Salin Artikel

Figur Lengkap di Balik Nama Ani Yudhoyono

Video singkat tersebut diberi latar audio berupa lagu berjudul Here, There and Everywhere yang dipopulerkan grup musik asal Inggris, The Beatles pada 1966.

Namun, dalam unggahannya tersebut, Ani menggunakan lagu yang telah dinyanyikan ulang oleh Celine Dion, seorang penyanyi dan diva pop dunia asal Kanada.

Lagu bertemakan cinta tersebut memang cocok untuk menggambarkan perjalanan hidup Ani dan suaminya Susilo Bambang Yudhoyono. Video di akun sosial media tersebut rupanya tentang ulang tahun perkawinan, yakni peringatan 42 tahun Ani dan SBY hidup bersama.

"Suka, duka, asam, garam pernikahan telah kita lalui, semua itu telah menambah warna dalam kehidupan kita. Mari kita jalani sisa hidup kita dengan terus bergandeng tangan, beribadah bersama, mendampingi dan membesarkan anak-cucu kita sambil mengarungi keberkahan Tuhan, Allah SWT. 30 Juli 1976-2018," tulis Ani di bawah video yang diunggahnya.

Ribuan orang mulai dari kerabat, teman-teman hingga pejabat tinggi negara hadir memberikan penghormatan terakhir kepada Ibu Negara yang mendampingi Presiden keenam RI selama dua periode tersebut.

Yang menarik, beragam tokoh yang hadir memiliki pandangan beragam mengenai sosok Ani Yudhoyono. Semua seolah sepakat menjuluki Ani sebagai perempuan yang memiliki figur lengkap.

Pendamping sejati

Sebagian besar ingatan yang melekat di pikiran banyak orang adalah sosok Ani sebagai istri pendamping SBY. Semua sepakat menyebut Ani sebagai istri yang setia dan patut dijadikan teladan.

"Ibu Ani sosok luar biasa. Setiap kemanapun Pak SBY dan di manapun Pak SBY selalu ada Bu Ani," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Hamdan Zoelva saat melayat ke rumah duka di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (2/6/2019).

Hal serupa dikatakan Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) saat melayat ke rumah duka.

TGB yang merupakan mantan politisi Partai Demokrat itu menilai sosok Ani sebagai perempuan yang tangguh dan setia kepada suami. TGB memuji sosok Ani yang selalu hadir mendampingi Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono.

"Permata yang kasat mata ya. Beliau adalah orang yang sangat mencintai Pak SBY. Lahir batin Beliau itu kelihatan sekali, tidak perlu lama kita memandang kebersamaan Beliau," ujar TGB.

Menurut TGB, Ani selalu ingin suaminya dapat melaksanakan tugas apapun dengan sempurna. Baik saat melakukan kunjungan kerja, atau saat bertemu di kediamannya, TGB melihat sosok Ani Yudhoyono sebagai pribadi yang menyenangkan.

Seperti petikan lirik dalam lagu ciptaan John Lennon yang disukai Ani, I will be there, and everywhere, Aku akan berada di sana, dan di mana-mana, Here, there and everywhere, di sini, di sana dan di mana-mana.

Pribadi tangguh

Sosok lain yang melekat pada Ani adalah seorang perempuan tangguh. Latar belakangnya dinilai banyak berpengaruh dalam menentukan sikap dan kepribadiannya.

Ani merupakan putri Letnan Jenderal TNI Sarwo Edhie Wibowo, seorang perwira tinggi militer yang pernah menjabat sebagai Panglima RPKAD atau yang saat ini disebut Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Ani kemudian menikah dengan SBY yang juga merupakan perwira militer.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, latar belakang itu membuat Ani tak mudah menyerah dalam menghadapi masalah. Ani bahkan dinilai mampu mendidik kedua putranya dengan baik.

"Ibu Ani adalah wanita tangguh, cermin sosok wanita Indonesia. Sepak terjang Bu Ani mulai dari anak-anak, remaja hingga mendampingi Pak SBY dari prajurit sampai jadi presiden sarat pengalaman berharga, khususnya bagi wanita Indonesia," kata Bambang yang ditugaskan menjadi inspektur upacara militer di rumah duka Cikeas.

Hal itu rupanya diamini juga oleh SBY. Sebagai saksi hidup yang terus bersama Ani, SBY mengakui istrinya itu adalah pribadi yang tak mudah menyerah menghadapi masalah, termasuk saat berjuang melawan kanker ganas yang dideritanya selama 4 bulan terakhir.

Menurut SBY, pada 31 Mei 2019, kondisi Ani mulai menurun. Data medis menunjukkan angka yang menyatakan bahwa Ani tidak akan mampu bertahan dan tak lama lagi akan meninggal dunia.

Tetapi, menurut SBY, Ani ternyata mampu bertahan hingga 24 jam meski telah memasuki masa kritis. SBY mengatakan, wajah Ani menyiratkan adanya upaya yang keras untuk bertahan menghadapi penyakit.

"Petugas medis katakan dia tidak akan survive, akan passed away. Tapi Bu Ani bertahan 24 jam kemudian. Mereka katakan, she is so strong," kata SBY.

Pluralis yang penuh kebaikan

SBY mengatakan bahwa Ani adalah sosok yang mencintai kemajukan. Selayaknya seorang Ibu Negara, Ani begitu menyayangi rakyat Indonesia yang beragam dan kaya akan perbedaan.

