Salin Artikel

Semua Hal yang Perlu Diketahui tentang Debat Kedua Pilpres 2019...

Beberapa stasiun televisi yang dipercaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyiarkan debat kedua adalah RCTI, GTV, MNC TV, dan INews TV.

Berikut ini beberapa hal terkait jalannya debat kedua yang akan diselenggarakan di Golden Ballroom Hotel Sultan, Tanah Abang, Jakarta.

Peserta

Berbeda dengan debat perdana 17 Januari lalu yang diikuti keempat peserta pilpres, yakni calon presiden dan calon wakil presiden dari kedua belah pihak, debat kali ini hanya diikuti oleh capres, Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Keduanya akan adu gagasan dalam mimbar debat tanpa didampingi masing-masing pasangan.

Para cawapres akan mendapat giliran untuk juga berhadapan secara langsung dengan lawannya pada debat selanjutnya yang direncanakan akan diselenggarakan pada 17 Maret mendatang.

Tema

Pada kesempatan malam nanti, para calon presiden akan beradu gagasan dengan tema "Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup".

Keduanya akan menyampaikan pandangan masing-masing dan menyampaikan solusi atau gagasan untuk mengoptimalkan sektor-sektor tersebut.

Mereka adalah Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki. Tommy adalah seorang pembawa berita di RCTI. Sementara Anisha Dasuki, sama seperti rekannya, Tommy Tjokro, adalah seorang pembawa berita di iNews TV.

Panelis

Terdapat 8 panelis awal yang ditetapkan oleh KPU, mereka adalah sebagai berikut,

1. Rektor ITS Profeosor Ir Joni Hermana, MScES, PhD
2. Rektor IPB, Dr Arif Satria
3. Direktur Eksekutif WALHI Nur Hidayati
4. Ahli pertambangan ITB, Profesor Dr Ir Irwandy Arif, MSc
5. Pakar Energi UGM, Ahmad Agustiawan ST MSc, PhD
6. Pakar Lingkungan Undip, Sudharto P Hadi
7. Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria (KPA), Dewi Kartika
8. Dr Suparto Wijoyo, SH, MHum (Pakar Hukum Lingkungan Unair)

Akan tetapi, Suparto mengundurkan diri karena suatu alasan yang tidak dibeberkan ke publik. Atas kekosongan posisi ini, KPU tidak akan mencari penggantinya.

Segmen

Debat yang akan dimulai pukul 20.00 WIB ini terbagi ke dalam enam segmen. Penyampaian visi misi masing-masing capres untuk tema terkait. Masing-masing kandidat akan diberi waktu 3 menit waktu untuk menyebutkan visi misi masing-masing.

Pendalaman visi misi dengan tema insfrastruktur, energi, dan pangan. Dalam segmen ini, para capres akan saling melontar dan menjawab pertanyaan yang diberikan lawan. Masing-masing  akan diberi waktu 1 menit untuk menanggapi pertanyaan dan pernyataan lawan.

Sementara, untuk menjawab pertanyaan moderator, 2 menit waktu disediakan untuk Jokowi dan Prabowo.

Selanjutnya, pendalaman visi misi terkait SDA dan lingkungan hidup. Aturan dan alokasi waktu yang diberikan sama dengan segmen sebelumnya.

Segmen keempat bersifat eksploratif, menampilkan video berisi pertanyaan yang sudah dibuat oleh panelis sebelumnya. Di sini hanya ada satu tema yang akan dimunculkan, hasil pengundian di segmen pertama.

Total 16 menit waktu diberikan kepada para peserta untuk saling menanggapi.

Segmen kelima merupakan debat inspiratif, masing-masing capres boleh mengemukakan pertanyaan untuk lawannya, masing-masing diberi waktu 1 menit untuk bertanya dan 2 menit untuk menjawab.

Segmen terakhir adalah pernyataan penutup atau closing statement, di sini para capres dipersilakan menyampaikan kalimat yang bersifat tertutup, bukan pertanyaan dan pernyataan yang perlu jawaban atau tanggapan. Masing-masing diberi waktu selama masing-masing 2 menit.

