Salin Artikel

Yorrys Raweyai Soroti Penurunan Suara Golkar

Padahal, pada Pemilu 2014, Golkar menempatkan 91 wakilnya di Senayan.

"Sekarang di Pemilu 2019 ada penambahan daerah pemilihan (dapil) dan kursi, yaitu 15 di DPR RI sehingga ada peluang Golkar menjadi parpol nomor dua. Namun hasilnya di Pemilu 2019 Golkar justru hanya memperoleh 85 kursi DPR RI," kata Yorrys dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (22/6/2019).

Menurut dia, dalam rapat internal Golkar, Airlangga menargetkan perolehan kursi DPR RI sebanyak 110 kursi. Pada kenyataannya, suara yang didapat Golkar jauh dari harapan.

"Targetnya 110 kursi yang dikatakan Airlangga. Saat itu memang terjadi perdebatan, saya katakan realistis dalam menentukan target dan melihat dinamika politik," ujar Yorrys.

Yorrys mengatakan, penurunan suara Golkar itu memang tidak bisa disalahkan sepenuhnya kepada Airlangga sebagai Ketua Umum Golkar.

Akan tetapi, ia memperkirakan ada yang salah dalam kerja politik Golkar.

Yorrys mengatakan, saat ini semuanya tergantung suara arus bawah Golkar, apakah menginginkan Airlangga tetap menjadi ketum atau ingin ada perubahan kepemimpinan.

Keputusan akhir akan ditentukan dalam Musyawarah Nasional Partai Golkar yang sudah terjadwal pada Desember 2019.

"Tinggal kita kembalikan kepada pemilik suara di Golkar, karena di era kepemimpinan Airlangga akan berakhir Desember 2019 dan melaksanakan Munas," kata Yorrys.

https://nasional.kompas.com/read/2019/06/22/13434701/yorrys-raweyai-soroti-penurunan-suara-golkar

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.