Salin Artikel

Kompas.com Rayakan HUT Ke-22, Bersama Para Pionir Mengenang Era 1995

Hadir dalam acara tersebut seluruh karyawan Kompas.com dan juga undangan yang merupakan para pionir yang merintis cikal bakal Kompas.com. Undangan yang terlihat datang ada Ninok Leksono, Direktur Utama PT Kompas Cyber Media yang juga Pemimpin Redaksi Kompas Cyber Media era 1998-2007.

Kemudian, Edi Taslim, Director Group of Digital Kompas Gramedia di era 2007-2016 dan Pepih Nugraha, mantan Redaktur Pelaksana Kompas.com yang juga pendiri Kompasiana. Ada pula reporter pertama Kompas Cyber Media yaitu Wicky Rosewiaty. 

Acara ulang tahun ini juga mengundang mereka yang pertama kali bertugas mengunggah berita-berita Kompas Online atau KOL di internet. Pada waktu itu, pengunggahan berita online dilakukan secara manual dengan meng-coding setiap halaman web secara manual dengan bahasa pemrograman HTML.

Mereka yang menjadi codinger HTML di era 1995-1996 dan hadir dalam acara HUT ini adalah Sutisno dan Antonius Agoeng Priyanto. Sekadar catatan, latar belakang Sutisno dan Agoeng bukanlah dari pemrograman atau teknologi informasi. Sutisno awalnya adalah seorang petugas kebersihan di harian Kompas, sedangkan Agoeng adalah awalnya staf ekspedisi harian Kompas.

Dalam acara ini, para karyawan senior yang telah memulai karir bersama lahirnya Kompas.com di era-era awal, juga berbagi cerita kepada karyawan Kompas.com sekarang tentang kondisi dan semangat kerja di era dulu.

Dalam sambutannya, Andy Budiman mengatakan, HUT kali ini memang sengaja mengundang para pionir lahirnya Kompas.com.

"Dalam KBBI, pionir itu artinya penganjur, pelopor, perintis jalan, atau pembuka jalan. Bapak-bapak di sini adalah para pembuka jalan bagi lahirnya Kompas.com dan juga media digital di Kompas Gramedia," katanya.

Karena di Indonesia saat itu Kompas.com menjadi salah satu media online yang pertama kali lahir di Indonesia, maka para pionir Kompas.com juga berarti pionir lahirnya media online di Indonesia saat ini yang jumlahnya mencapai lebih dari 40.000 media online menurut data Dewan Pers.

Kompas Online yang dulu hanya dikelola sekitar 5 orang, kini beranak pinak menjadi lebih dari 400 karyawan. Traffic Kompas.com juga berlipat-lipat jauh lebih banyak dibandingkan di era dulu. 

Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho, mengatakan, perayaan ulang tahun Kompas.com sempat dirayakan setiap tanggal 29 Mei yang didasarkan pada pencanangan Kompas.com "Reborn" sebagai megaportal di Indonesia pada 29 Mei 2008.

Sempat pula dirayakan tiap tanggal 6 Agustus, yang didasarkan pada lahirnya PT Kompas Cyber Media sebagai unit bisnis baru yang terpisah dari harian Kompas pada 6 Agustus 1998.

Para pendiri Kompas Online telah meletakkan modal dasar untuk suatu hari nanti bertransformasi menjadi Kompas.com seperti saat ini. 

"Dengan demikian, usia kehadiran Kompas.com di Internet yang ditandai dengan hadirnya Kompas Online, kini sudah mencapai 22 tahun, bukan 19 tahun, bukan pula 9 tahun," kata Wisnu. Pada tahun 1995, alamatnya memang belum menggunakan www.kompas.com waktu itu, tetapi www.kompas.co.id.

Registrasi domain kompas.com baru dilakukan pada 18 Desember 1995. Awal tahun 1996 Kompas Online resmi beralamatkan di www.kompas.com.

Mengembalikan lahirnya Kompas.com pada era 1995 sekaligus untuk mengingatkan kembali kelahiran media online gelombang pertama di Indonesia, karena memang Kompas.com berangkat dari "gerbong" pertama media online Indonesia. 

"Kita telah mengembalikan sejarah lahirnya Kompas.com dan akan memeringati HUT Kompas.com setiap tanggal 14 September," kata Wisnu.  

Simak pula video Kisah Para Tukang HTML Pertama di Kompas.com di bawah ini. 

https://nasional.kompas.com/read/2017/09/14/21061151/kompascom-rayakan-hut-ke-22-bersama-para-pionir-mengenang-era-1995

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

PPKM Luar Jawa-Bali: Pintu Masuk Kedatangan Internasional Jalur Udara, Laut dan Darat Dibatasi

Nasional
Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Batal Terapkan PPKM Level 3 Saat Nataru, Ini Pertimbangan Pemerintah

Nasional
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Luhut: Ada Revisi Inmendagri dan SE

Nasional
Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Nasional
Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Nasional
Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Aturan PPKM Level 3 Nataru Batal, Ini yang Bakal Diterapkan

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

Nasional
Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Nasional
KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

Nasional
Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.