Secara umum, terdapat lima perbedaan teknis antara debat pertama dan kedua malam nanti. Pertama, tidak ada kisi-kisi yang diberikan KPU kepada kandidat debat maupun tim suksesnya. 

Kedua adalah adanya segmen khusus yang memungkinkan kedua calon untuk saling bertanya jawab.

Kemudian, perbedaan ketiga adalah para pendukung yang ditempatkan di depan para kandidat, menghadap ke arah panggung.

Keempat, penentuan panelis debat sepenuhnya ditentukan oleh KPU, tidak ada campur tangan dari pihak timses.

Terakhir, adalah adanya kamera yang terus mengikuti masing-masing kandidat mulai dari lokasi pemberangkatan hingga tempat debat.

https://nasional.kompas.com/read/2019/02/17/18153121/semua-hal-yang-perlu-diketahui-tentang-debat-kedua-pilpres-2019

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bareskrim Periksa Saksi dan Saksi Ahli dalam Kasus 'Meme' Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

Bareskrim Periksa Saksi dan Saksi Ahli dalam Kasus "Meme" Stupa Candi Borobudur Mirip Jokowi

Nasional
Berkurang 4, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 115 Pasien Covid-19

Berkurang 4, RSDC Wisma Atlet Kini Rawat 115 Pasien Covid-19

Nasional
Demokrat Pilih Berkoalisi dengan Parpol yang Kebijakannya Berpihak Rakyat

Demokrat Pilih Berkoalisi dengan Parpol yang Kebijakannya Berpihak Rakyat

Nasional
Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Diharap Konsisten Giatkan Protokol Kesehatan

Kenaikan Kasus Covid-19, Pemerintah Diharap Konsisten Giatkan Protokol Kesehatan

Nasional
Langkah Elite Parpol Menjajaki Koalisi dengan Gerindra...

Langkah Elite Parpol Menjajaki Koalisi dengan Gerindra...

Nasional
Misi Jokowi Damaikan Rusia dan Ukraina Dimulai...

Misi Jokowi Damaikan Rusia dan Ukraina Dimulai...

Nasional
Djarot Saiful Hidayat dan 13 Pengurus PDI-P Akan Ikuti Pembekalan Antikorupsi KPK

Djarot Saiful Hidayat dan 13 Pengurus PDI-P Akan Ikuti Pembekalan Antikorupsi KPK

Nasional
[POPULER NASIONAL] Blunder Komunikasi Politik Megawati | Prediksi Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS

[POPULER NASIONAL] Blunder Komunikasi Politik Megawati | Prediksi Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS

Nasional
Tiba di Jerman, Jokowi Segera Ikuti Pertemuan KTT G7

Tiba di Jerman, Jokowi Segera Ikuti Pertemuan KTT G7

Nasional
Partai Buruh Ajukan Uji Formil dan Materiil UU PPP ke MK Hari Ini

Partai Buruh Ajukan Uji Formil dan Materiil UU PPP ke MK Hari Ini

Nasional
21 Parpol yang Sudah Terdaftar di Sipol Pemilu 2024

21 Parpol yang Sudah Terdaftar di Sipol Pemilu 2024

Nasional
Kasus Pria Cium Anak di Gresik Sempat Disebut Bukan Pelecehan Seksual, Kompolnas Angkat Bicara

Kasus Pria Cium Anak di Gresik Sempat Disebut Bukan Pelecehan Seksual, Kompolnas Angkat Bicara

Nasional
Putri Tjahjo Kumolo: Kondisi Bapak Sudah Membaik

Putri Tjahjo Kumolo: Kondisi Bapak Sudah Membaik

Nasional
UPDATE 26 Juni: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,06 Persen, Dosis Ketiga 24,02 Persen

UPDATE 26 Juni: Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua 81,06 Persen, Dosis Ketiga 24,02 Persen

Nasional
Pengamat Sebut Kekuatan Internal PKB Tak Sesolid Saat 2019, Jadi Alasan Gerindra Tidak Ingin 'Grusa-grusu' Nyatakan Koalisi

Pengamat Sebut Kekuatan Internal PKB Tak Sesolid Saat 2019, Jadi Alasan Gerindra Tidak Ingin "Grusa-grusu" Nyatakan Koalisi

Nasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.