Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jaringan Muda Mathlaul Anwar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 06/04/2019, 22:02 WIB
Jessi Carina,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - Jaringan muda sebuah organisasi islam asal Banten, Mathlaul Anwar, mendeklarasikan dukungan untuk calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Ketua Jaringan Muda Mathlaul Anwar, Ahmad Nawawi Arsyad, mengatakan mendukung Jokowi-Ma'ruf merupakan kebanggaan bagi ormas pertama di Banten itu.

"Hari ini dalam sejarah bangsa kita, Banten jadi kebanggan karena salah satu putra terbaik Banten akan jadi wapres. Maka saya pikir akan ada beban sejarah bagi Mathlaul Anwar kalau kita berdiam diri," ujar Ahmad dalam deklarasi yang digelar di Hotel Allium, Tangerang, Sabtu (6/4/2019) malam.

Deklarasi ini juga dihadiri Ma'ruf Amin dam Ketua Majelis Amanah Mathlaul Anwar, Irsjad Juwaeli.

Baca juga: Ikatan Sarjana NU Menyatakan Dukung Jokowi-Maruf Amin

Ahmad mengatakan, ormas Islam seperti Mathlaul Anwar memiliki pemikiran yang rasional. Organisasinya tidak mungkin termakan isu bahwa calon presiden Joko Widodo anti terhadap Islam.

"Apa mungkin Pak Jokowi yang orang Islam dan memilih ulama Banten itu anti Islam?" kata dia.

Para anggota Jaringan Muda Mathlaul Ulama serentak menjawab, "Tidak mungkin".

Ahmad kemudian berpesan kepada para anggota untuk mengajak sanak saudara masing-masing untuk memilih Jokowi-Ma'ruf dan tidak termakan fitnah.

Dalam deklarasi yang dibacakan Ahmad, Mathlaul Anwar berkomitmen untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.

Baca juga: Maruf Amin Klaim Sudah Unggul Tipis di Banten

Mereka juga berkomitmen menjaga Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Selain itu, menjaga Islam yang rahmatan lil alamin.

Ma'ruf Amin menyampaikan terima kasih atas dukungan itu. Dia berharap dukungan dari Jaringan Muda Mathlaul Anwar bisa memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam Pemilihan Presiden 2019.

"Terima kasih atas dukungan dan deklarasinya untuk mendukung pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, supaya tanggal 17 April nanti bisa memenangkan pilpres. Kenapa harus menang? Supaya Indonesia menjadi Indonesia maju," ujar Ma'ruf.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Koarmada I Siapkan KRI Halasan untuk Tembak Rudal Exocet

Nasional
Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Yusril: Tak Ada Bukti Kuat Kubu Prabowo-Gibran Curang di Pilpres 2024

Nasional
Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Hakim MK Diminta Selamatkan Konstitusi lewat Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
MK Bakal Unggah Dokumen 'Amicus Curiae' agar Bisa Diakses Publik

MK Bakal Unggah Dokumen "Amicus Curiae" agar Bisa Diakses Publik

Nasional
PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

PSI Punya 180 Anggota DPRD, Kaesang: Modal Baik untuk Pilkada

Nasional
Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Polri Sebut 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Pernah Latihan Paramiliter di Poso

Nasional
MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

MK Kirim Surat Panggilan untuk Hadiri Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2024 Dinilai Bakal Tunjukan Apakah Indonesia Masih Negara Hukum

Nasional
Daftar Aset Mewah Harvey Moeis yang Disita Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Daftar Aset Mewah Harvey Moeis yang Disita Kejagung dalam Kasus Dugaan Korupsi Timah

Nasional
Hanya Pihak Berkepentingan yang Boleh Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Hanya Pihak Berkepentingan yang Boleh Hadir di Sidang Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
Soal Maju Kembali di Pilkada Jateng, Sudirman Said: Kan Sudah Pernah

Soal Maju Kembali di Pilkada Jateng, Sudirman Said: Kan Sudah Pernah

Nasional
FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Dukung Hakim MK Bikin Putusan yang Seadil-adilnya

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Dukung Hakim MK Bikin Putusan yang Seadil-adilnya

Nasional
Bantah Putusan Bocor, MK: Rapat Hakim Masih sampai Minggu

Bantah Putusan Bocor, MK: Rapat Hakim Masih sampai Minggu

Nasional
Jaga Independensi, MK Sembunyikan Karangan Bunga yang Sindir Sengketa Pilpres 2024

Jaga Independensi, MK Sembunyikan Karangan Bunga yang Sindir Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Busyro Muqqodas Harap Putusan MK Soal Sengketa Pilpres Berpihak pada Etika Kenegaraan

Busyro Muqqodas Harap Putusan MK Soal Sengketa Pilpres Berpihak pada Etika Kenegaraan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com