambahan Covid-19 dalam 3 Hari, Terbaru 3.205 Kasus

Nasional
Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Kemenkes: Dua Pasien Omicron yang Meninggal Dunia Punya Komorbid

Nasional
BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

BREAKING NEWS: 2 Pasien Covid-19 Varian Omicron Meninggal Dunia

Nasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.