Salin Artikel

Kata Jokowi soal Dirinya Nyanyi "Sewu Kutho" Saat Didi Kempot Tampil..

Video Jokowi ikut menyanyikan "Sewu Kutho" tersebar di media sosial Twitter. Wartawan pun menanyakan alasan Jokowi turut menyanyikan lagu Didi Kempot itu.

Menurut Jokowi, lagu itu mengingatkan pada perjalanannya sebagai presiden yang telah melewati seluruh kabupaten dan kota di Indonesia yang berjumlah 514.

"Sebetulnya bukan Sewu Kutho (seribu kota) itu, 514 kota. Uwis tak liwati (Sudah aku lewati), itu 514 kota sudah kita datangi, begitu," ujar Jokowi di sela acara family gathering dengan para menteri di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/8/2019).

Saat ditanya apakah ia penggemar Didi Kempot, Jokowi mengaku bukan penggemar musisi asli Solo tersebut.

"Hehe ya bukan ngefans, kan tetangga," ujar Jokowi yang juga mantan wali kota Solo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo tampak semringah ketika menikmati penampilan Didi Kempot yang menyanyikan lagu "Sewu Kutho" di depan Istana Kepresidenan.

Jokowi tak ragu ikut menyanyikan bait demi bait salah satu lagu andalan Didi Kempot itu.

Tepatnya, momen tersebut terjadi ketika Jokowi menyaksikan pergelaran wayang kulit yang dilaksanakan pada Jumat (2/9/2019) malam.

Pergelaran wayang kulit itu dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan kemerdekaan Indonesia, pada Agustus ini.


Semringahnya Jokowi saat menikmati "Sewu Kutho" terekam oleh kamera seorang warganet yang mengunggahnya di akun Twitter.

Dalam video singkat itu, Jokowi yang didampingi sang istri, Iriana tampak ikut menyanyi dan tertawa gembira menikmati penampilan Didi Kempot.

Layaknya seorang penggemar pada umumnya, Jokowi tanpa malu turut mengikuti syair lagu "Sewu Kutho" yang dibuat Didi Kempot bersama Arie Wibowo.

"Terpantau Bapak @ jokowi ikut menyanyikan lagu Sewu Kutho dengan sumringah. @didikempotid @Sobatambyarrr . hallo mas @kaesangp dan mas @Chilli_Pari," tulis akun @jarkiyo.

Unggahan warganet tersebut rupanya dibaca oleh Jokowi. Ia pun membalas twit tersebut dengan me-retweet melalui akun Twitter resminya, @jokowi.

"Hehe, Bapak saya penggemar Sewu Kutho," balas Jokowi.

"Sewu Kutho" sendiri berkisah tentang seseorang yang berusaha melupakan seorang yang dicintainya.

Meski sudah melewati seribu kota (sewu kutho), namun perasaan itu tidak juga bisa hilang.

Jarkiyo, orang yang mengunggah video Jokowi menikmati lagu "Sewu Kutho" juga merupakan salah satu "sad boy", julukan untuk penggemar Didi Kempot.

Menurut dia, Didi Kempot merupakan salah satu bukti bahwa seniman berkualitas banyak datang dari daerah.

"Ini ada ‘bara api’ kenapa kita enggak jaga? Kan pesan dan kesannya Didi Kempot ‘wong Jowo ojo lali Jawane’ dan ‘ora popo koe seneng budaya luar tapi ojo benci budaya dewe’," ujar Jarkiyo, saat ditemui Kompas.com pada 14 Juli 2019.

https://nasional.kompas.com/read/2019/08/04/13374631/kata-jokowi-soal-dirinya-nyanyi-sewu-kutho-saat-didi-kempot-tampil

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Buruh Daftar KPU Besok, Klaim Bakal 'Longmarch' dan Bawa 10.000 Buruh

Partai Buruh Daftar KPU Besok, Klaim Bakal "Longmarch" dan Bawa 10.000 Buruh

Nasional
Komnas HAM Tunda Pemeriksaan Ferdy Sambo

Komnas HAM Tunda Pemeriksaan Ferdy Sambo

Nasional
Apa Itu GSR? Petunjuk yang Didalami Komnas HAM Terkait Pembunuhan Brigadir J

Apa Itu GSR? Petunjuk yang Didalami Komnas HAM Terkait Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Partai Buruh Targetkan Tembus Parlemen dan Rebut 5 Kursi Kepala Daerah pada Pemilu 2024

Partai Buruh Targetkan Tembus Parlemen dan Rebut 5 Kursi Kepala Daerah pada Pemilu 2024

Nasional
Jokowi: 800 Juta Warga Dunia Berpotensi Kelaparan, Produktifkan Lahan yang Tidak Produktif

Jokowi: 800 Juta Warga Dunia Berpotensi Kelaparan, Produktifkan Lahan yang Tidak Produktif

Nasional
Minta Masyarakat Tanam Cabai, Jokowi: Biar Enggak Kekurangan atau Harga Naik

Minta Masyarakat Tanam Cabai, Jokowi: Biar Enggak Kekurangan atau Harga Naik

Nasional
KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Wali Kota Yogyakarta

KPK Perpanjang Masa Penahanan Mantan Wali Kota Yogyakarta

Nasional
Ketua Harian Gerindra Sebut Prabowo Bersedia Maju Capres Lagi

Ketua Harian Gerindra Sebut Prabowo Bersedia Maju Capres Lagi

Nasional
Komnas HAM Temukan Indikasi Kuat Adanya 'Obstruction of Justice' di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Komnas HAM Temukan Indikasi Kuat Adanya "Obstruction of Justice" di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Nasional
Hari Ini, Itsus Polri Periksa Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Brigadir J

Hari Ini, Itsus Polri Periksa Penyidik Polda Metro Jaya Terkait Kasus Brigadir J

Nasional
Rendahnya Keterwakilan Perempuan saat Seleksi Calon Anggota, Bawaslu Dikritik

Rendahnya Keterwakilan Perempuan saat Seleksi Calon Anggota, Bawaslu Dikritik

Nasional
Irjen Napoleon Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Kasus Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Dituntut 1 Tahun Penjara dalam Kasus Penganiayaan M Kece

Nasional
Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J dan 4 Hal yang Belum Terungkap

Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J dan 4 Hal yang Belum Terungkap

Nasional
Menurut Mahfud, jika Pemerintah Diam, Skenario Kasus Brigadir J Bisa Saja Baku Tembak

Menurut Mahfud, jika Pemerintah Diam, Skenario Kasus Brigadir J Bisa Saja Baku Tembak

Nasional
ICJR Temukan 73 Pasal Bermasalah di Dalam RKUHP

ICJR Temukan 73 Pasal Bermasalah di Dalam RKUHP

Nasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.