Salin Artikel

Bahas Materi Debat Pilpres, KPU Koordinasi dengan Budayawan hingga Ekonom

Pihak-pihak tersebut di antaranya, budayawan, ahli lingkungan hidup, ahli ekonomi, kelompok agama, hingga organisasi hubungan internasional.

"Banyak yang sudah memberikan masukan ke kita, di antaranya budayawan sudah, dan dia meminta audiensi. Masukan tertulisnya sudah dikirim dan meminta audensi tanggal 6 nanti," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

"(Ahli) lingkungan hidup juga sudah. Jadi budayawan, lingkungan hidup, isu internasional, dan kelompok agama. Mereka juga sudah memberikan catatan seperti isu-isu SARA," sambungnya.

Arief mengatakan, dari proses koordinasi tersebut, muncul beberapa isu utama yang akan diangkat oleh KPU sebagai materi debat Pilpres 2019. Misalnya, isu pelayanan publik, ekonomi, hingga luar negeri.

Nantinya, isu-isu utama itu akan dipilah untuk setiap periode debat, dan akan dibahas lebih lanjut oleh tim perumus materi.

"Kita sudah mencatat beberapa isu kan, isu pelayanan publik, ekonomi, isu luar negeri, macam-macam. Lalu kita akan kelompokan debat pertama isu apa. Lalu kita undang para ahli untuk menyusun pertanyaan-pertanyannya," tutur Arief

Menurut Arief, pihaknya akan secara detail melakukan seleksi terhadap isu yang akan diangkat dalam debat. Sebab, terbatasnya waktu debat mengharuskan KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu memfasilitasi capres-cawapres dalam debat yang efektif.

Arief mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan jumlah isu yang akan diangkat dalam debat. KPU, masih akan terus melakukan persiapan rencana debat hingga akhir tahun ini.

KPU berencana menggelar debat capres-cawapres sebanyak 5 kali. Seluruhnya, akan dilaksanakan pada tahun 2019.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebelumnya mengatakan, rancangan debat capres-cawapres ditargetkan selesai akhir tahun ini. Sehingga diharapkan debat pertama dapat digelar Januari 2019.

https://nasional.kompas.com/read/2018/11/29/06183161/bahas-materi-debat-pilpres-kpu-koordinasi-dengan-budayawan-hingga-ekonom

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

57 Mantan Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Segera Diangkat Jadi ASN Polri

57 Mantan Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Segera Diangkat Jadi ASN Polri

Nasional
Penambahan 245 Kasus Baru Covid-19 dan Kenaikan di 17 Kabupaten/Kota

Penambahan 245 Kasus Baru Covid-19 dan Kenaikan di 17 Kabupaten/Kota

Nasional
Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nama-nama Petahana yang Lolos Seleksi Tertulis Calon Anggota KPU-Bawaslu

Nasional
Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Risma Minta Tunarungu Bicara, Teman Tuli Sebut Lebih Suka Berbahasa Isyarat

Nasional
Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Kritik Mahfud, Pakar: Tak Ada yang Membingungkan dalam Putusan MK soal UU Cipta Kerja

Nasional
Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Prabowo Digugat Eks Ketua DPC Rp 501 Miliar, Gerindra: Santai Sajalah

Nasional
Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Eks Pegawai KPK Dinilai Akan Berkontribusi Positif di Kepolisian

Nasional
UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

UPDATE 3 Desember: Vaksinasi Covid-19 Lansia Dosis Pertama Capai 54,41 Persen

Nasional
Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Gugat Prabowo, Eks Ketua DPC Gerindra Blora Ingin Pemecatannya Dibatalkan

Nasional
Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Raih Penghargaan Wakaf Produktif, Dompet Dhuafa Bersemangat Tingkatkan Inovasi

Nasional
Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Mensos Risma Diminta Berinovasi, Bukan Minta Tunarungu Bicara

Nasional
Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Aturan Jadi ASN Polri Terbit, MAKI Berharap Eks Pegawai KPK Segera Dilantik

Nasional
Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Peraturan Jadi ASN Polri Terbit, Eks Pegawai KPK Tunggu Undangan Kapolri

Nasional
Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Surya Sahetapy: Teman Tuli Punya Cara Komunikasi yang Beragam

Nasional
Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Koalisi Penyandang Disabilitas Anti-audism Desak Mensos Risma Minta Maaf

Nasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.