Salin Artikel

Chris John, Taufik Hidayat, Fauzi Baadila dkk Resmi Jadi Kader Partai Demokrat

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sendiri yang memimpin upacara inagurasi para kader baru tersebut yang digelar di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 21 kader baru itu, yakni :

1. Taufik Hidayat (mantan atlet bulutangkis),

2. Dina Lorenza Audria (aktris),

3. Muhammad Kasih (ustadz),

4. Sukmawati Syukur (pengusaha),

5. Arvi Perwira (manajer Persija U-19)

6. Hengki Kurniawan (aktor).

7. Michiko H (pengusaha),

8. Fauzi Baadila (aktor),

9. Indyastari Wikan Ratih (pengusaha),

10. Ricky Subagja (mantan atlet bulutangkis),

11. Wita Susilowaty (pengusaha),

12. Bahar Ngitung Mba (politikus),

13. Hifni Hasan (pengusaha),

14. Krisna Bayu (mantan atlet judo),

15. Rudi Irawan (pengusaha),

16. Samuel Panjaitan (pengusaha),

17. Muhammad David Octavian (pengusaha),

18. Brian Putra Bastara (pengusaha),

19. Ibnu Sulistyo Pradibto (pengusaha),

20. Chris John (atlet tinju) dan

21. Mayor Jenderal (Purn) Jacob Djoko Sarosa.

Upacara inagurasi berbentuk penyerahan kartu angota oleh SBY kepada setiap kader baru tersebut.

Aktris yang populer era 90'an Dina Lorenza mengungkapkan, alasan ia bergabung ke Partai Demokrat adalah karena kekagumannya terhadap sosok SBY.

"Kenapa saya bergabung ke Partai Demokrat, karena saya mengagumi Pak SBY. Berwibawa, santun, ramah dan memiliki istri yang baik, yang bisa mendampingi Pak SBY, seorang Ibu yang patut kita teladani," ujar Dina.

Taufik Hidayat mengungkapkan hal senada. Saat masih menjadi atlet aktif, ia merasa SBY yang saat itu masih menjabat Presiden RI memberi perhatian yang sangat baik kepada para atlet seperti dirinya.

"Tahun 2005, saya juara di Amerika Serikat dan Bapak SBY yang saat itu masih Presiden memberikan penghargaan bintang jasa utama kepada saya," ujar Taufik.

Di luar itu, Taufik mengaku mengenal dekat sosok SBY. Bahkan, ketika ia menikah tahun 2006, SBY menjadi saksi pernikahannya.

"Akhirnya tidak ada salahnya saya mencoba memberikan yang terbaik buat bangsa ini melalui Partai Demokrat," ujar Taufik.

Taufik mengakui, dunia politik adalah dunia yang benar-benar baru bagi dirinya dan para kader baru Demokrat. Oleh sebab itu, ia berharap para senior partai memberikan arahan dan bimbingannya.

https://nasional.kompas.com/read/2018/02/15/23015911/chris-john-taufik-hidayat-fauzi-baadila-dkk-resmi-jadi-kader-partai-demokrat

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selain Saksi Demosi, Ipda Arsyad Harus Ikut Pembinaan Mental

Selain Saksi Demosi, Ipda Arsyad Harus Ikut Pembinaan Mental

Nasional
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit sebagai Anggota BPK

DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit sebagai Anggota BPK

Nasional
Hakim Agung Jadi Tersangka Suap, Mahfud: Ini Industri Hukum Gila-gilaan

Hakim Agung Jadi Tersangka Suap, Mahfud: Ini Industri Hukum Gila-gilaan

Nasional
Lukas Enembe Judi di Singapura meski Sedang Sakit, Kuasa Hukum: Dia Cari Refreshing

Lukas Enembe Judi di Singapura meski Sedang Sakit, Kuasa Hukum: Dia Cari Refreshing

Nasional
Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Raindra Ramadhan Terkait Kasus Brigadir J

Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Raindra Ramadhan Terkait Kasus Brigadir J

Nasional
Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun, Apa Perannya di Kasus Brigadir J?

Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun, Apa Perannya di Kasus Brigadir J?

Nasional
Polri: Seragam Baru Polantas Akan Dilengkapi “Body Camera”

Polri: Seragam Baru Polantas Akan Dilengkapi “Body Camera”

Nasional
Soal Peralihan Pandemi ke Endemi, PB IDI: Tak Perlu Terburu-buru seperti Amerika

Soal Peralihan Pandemi ke Endemi, PB IDI: Tak Perlu Terburu-buru seperti Amerika

Nasional
Ironi 'Wakil Tuhan di Dunia', Ketika Hakim MK hingga Hakim Agung Terjerat Korupsi

Ironi "Wakil Tuhan di Dunia", Ketika Hakim MK hingga Hakim Agung Terjerat Korupsi

Nasional
Kutip Pernyataan Jokowi, Pengacara Lukas Enembe Koreksi Mahfud MD soal Dana Otsus Rp 500 Triliun

Kutip Pernyataan Jokowi, Pengacara Lukas Enembe Koreksi Mahfud MD soal Dana Otsus Rp 500 Triliun

Nasional
Asisten Jenderal Andika, Laksda Heru Kusmanto Jadi Pangkoarmada RI

Asisten Jenderal Andika, Laksda Heru Kusmanto Jadi Pangkoarmada RI

Nasional
Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen, Jokowi: Akhir Tahun Penyaluran Selesai

Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen, Jokowi: Akhir Tahun Penyaluran Selesai

Nasional
Jokowi Dapat Gelar Adat dari Kesultanan Buton yang Maknanya Laki-Laki Jujur dan Adil

Jokowi Dapat Gelar Adat dari Kesultanan Buton yang Maknanya Laki-Laki Jujur dan Adil

Nasional
Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun Buntut Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun Buntut Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Nasional
Komisi I DPR Setujui Anggaran Kemenhan Rp 134 Triliun, Prabowo Sebut Kurang

Komisi I DPR Setujui Anggaran Kemenhan Rp 134 Triliun, Prabowo Sebut Kurang

Nasional
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.