Salin Artikel

Panglima TNI Pimpin Sertijab Kapuspen hingga Kapusjarah

JAKARTA, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin upacara penyerahan jabatan dan serah terima jabatan (sertijab) terhadap enam jabatan strategis di lingkungan TNI yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (30/4/2021).

Penyerahan jabatan dan sertijab ini berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI tertanggal 26 April 2021.

"Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/350/IV/2021 tanggal 26 April 2021," ujar Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan tertulis, Jumat sore.

Adapun penyerahan jabatan dijalani Komandan Sekolah Komando (Dansesko) TNI dan Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI.

Kemudian dilanjutkan Sertijab) Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Asisten Komunikasi dan Elektronik (Askomlek) Panglima TNI, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, dan Kepala Pusat Sejarah (Kapusjarah) TNI.

"Pada upacara tersebut, Panglima TNI menerima penyerahan Pusara Sesko TNI Tegak Amalkan Sapta Marga dari Marsdya TNI Dedy Permadi. Selanjutnya Panglima TNI menyerahkan secara langsung Pusara Kodiklat TNI Tri Matra Cendikia Utama kepada Dankodiklat TNI yang baru Mayjen TNI Tiopan Aritonang," kata Edys.

Berikutnya, Panglima TNI memimpin acara Sertijab Asops Panglima TNI dari Mayjen TNI Tiopan Aritonang kepada Mayjen TNI Syafruddin, dan Askomlek Panglima TNI dari Laksda TNI Lutfi Syaefullah kepada Laksda TNI Atok Dushanto.

Selanjutnya, Kapuspen TNI dari Mayjen TNI Achmad Riad, kepada Brigjen TNI Prantara Santosa, dan Kapusjarah TNI dari Brigjen TNI Prantara Santosa kepada Kolonel Inf Triwahyu Mutaqin Akbar.

Diketahui, Marsdya TNI Dedy Permadi sebelumnya menjabat sebagai Dansesko TNI menjadi Pati Mabes TNI AU (dalam rangka pensiun).

Lalu, Mayjen TNI Tiopan Aritonang yang sebelumnya menjabat sebagai Asops Panglima TNI kini menjadi Dankodiklat TNI, Mayjen TNI Syafruddin yang sebelumnya menjabat Kaskogabwilhan I menjadi Asops Panglima TNI.

Sementara Laksda TNI Lutfi Syaefullah, dari Askomlek Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Atok Dushanto, dari Askomlek KSAL menjadi Askomlek Panglima TNI.

Sedangkan Mayjen TNI Achmad Riad dari Kapuspen TNI menjadi Waka Bais TNI, Brigjen TNI Prantara Santosa dari Kapusjarah TNI menjadi Kapuspen TNI dan Kolonel Inf Triwahyu Mutaqin Akbar yang sebelumnya menjabat sebagai Paban III/Binkar Spers TNI menjadi Kapusjarah TNI.

Sebagai pejabat baru, Dankodiklat TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Syafruddin, Askomlek Panglima TNI Laksda TNI Atok Dushanto, Kapuspen TNI Brigjen TNI Prantara Santosa dan Kapusjarah TNI Kolonel Inf Triwahyu Mutaqin Akbar, melakukan penandatanganan pakta integritas dan berita acara Sertijab.

Kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung Panglima TNI.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI memberikan cinderamata kepada Marsdya TNI Dedy Permadi dan Laksda TNI Lutfi Syaefullah atas jasa dan pengabdiannya selama menjabat sebagai Dansesko TNI dan Askomlek Panglima TNI.

Turut hadir dalam acara tersebut, diantaranya Kasum TNI Letjen TNI Ganip Warsito, Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dyah Yudanardi, Danpuspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, dan Kababinkum TNI Laksda TNI Anwar Saadi.

https://nasional.kompas.com/read/2021/04/30/19143131/panglima-tni-pimpin-sertijab-kapuspen-hingga-kapusjarah

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Menkes: Jakarta, Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Nasional
Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Menkes Budi: Antivirus Covid-19 dari Pfizer Datang Februari 2022

Nasional
Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Luhut Minta Waspadai Varian Omicron, Peningkatan Kasus di Jakarta Bisa Lebih Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

UPDATE 16 Januari: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 57,51 Persen

Nasional
UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Januari: Ada 8.605 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

UPDATE 16 Januari: 710 Pasien Covid-19 Selesai Isolasi

Nasional
Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Luhut Tegaskan Belum Ada Kasus Kematian Covid-19 Akibat Varian Omicron

Nasional
UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

UPDATE 16 Januari: 166.505 Orang Diperiksa Covid-19, Positivity Rate 2,87 Persen

Nasional
Wapres Minta Pelaku Kejahatan Seksual Dihukum Seberat-beratnya

Wapres Minta Pelaku Kejahatan Seksual Dihukum Seberat-beratnya

Nasional
UPDATE 16 Januari: Bertambah 3, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.170 Jiwa

UPDATE 16 Januari: Bertambah 3, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.170 Jiwa

Nasional
Ingatkan Peningkatan Kasus Covid-19, Luhut Sebut Transmisi Lokal Lebih Tinggi

Ingatkan Peningkatan Kasus Covid-19, Luhut Sebut Transmisi Lokal Lebih Tinggi

Nasional
UPDATE 16 Januari: Bertambah 855, Kini Ada 4.271.649 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 16 Januari: Bertambah 855, Kini Ada 4.271.649 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Wapres Minta Warga Tidak Pergi ke Luar Negeri Dulu

Antisipasi Puncak Kasus Omicron, Wapres Minta Warga Tidak Pergi ke Luar Negeri Dulu

Nasional
Kasus Harian Covid-19 Tembus 1.000, Luhut: Penegakan Prokes-Vaksinasi Itu Sangat Penting

Kasus Harian Covid-19 Tembus 1.000, Luhut: Penegakan Prokes-Vaksinasi Itu Sangat Penting

Nasional
Airlangga Sebut Jokowi Setuju Jumlah Penonton MotoGP Mandalika 100.000 Orang

Airlangga Sebut Jokowi Setuju Jumlah Penonton MotoGP Mandalika 100.000 Orang

Nasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.