Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuasa Hukum Korban Quotex Harap Polisi Segera Sita Aset Doni Salmanan

Kompas.com - 09/03/2022, 18:20 WIB
Tatang Guritno,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Para korban penipuan investasi melalui aplikasi Quotex berharap pihak kepolisian segera menyita aset Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan.

Hal itu disampaikan kuasa hukum korban, Finsensius Medrofa dalam keterangannya, Rabu (8/3/2022).

“Korban binary option khususnya aplikasi Quotex sangat berterima kasih atas penetapan tersangka afiliator DS (Doni Salmanan), korban Quotex dari afiliator DS tersebar di seluruh Indonesia, korban semakin bertambah dan hari ini diperiksa di Siber Bareskrim,” tutur Finsen.

“Para korban juga mengharapkan segera dilakukan penyitaan terhadap aset-aset DS,” sambungnya.

Baca juga: Polisi Bakal Periksa Istri Doni Salmanan soal Kasus Quotex

Menurut Finsen ada ratusan korban penipuan Quotex dari mitra Doni yang mengirimkan data padanya.

Bahkan kerugian korban mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

“Ada yang mengalami kerugian hingga miliaran rupiah,” ucapnya.

Finsen mengungkapkan, Doni tidak hanya menjadi mitra untuk aplikasi Quotex tapi juga aplikasi bernama Olymptrade.

“Jadi korbannya ada di dua aplikasi, maka kita mendorong penyidik segera membongkar keterlibatan DS di aplikasi Olymptrade,” katanya.

Baca juga: Polisi Dalami Nama Afiliator Lain dalam Kasus Doni Salmanan

Diberitakan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menetapkan Doni Salmanan sebagai tersangka atas kasus dugaan penipuan, penyebaran berita bohong, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU) melalui aplikasi Quotex.

Pihak kepolisian menuturkan Doni mendapatkan 80 persen keuntungan dari kekalahan para anggotanya.

Doni disebut telah menyampaikan berita bohong dengan menjanjikan kemenangan untuk para anggota yang bermain aplikasi Quotex bersamanya.

Polisi menduga terdapat 25.000 anggota aktif yang tergabung di grup Telegram dan bermain Quotex menggunakan kode referal milik Doni.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Imigrasi Bakal Terapkan 'Bridging Visa' Buat WNA Sedang Urus Izin Tinggal

Imigrasi Bakal Terapkan "Bridging Visa" Buat WNA Sedang Urus Izin Tinggal

Nasional
Muncul Wacana Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, Dewan Syuro PKB: Fokus Kawal MK

Muncul Wacana Cak Imin Maju di Pilgub Jatim, Dewan Syuro PKB: Fokus Kawal MK

Nasional
Seluruh Kantor Imigrasi Kini Layani Pembuatan Paspor Elektronik

Seluruh Kantor Imigrasi Kini Layani Pembuatan Paspor Elektronik

Nasional
KPK Sebut Nasdem Sudah Kembalikan Rp 40 Juta dari SYL

KPK Sebut Nasdem Sudah Kembalikan Rp 40 Juta dari SYL

Nasional
17 Agustus 2024, Paspor RI Ganti Warna

17 Agustus 2024, Paspor RI Ganti Warna

Nasional
Komisi VIII DPR Harap Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Akhiri Penderitaan Rakyat Palestina

Komisi VIII DPR Harap Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Akhiri Penderitaan Rakyat Palestina

Nasional
PAN Sebut Susunan Kabinet Prabowo Akan Dibahas Usai Gugatan di MK Selesai

PAN Sebut Susunan Kabinet Prabowo Akan Dibahas Usai Gugatan di MK Selesai

Nasional
DPR RI Resmi Sahkan RUU Desa Menjadi UU, Jabatan Kades Kini Jadi 8 Tahun

DPR RI Resmi Sahkan RUU Desa Menjadi UU, Jabatan Kades Kini Jadi 8 Tahun

Nasional
Menko Polhukam Akan Bentuk Tim Tangani Kasus TPPO Bermodus 'Ferienjob' di Jerman

Menko Polhukam Akan Bentuk Tim Tangani Kasus TPPO Bermodus "Ferienjob" di Jerman

Nasional
PAN Yakin Prabowo-Gibran Bakal Bangun Kabinet Zaken

PAN Yakin Prabowo-Gibran Bakal Bangun Kabinet Zaken

Nasional
Puan Lantik 3 Srikandi Anggota PAW dari Fraksi P-Nasdem, PPP, dan PKB

Puan Lantik 3 Srikandi Anggota PAW dari Fraksi P-Nasdem, PPP, dan PKB

Nasional
Jokowi Gelar Bukber di Istana, Wapres Singgung soal Kendalikan Nafsu Saat Berikan Tausiyah

Jokowi Gelar Bukber di Istana, Wapres Singgung soal Kendalikan Nafsu Saat Berikan Tausiyah

Nasional
Misi Kemanusiaan di Palestina, Fadli Zon Harap Kerja Sama Lembaga Zakat Indonesia-UNRWA Segera Dibentuk

Misi Kemanusiaan di Palestina, Fadli Zon Harap Kerja Sama Lembaga Zakat Indonesia-UNRWA Segera Dibentuk

Nasional
Soal Pemilu Ulang Bisa Timbulkan Krisis, Kubu Ganjar-Mahfud: Alasan Mengada-ada

Soal Pemilu Ulang Bisa Timbulkan Krisis, Kubu Ganjar-Mahfud: Alasan Mengada-ada

Nasional
DPR Setujui Perpanjangan Waktu Pembahasan RUU KIA, Puan Ungkap Alasannya

DPR Setujui Perpanjangan Waktu Pembahasan RUU KIA, Puan Ungkap Alasannya

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com