Salin Artikel

Samad Sebut Kasus Novel Tak Bakal Selesai jika Presiden Tak Turun Tangan

Samad berpendapat, kasus penyiraman air keras terhadap Novel tidak akan sepenuhnya tuntas dan menemukan keadilan jika Presiden tidak turun tangan.

"Kasus ini tidak pernah selesai, atau kasus ini tidak pernah berujung pada keadilan, kalau reizm ini, atau pemerintah ini, atau presiden ini tidak turun tangan," kata Samad dalam sebuah diskusi, Jumat (24/7/2020).

Samad menilai proses hukum dalam kasus Novel yang sudah berjalan saat ini hingga dua orang terdakwa penyerang Novel telah divonis tidak mencerminkan keadilan.

Ia pun pesimistis bila upaya-upaya hukum lanjutan dengan mengajukan banding atau kasasi dalam perkara tersebut akan membuahkan hasil.

"Saya bisa pastikan, kalau kita berharap pada hal yang sifatnya formalistik legalistik, banding, kasasi, di sana kita harap ada putusan yang sesuai dengan harapan, saya pastikan itu tidak kita temukan," ujar Samad.

Dibentuknya TGPF independen, lanjut Samad, sekaligus dapat membuktikan komitmen Jokowi dalam agenda pemberantasan korupsi dan perlindungan bagi para penegak hukum.

"Karena dampak paling berbahaya kalau kasus ini dibiarkan begitu saja, akan ada menyusul Novel-novel Baswedan yang lain mengalaminya," kata Samad.

Diberitakan, dua terdakwa penyerang Novel, Rahmat Kadir dan Ronny Bugis masing-masing divonis dua tahun penjara dan 1 tahun 6 bulan penjara.

Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut satu tahun penjara.

Adapun Novel disiram air keras pada 11 April 2017 lalu setelah menunaikan shalat subuh di Masjid Al Ihsan, tak jauh dari rumahnya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Akibat penyerangan tersebut, Novel mengalami luka pada matanya yang menyebabkan gangguan penglihatan.

https://nasional.kompas.com/read/2020/07/24/18014811/samad-sebut-kasus-novel-tak-bakal-selesai-jika-presiden-tak-turun-tangan

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.