Salin Artikel

Pimpinan DPR Cek Kesiapan Kompleks Parlemen jika Disulap Jadi RS Darurat, Ini Kendala yang Ditemukan

Dasco mengatakan, DPR siap apabila Kompleks Parlemen difungsikan sebagai rumah sakit darurat, tetapi ia mengingatkan usul tersebut harus mempertimbangkan aspek efektivitas dan efisiensi.

"Enggak ada masalah kalau memang dibutuhkan, tapi nanti ya kan Kemenkes akan berhitung apakah ini efisien atau enggak, efektif atau enggak, kan begitu. Sementara mereka sedang menyiapkan di banyak tempat menurut saya," kata Dasco kepada wartawan, Senin, dikutip dari keterangan video.

Dasco menuturkan, ada sejumlah kendala yang ditemui saat pengecakan. Misalnya, permukaan lantai ruang rapat paripurna DPR yang miring dan berundak-undak dinilai sulit untuk dijadikan ruang perawatan pasien.

"Kondisinya kan menurun, konstruksinya kan sudah demikian, sehingga agak kesulitan kita taruh tempat tidur karena tempatnya kan tidak rata, itu yang ruang paripurna yang buat bangsal," ujar Dasco.

Selain ruang rapat paripurna, Dasco juga mengecek kemungkinan apabila ruang anggota DPR disulap menjadi ruang perawatan pasien.

Politikus Partai Gerindra itu menyebut, DPR memiliki gedung 23 lantai dengan jumlah ruangan sebanyak 30 ruangan per lantai yang diperkirakan dapat menampung 2-3 orang per ruangan.

"Dengan posisi kamar mandi hanya cuma enam, kemudian tadi sudah sama-sama (lihat) kan liftnya sudah tua-tua, tempat tidur enggak masuk. Lalu kemudian sampah disinfeksiusnya mesti kita perhitungkan bagaimana supaya tidak membuat masalah baru," kata Dasco.

Dasco pun mengatakan, apabila ruang anggota DPR atau rapat paripurna hendak difungsikan sebagai ruang perawatan, maka perlu ada pembongkaran yang memakan waktu cukup lama.

"Dari seluruh area-area yang tadinya mau dipergunakan ya mungkin hanya tersisa ini yang memungkinkan bisa terpakai ada lapangan 80x90 (meter) dan tentunya ini enggak bisa dibikin bertingkat kan, hanya tenda-tenda darurat," ujar Dasco.


Ia pun mengingatkan, wacana mengubah Kompleks Parlemen menjadi rumah sakit darurat juga harus memikirkan jumlah kamar mandi, ruangan dokter, saluran listrik, saluran air, dan sejumlah hal lainnya.

Dasco sendiri enggan memberi kesimpulan apakah Kompleks Parlemen dapat atau tidak dapat dijadikan sebagai rumah sakit darurat.

"Pada prinsipnya tidak berkeberatan tapi tadi teman-teman sudah melihat peninjauan teknis aecara langsung dan juga tentunya sudah bisa mengambil kesimpulan apakah memungkinkan atau tidak," kata dia.

Di tengah makin penuhnya fasilitas layanan kesehatan imbas lonjakan kasus Covid-19, muncul ide untuk menjadikan halaman Kompleks DPR/MPR Senayan sebagai rumah sakit darurat penanganan Covid-19.

Salah satu ide itu disampaikan dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi alias Dokter Tirta yang menilai halaman Komplek DPR/MPR punya lahan cukup luas untuk dijadikan rumah sakit darurat.

"Saya usul karena halaman luas. Pengamanan top. Saya rasa bisa dimanfaatkan," kata Tirta saat dihubungi, Kamis (8/7/2021).

https://nasional.kompas.com/read/2021/07/12/15260971/pimpinan-dpr-cek-kesiapan-kompleks-parlemen-jika-disulap-jadi-rs-darurat-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.