Salin Artikel

Survei Alvara: Harapan akan Jokowi Kembali Jadi Presiden Menurun

Direktur Eksekutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, titik lemah kinerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla masih terletak pada aspek ekonomi, khususnya penyediaan lapangan kerja.

"Isu-isu ekonomi dan ketenagakerjaan masih mendera," ujar Ali saat memaparkan hasil survei di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2018).

Hasil survei pada periode Mei 2018 menunjukkan, tingkat kepuasan publik secara keseluruhan berada pada angka 73,8 persen. Sementara hasil survei Alvara pada Februari 2018 menunjukkan persentase yang lebih tinggi, yakni 77,3 persen.

Sementara tingkat kepuasan kinerja pemerintah di bidang ekonomi menunjukkan penurunan di beberapa aspek, antara lain dukungan bagi kewirausahaan, peningkatan ekonomi keluarga, kondisi ekonomi nasional, kesejahteraan tenaga kerja, dan kemudahan lapangan kerja.

Berdasarkan hasil survei, penurunan tingkat kepuasan publik terkait kinerja pada aspek dukungan bagi kewirausahaan mencapai 8,2 persen, peningkatan ekonomi keluarga 6,5 persen, dan kondisi ekonomi nasional 5,6 persen.

Pada aspek kesejahteraan tenaga kerja, penurunan tingkat kepuasan publik mencapai 7,9 persen dan kemudahan lapangan kerja 6,1 persen.

Menurut Ali, penurunan tingkat kepuasan publik tersebut juga berpengaruh pada menurunnya tingkat keinginan publik terhadap terpilihnya kembali Presiden Jokowi pada Pilpres 2019.

Tingkat keinginan publik terhadap Joko Widodo menjadi presiden kembali berada di angka 64,8 persen. Adapun survei Alvara pada Februari 2018 menunjukkan angka 68,4 persen

"Harapan Joko Widodo untuk menjadi presiden sedikit menurun meski tingkat keinginan publik terhadap Joko Widodo menjadi presiden kembali di angka 64,8 persen," kata Ali.

"Imbas menurunnya tingkat kepuasan berimplikasi pada turunnya keinginan pemilih terhadap Joko Widodo menjadi presiden kembali bila dibandingkan dengan hasil survei pada Februari 2018," ucapnya.

Survei Alvara Research Center tersebut dilakukan pada periode 20 April hingga 9 Mei 2018.

Survei ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, yang pengumpulan datanya menggunakan wawancara tatap muka dan teknik multi-stage random sampling.

Total jumlah responden yang disurvei adalah 1.202 responden di seluruh Indonesia dengan margin of error mencapai 3,10 persen. Pada Februari 2018, Alvara juga melakukan survei nasional dengan 2.200 responden.

https://nasional.kompas.com/read/2018/05/28/03230011/survei-alvara-harapan-akan-jokowi-kembali-jadi-presiden-menurun

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Densus 88 Bergerak

Paket Diduga Bom Meledak di Asrama Polisi Sukoharjo, Densus 88 Bergerak

Nasional
Pengacara Pastikan Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK Besok

Pengacara Pastikan Lukas Enembe Tak Penuhi Panggilan KPK Besok

Nasional
Musra II Relawan di Makassar, Jokowi Dicurigai Jadi Capres Paling Unggul Lagi

Musra II Relawan di Makassar, Jokowi Dicurigai Jadi Capres Paling Unggul Lagi

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe

Wapres Ma'ruf Amin Bertolak ke Jepang Hadiri Pemakaman Kenegaraan Shinzo Abe

Nasional
Pengacara Ungkap Tito Karnavian dan Bahlil Lahadlia Pernah Temui Lukas Enembe, Minta Paulus Waterpau jadi Wagub Papua

Pengacara Ungkap Tito Karnavian dan Bahlil Lahadlia Pernah Temui Lukas Enembe, Minta Paulus Waterpau jadi Wagub Papua

Nasional
BIN Bantah Terlibat Kriminalisasi Lukas Enembe

BIN Bantah Terlibat Kriminalisasi Lukas Enembe

Nasional
PKB Tunggu Siapa Capres yang Ingin Diusung PDI-P di Pilpres 2024

PKB Tunggu Siapa Capres yang Ingin Diusung PDI-P di Pilpres 2024

Nasional
Akal-akalan Lukas Enembe, Izin Berobat demi Judi di Luar Negeri

Akal-akalan Lukas Enembe, Izin Berobat demi Judi di Luar Negeri

Nasional
Nasdem-PKS-Demokrat Tak Kunjung Berkoalisi, Anies Dinilai Tak Cukup jadi Perekat

Nasdem-PKS-Demokrat Tak Kunjung Berkoalisi, Anies Dinilai Tak Cukup jadi Perekat

Nasional
Pengamat: Anies Lengser Oktober 2022, Mengusungnya Jadi Capres Bakal Tambah PR Parpol

Pengamat: Anies Lengser Oktober 2022, Mengusungnya Jadi Capres Bakal Tambah PR Parpol

Nasional
Jejak 'Private Jet' yang 3 Kali Dipakai Lukas Enembe ke Luar Negeri

Jejak "Private Jet" yang 3 Kali Dipakai Lukas Enembe ke Luar Negeri

Nasional
Pengacara Duga Penetapan Tersangka Lukas Enembe Tak Lepas dari Agenda Politik Tito Karnavian dan Budi Gunawan

Pengacara Duga Penetapan Tersangka Lukas Enembe Tak Lepas dari Agenda Politik Tito Karnavian dan Budi Gunawan

Nasional
Soal Dewan Kolonel Puan Maharani, PDI-P: Hanya 'Kongkow'

Soal Dewan Kolonel Puan Maharani, PDI-P: Hanya "Kongkow"

Nasional
Puan Bicara 'Sinyal' Koalisi PDI-P dengan PKB

Puan Bicara "Sinyal" Koalisi PDI-P dengan PKB

Nasional
Cak Imin Kenang Sering Dibantu Taufiq Kiemas: Bayar Kuliah hingga Lamar Istri

Cak Imin Kenang Sering Dibantu Taufiq Kiemas: Bayar Kuliah hingga Lamar Istri

Nasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.