Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

SMA di Kampar Riau Terancam Ambruk Akibat Longsor, Siswa: Tolong Kami, Pak Gubernur

Kompas.com - 23/02/2021, 19:16 WIB
Idon Tanjung,
Farid Assifa

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Bangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5 di Jalan Karosin, Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, terancam ambruk karena kondisi tanah perlahan mengalami longsor.

Kondisi ini dikhawatirkan mengancam keselamatan para siswa yang sedang menimbah ilmu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa (23/2/2021) siang, bangunan sekolah yang terancam ambruk ini adalah dua kelas.

Tebing tanah setinggi lebih kurang tiga meter yang ada di belakang sekolah sebagian sudah longsor.

Di bawah tebing merupakan jalan menuju sekolah yang juga kondisinya rusak, dan drainase tidak memadai.

Baca juga: Turap Saluran Air di Batu Ampar Sudah 3 Kali Longsor dalam Sebulan

Jarak tanah longsor dari bangunan sekolah tinggal sekitar tiga meter. Jika hujan turun dengan intensitas tinggi, bangunan sekolah bisa roboh.

Siswa SMA Negeri 5 Tapung mengaku sudah lama khawatir dengan kondisi bangunan sekolah. Mereka juga merasa takut ketika belajar tiba-tiba bangunan ambruk.

"Kami jadi takut belajar dalam kelas. Karena longsoran tanah terus bertambah saat hujan," ujar Meilani, salah seorang siswa kelas tiga saat diwawancarai Kompas.com, Selasa.

Ia berharap, pihak sekolah bersama pemerintah secepatnya mencarikan solusi untuk mencegah ruang belajar ambruk.

"Kami minta tolong kepada pemerintah, Bapak Gubernur Riau (Syamsuar), untuk membuat penahan tanah biar sekolah kami tidak roboh," ucap Meilani.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 5 Tapung, Aldela Tambusai mengaku sudah meminta bantuan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Riau untuk membangun turap dan drainase.

"Kami memang sudah sangat khawatir dengan kondisi tanah longsor di belakang bangunan sekolah kami. Lama kelamaan akan bisa ambruk tergerus air hujan. Kami telah mengirim proposal ke Dinas Pendidikan Riau, agar cepat dibangun turap dan drainase," kata Aldela kepada Kompas.com, Selasa.

Menurut dia, proposal itu sudah ditanggapi Disdik Riau. Tetapi, pembangunannya akan dianggarkan pada tahun 2022 mendatang.

"Dinas Pendidikan Riau sudah menanggapi dan (anggaran) akan diajukan pada tahun 2022 mendatang. Tapi, kondisinya ini semakin parah dan harus cepat diatasi sebelum bangunan ambruk," kata Aldela.

Baca juga: Titik Api Karhutla Riau Makin Banyak, Luas Kebakaran Sampai 20 Hektar

Ia menambahkan, untuk antisipasi saat ini, pihaknya membuat penahan tanah dari karung yang diisi tanah dan ditanam bambu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kasus Kredit Ekspor LPEI, KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi

Kasus Kredit Ekspor LPEI, KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi

Nasional
Pakar Hukum Dorong Percepatan 'Recovery Asset' dalam Kasus Korupsi Timah yang Libatkan Harvey Moeis

Pakar Hukum Dorong Percepatan "Recovery Asset" dalam Kasus Korupsi Timah yang Libatkan Harvey Moeis

Nasional
Sidak ke Kalteng, Satgas Pangan Polri Minta Pasar Murah Diintensifkan Jelang Lebaran

Sidak ke Kalteng, Satgas Pangan Polri Minta Pasar Murah Diintensifkan Jelang Lebaran

Nasional
Puspen TNI Sebut Denpom Jaya Dalami Dugaan Prajurit Aniaya Warga di Jakpus

Puspen TNI Sebut Denpom Jaya Dalami Dugaan Prajurit Aniaya Warga di Jakpus

Nasional
Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Serbuk MDMA dan Kokain Cair

Bea Cukai dan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Serbuk MDMA dan Kokain Cair

Nasional
TNI Kirim Payung Udara, Bisa Angkut 14 Ton Bantuan untuk Warga Gaza Via Udara

TNI Kirim Payung Udara, Bisa Angkut 14 Ton Bantuan untuk Warga Gaza Via Udara

Nasional
Tersangka Kasus Korupsi Timah Diyakini Bisa Bertambah 2-3 Kali Lipat jika Diusut Lewat TPPU

Tersangka Kasus Korupsi Timah Diyakini Bisa Bertambah 2-3 Kali Lipat jika Diusut Lewat TPPU

Nasional
Pakar Hukum Duga Ada 'Orang Kuat' Lindungi Kasus Korupsi Timah yang Jerat Harvey Moeis

Pakar Hukum Duga Ada "Orang Kuat" Lindungi Kasus Korupsi Timah yang Jerat Harvey Moeis

Nasional
Gerindra: Prabowo Tidak Cuma Janji Kata-kata, Dia 'The New Soekarno'

Gerindra: Prabowo Tidak Cuma Janji Kata-kata, Dia "The New Soekarno"

Nasional
TNI Kirim 900 Payung Udara untuk Salurkan Bantuan ke Warga Palestina

TNI Kirim 900 Payung Udara untuk Salurkan Bantuan ke Warga Palestina

Nasional
Terseretnya Nama Jokowi dalam Pusaran Sengketa Pilpres 2024 di MK...

Terseretnya Nama Jokowi dalam Pusaran Sengketa Pilpres 2024 di MK...

Nasional
Serangan Balik KPU dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK...

Serangan Balik KPU dalam Sidang Sengketa Pilpres di MK...

Nasional
Soal Flu Singapura, Menkes: Ada Varian Baru Tapi Tidak Mematikan Seperti Flu Burung

Soal Flu Singapura, Menkes: Ada Varian Baru Tapi Tidak Mematikan Seperti Flu Burung

Nasional
Kasus yang Jerat Suami Sandra Dewi Timbulkan Kerugian Rp 271 Triliun, Bagaimana Hitungannya?

Kasus yang Jerat Suami Sandra Dewi Timbulkan Kerugian Rp 271 Triliun, Bagaimana Hitungannya?

Nasional
Menkes Minta Warga Tak Panik DBD Meningkat, Kapasitas RS Masih Cukup

Menkes Minta Warga Tak Panik DBD Meningkat, Kapasitas RS Masih Cukup

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com