Salin Artikel

Ma'ruf Amin, Wakil Presiden Indonesia Tertua yang Akan Dilantik

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menetapkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih hari ini, Minggu (30/6/2019). Dengan demikian, Jokowi akan kembali menjadi presiden untuk kedua kalinya.

Sementara itu, Ma'ruf Amin akan menjadi wakil presiden tertua dalam sejarah Indonesia yang nanti akan dilantik. Ma'ruf Amin lahir di Kota Tangerang pada 11 Maret 1943.

Pada 11 Maret 2019 lalu, dia merayakan ulang tahunnya yang ke-76. Ma'ruf sempat berkelakar bahwa meski ia berusia 76 tahun, jiwanya masih 40 tahun.

Di lain kesempatan, dia juga sering membandingkan usianya dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad yang menjabat dalam usia 93 tahun. Ma'ruf mengatakan umurnya belum setua Mahathir.

"Kalau soal tua, saya masih lebih muda dari Mahathir. Umurnya 93 tahun saat jadi perdana menteri, kalau saya kan belum sampai. 80 tahun saja belum," kata Ma'ruf.

"Kalau yang 93 berani jadi perdana menteri, kenapa saya yang belum 80 tidak berani jadi wapres?" tambah dia.

Dalam debat pilpres di Hotel Sultan pada Maret 2019, Ma'ruf juga mengakui usia dirinya memang sudah tidak muda lagi.

Namun, ia merasa siap jika diberi amanah untuk memimpin Indonesia bersama Joko Widodo dalam pemerintahan selanjutnya.

"Ya, Allah, saya memang merasa sudah tidak muda lagi. Tetapi kalau Engkau mempercayakan kepada kami untuk memimpin bangsa ini, kami siap dan kami akan bekerja dengan sungguh-sungguh," kata Ma'ruf.

Usia wapres RI

Sebutan bahwa Ma'ruf Amin akan menjadi wapres tertua ketika dilantik tidak berlebihan. Jika diurut dari wapres pertama, Mohammad Hatta pertama kali dilantik saat usianya 43 tahun.

Para wapres yang pernah mendampingi Presiden ke-2 Soeharto rata-rata berusia 58-61 tahun saat dilantik. Mereka adalah Hamengkubuwono IX (61 tahun), Adam Malik (61 tahun), Umar Wirahadikusuma (59 tahun), Sudharmono (61 tahun), Try Sutrisno (58 tahun), dan BJ Habibie (62 tahun).

Setelah era Soeharto berakhir, Megawati Soekarnoputri menjadi wakil presiden dan dilantik saat ia berusia 52 tahun. Setelah Megawati, ada Hamzah Haz yang dilantik pada usia 61 tahun.

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono memiliki dua wapres pada dua periode pemerintahannya. Pada periode pertama, Jusuf Kalla menjadi wapres pada usia 62 tahun. Sementara Boediono menjadi wapres pada periode kedua pemerintahan SBY saat berusia 66 tahun.

Jusuf Kalla kembali menjadi wapres pada era Presiden ke-7 Joko Widodo. Ketika dilantik kembali, usia Jusuf Kalla sudah 72 tahun.

Adapun, pelantikan Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wapres periode 2019-2024 akan digelar Oktober 2019.

https://nasional.kompas.com/read/2019/06/30/08181561/maruf-amin-wakil-presiden-indonesia-tertua-yang-akan-dilantik

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

JakPro Serahkan Dokumen Penyelenggaraan Formula E Setebal 1.000 Halaman ke KPK

JakPro Serahkan Dokumen Penyelenggaraan Formula E Setebal 1.000 Halaman ke KPK

Nasional
Dugaan Bisnis PCR Luhut-Erick, Koalisi Masyarakat Sipil Siap Mengaudit PT GSI

Dugaan Bisnis PCR Luhut-Erick, Koalisi Masyarakat Sipil Siap Mengaudit PT GSI

Nasional
Komnas HAM Beri Rekomendasi kepada KPI atas Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Komnas HAM Beri Rekomendasi kepada KPI atas Kasus Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

Nasional
DPR Disebut Bakal Revisi UU Nomor 12 Tahun 2011 untuk Sikapi Putusan MK soal UU Cipta Kerja

DPR Disebut Bakal Revisi UU Nomor 12 Tahun 2011 untuk Sikapi Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Puan Sebut Gerakan Non-Blok Punya Potensi Besar untuk Tuntaskan Isu Global

Puan Sebut Gerakan Non-Blok Punya Potensi Besar untuk Tuntaskan Isu Global

Nasional
UU Cipta Kerja Dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat, Mahfud: Masyarakat Jangan Khawatir

UU Cipta Kerja Dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat, Mahfud: Masyarakat Jangan Khawatir

Nasional
Fokus Pemerintah pada 2022, Pengendalian Covid-19 dan Prioritaskan Kesehatan

Fokus Pemerintah pada 2022, Pengendalian Covid-19 dan Prioritaskan Kesehatan

Nasional
Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Komnas HAM Sebut Pegawai KPI MS Alami Tiga Bentuk Pelanggaran Hak Asasi

Nasional
Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Jokowi Wanti-wanti soal Corona Varian Omicron: Waspada, Pandemi Masih Mengancam

Nasional
Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Menteri PPPA: Memberikan Akses yang Setara bagi Perempuan Merupakan Keharusan

Nasional
Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Pemerintah Diminta Segera Tutup Akses dari Negara Lain yang Teridentifikasi Kasus Omicron

Nasional
Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Komnas HAM: KPI Gagal Ciptakan Lingkungan Kerja yang Aman dari Pelecehan Seksual

Nasional
Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Bentrok Kopassus Vs Brimob di Papua, Panglima Andika: TNI Sudah Koordinasi dengan Polri

Nasional
Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Kemenag: Asrama Haji Pondok Gede Memenuhi Syarat sebagai Tempat Karantina Jemaah Umrah

Nasional
Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Jokowi Wanti-wanti Anggota Korpri Tak Lakukan Pungli dan Persulit Masyarakat

Nasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.