Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kabupaten/Kota yang Persentase Kematiannya Melebihi Dunia Terbanyak Ada di Pulau Jawa dan Bali

Kompas.com - 09/09/2020, 18:17 WIB
Dian Erika Nugraheny,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, ada ratusan kota/kabupaten yang persentase kematiannya melebihi persentase kematian dunia.

Terbanyak ada di gabungan Pulau Jawa dan Bali dengan 84 kabupaten/kota.

Menurut Dewi, saat ini persentase kematian dunia berada di angka 3,27 persen.

"Kalau kita lihat angka kematian tertinggi ada di Jawa dan Bali, yakni sebesar 4,82 persen," ujar Dewi dalam talkshow daring yang ditayangkan saluran YouTube BNPB, Rabu (9/9/2020).

Jumlah total kasus kematian di Jawa dan Bali tercatat sebanyak 5.518 kasus.

Baca juga: Persentase Jumlah Kematian akibat Covid-19 di Sumsel Melebihi Nasional

Sebanyak 70 kabupaten/kota lain di kedua pulau ini memiliki persentase kematian di bawah persentase kematian dunia.

Berikut adalah data lengkap pulau-pulau lain berdasarkan analisis yang dilakukan Satgas hingga 6 September 2020:

1. Pulau Sumatera

Untuk Sumatera, kata Dewi, total kematian tercatat sebanyak 836 kasus.

"Di Sumatera sendiri terdapat 74 kabupaten/kota yang persentase kematiannya di atas persentase dunia," tuturnya.

Sebanyak 75 kabupaten/kota lain di Sumatera tercatat memiliki persentase kasus kematian di bawah persentase kematian dunia.

2. Pulau Kalimantan

Untuk Kalimantan, tercatat total ada 666 kasus kematian.

Sebanyak 19 kabupaten/kota di Kalimantan memiliki persentase kasus kematian di atas persentase kasus kematian dunia.

Selain itu, sebanyak 37 kabupaten/kota lain di Kalimantan memiliki persentase kasus kematian di atas persentase kematian dunia.

Baca juga: Satgas Sebut Persentase Kematian Pasien Covid-19 Paling Tinggi Ada di Jawa dan Bali

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewas ke Dewas

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Laporkan Anggota Dewas ke Dewas

Nasional
Moeldoko Lantik Deputi IV dan V KSP, Isi Posisi Juri Ardiantoro dan Jaleswari Pramodhawardani

Moeldoko Lantik Deputi IV dan V KSP, Isi Posisi Juri Ardiantoro dan Jaleswari Pramodhawardani

Nasional
Jokowi Soroti Minimnya Dokter Spesialis, Indonesia Rangking 147 Dunia

Jokowi Soroti Minimnya Dokter Spesialis, Indonesia Rangking 147 Dunia

Nasional
Defisit Produksi Minyak Besar, Politisi Golkar: Ubah Cara dan Strategi Bisnis

Defisit Produksi Minyak Besar, Politisi Golkar: Ubah Cara dan Strategi Bisnis

Nasional
Airlangga: Jokowi dan Gibran Sudah Masuk Keluarga Besar Golkar

Airlangga: Jokowi dan Gibran Sudah Masuk Keluarga Besar Golkar

Nasional
Terima Kasih ke Jokowi, Prabowo: Pemilu Tertib atas Kepemimpinan Beliau

Terima Kasih ke Jokowi, Prabowo: Pemilu Tertib atas Kepemimpinan Beliau

Nasional
1 Juta Warga Berobat ke Luar Negeri, Jokowi: Kita Kehilangan Rp 180 T

1 Juta Warga Berobat ke Luar Negeri, Jokowi: Kita Kehilangan Rp 180 T

Nasional
Kronologi Ganjar Tak Hadiri Penetapan Prabowo-Gibran, KPU Telat Kirim Undangan

Kronologi Ganjar Tak Hadiri Penetapan Prabowo-Gibran, KPU Telat Kirim Undangan

Nasional
Kala Hakim MK Beda Suara

Kala Hakim MK Beda Suara

Nasional
Usai Penetapan Presiden-Wapres Terpilih, Gibran Sambangi Warga Rusun Muara Baru sambil Bagi-bagi Susu

Usai Penetapan Presiden-Wapres Terpilih, Gibran Sambangi Warga Rusun Muara Baru sambil Bagi-bagi Susu

Nasional
Disebut Bukan Lagi Kader PDI-P, Gibran: Dipecat Enggak Apa-apa

Disebut Bukan Lagi Kader PDI-P, Gibran: Dipecat Enggak Apa-apa

Nasional
PKS Bertandang ke Markas Nasdem Sore Ini

PKS Bertandang ke Markas Nasdem Sore Ini

Nasional
Respons Anies Usai Prabowo Berkelakar soal Senyuman Berat dalam Pidato sebagai Presiden Terpilih

Respons Anies Usai Prabowo Berkelakar soal Senyuman Berat dalam Pidato sebagai Presiden Terpilih

Nasional
Usai Puja-puji Pers, Prabowo Tiadakan Sesi Tanya Jawab Wartawan

Usai Puja-puji Pers, Prabowo Tiadakan Sesi Tanya Jawab Wartawan

Nasional
Jadi Presiden Terpilih, Kekayaan Prabowo Capai Rp 2 Triliun

Jadi Presiden Terpilih, Kekayaan Prabowo Capai Rp 2 Triliun

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com