"Saya sebagai saksi, Bu Ani sangat sayang pada rakyat Indonesia, siapapun, apapun identitasnya, apapun agamanya, apapun etnisnya, dari daerah mana atau aliran politiknya," ujar SBY di rumah duka.

Menurut SBY, Ani meneteskan air mata saat mengetahui orang dari berbagai latar belakang ikut mendoakannya. Doa dari beragam orang disebut membantu Ani Yudhoyono yang tengah berjuang melawan kanker ganas.

SBY mengetahui sendiri bahwa selama sekitar 4 bulan Ani Yudhoyono menjalani perawatan, doa-doa selalu digaungkan di berbagai tempat ibadah mulai dari Masjid, Gereja, Kelenteng ataupun Wihara.

Budayawan Jaya Suprana mengatakan, kebaikan adalah salah satu warisan yang ditinggalkan oleh Ani Yudhoyono semasa hidup.

"Beliau sangat peduli, turun tangan dalam membantu kami dalam melakukan kegiatan kemanusiaan, maupun kebudayaan. Itu adalah warisan yang sangat kita perlu perhatikan," kata Jaya Suprana.

Jaya mengatakan, wafatnya Ani adalah momentum bagi Bangsa Indonesia untuk ikut mewariskan sifat kebaikan yang ditunjukkan Ani semasa hidup.

Menurut Jaya, momentum ini seharusnya menyadarkan masyarakat untuk berhenti saling membenci dan saling bermusuhan. Apalagi, Ani wafat di penghujung bulan Ramadhan yang seharusnya penuh dengan kebaikan.

Ani Yudhoyono yang hobi dengan dunia fotografi itu memang memiliki beragam figur yang akan selalu dikenang oleh rakyat Indonesia. Seperti kata Bambang Soesatyo, nama Ani akan terukir dalam tinta sejarah.

"Selamat jalan Ibunda ku, nama mu akan terukir dalam sejarah. Kami akan mengenangnu lewat foto-foto karyamu yang luar biasa itu," kata Bambang di bawah tenda putih di depan pendopo Cikeas.

https://nasional.kompas.com/read/2019/06/03/06363411/figur-lengkap-di-balik-nama-ani-yudhoyono

Terkini Lainnya

Tanggal 17 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 17 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Putusan MA Bisa Dikonfirmasi Buka Jalan bagi Anak Jokowi jika Kaesang Maju Pilkada, Terutama di Jakarta

Putusan MA Bisa Dikonfirmasi Buka Jalan bagi Anak Jokowi jika Kaesang Maju Pilkada, Terutama di Jakarta

Nasional
KPK Ungkap Ada Pihak Kembalikan Uang ke PT SCC

KPK Ungkap Ada Pihak Kembalikan Uang ke PT SCC

Nasional
Gubernur BI: Tren Inflasi Indonesia 10 Tahun Terakhir Menurun dan Terkendali Rendah

Gubernur BI: Tren Inflasi Indonesia 10 Tahun Terakhir Menurun dan Terkendali Rendah

Nasional
Muhadjir: Tak Semua Korban Judi 'Online' Bisa Terima Bansos, Itu Pun Baru Usulan Pribadi

Muhadjir: Tak Semua Korban Judi "Online" Bisa Terima Bansos, Itu Pun Baru Usulan Pribadi

Nasional
WNI yang Dikabarkan Hilang di Jepang Ditemukan, KJRI Cari Kontak Keluarga

WNI yang Dikabarkan Hilang di Jepang Ditemukan, KJRI Cari Kontak Keluarga

Nasional
Indonesia-Finlandia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Energi

Indonesia-Finlandia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ekonomi, Pendidikan, dan Energi

Nasional
Anies Maju Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil-Kaesang Dinilai Bisa Jadi Lawan yang Cukup Berat

Anies Maju Pilkada Jakarta, Ridwan Kamil-Kaesang Dinilai Bisa Jadi Lawan yang Cukup Berat

Nasional
Majelis Syariah PPP Ingatkan Semangat Merangkul Mbah Moen

Majelis Syariah PPP Ingatkan Semangat Merangkul Mbah Moen

Nasional
Bus Jemaah Haji Indonesia Telat Menjemput, Cak Imin: Ini Harus Jadi Perhatian Kita Semua

Bus Jemaah Haji Indonesia Telat Menjemput, Cak Imin: Ini Harus Jadi Perhatian Kita Semua

Nasional
KPK Dalami Informasi Terkait Harun Masiku dari Pemeriksaan Hasto

KPK Dalami Informasi Terkait Harun Masiku dari Pemeriksaan Hasto

Nasional
Ini Jadwal Lontar Jumrah Jemaah Haji Indonesia, Ada Waktu Larangan

Ini Jadwal Lontar Jumrah Jemaah Haji Indonesia, Ada Waktu Larangan

Nasional
Kepada Para Jemaah Haji, Cak Imin Minta Mereka Bantu Doakan Indonesia

Kepada Para Jemaah Haji, Cak Imin Minta Mereka Bantu Doakan Indonesia

Nasional
Panglima TNI Ungkap Cerita Para Prajurit yang Hampir Putus Asa Jelang Terjunkan Bantuan Airdrop di Gaza

Panglima TNI Ungkap Cerita Para Prajurit yang Hampir Putus Asa Jelang Terjunkan Bantuan Airdrop di Gaza

Nasional
Ponsel Hasto dan Buku Penting PDI-P Disita KPK, Masinton: Dewas Harus Periksa Penyidiknya

Ponsel Hasto dan Buku Penting PDI-P Disita KPK, Masinton: Dewas Harus Periksa Penyidiknya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke