Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ma'ruf Amin: Jokowi Pembela Rakyat Jelata

Kompas.com - 09/03/2019, 17:00 WIB
Sandro Gatra

Editor

Sumber Antara

MEDAN, KOMPAS.com — Calon wakil presiden Ma'ruf Amin menyebut, calon presiden Joko Widodo adalah sosok pembela rakyat jelata.

Hal itu, menurut dia, dibuktikan melalui empat tahun kepemimpinannya sebagai Presiden.

"Beliau sudah terbukti. Itulah sebabnya ketika saya diajak menjadi cawapres saya mau karena beliau pembela rakyat jelata," kata Ma'ruf saat menghadiri deklarasi dukungan Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin (Jokma) di Lapangan Gajah Mada, Kota Medan, Sumut, Sabtu (9/3/2019), seperti dikutip Antara.

Baca juga: Maruf Amin: Prabowo-Sandiaga Khawatir, Suara di Jabar Tak Aman

Ma'ruf mencontohkan, berbagai program kartu yang diluncurkan Presiden Jokowi terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat, misalnya melalui Kartu Indonesia Sehat.

"Dulu orang takut sakit karena kalau sakit tidak bisa berobat. Tetapi sekarang tidak perlu takut karena sudah punya Kartu Indonesia Sehat, alhamdulillah," katanya.

Ma'ruf mengajak masyarakat Sumatera Utara memenangkan Jokowi dan dirinya di Pilpres 2019.

Baca juga: Jokowi Minta Para Pendukungnya Militan Jelang Pemilu

"Saya percaya kalian pejuang-pejuang 01 untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Ma'ruf.

Lebih jauh, Ma'ruf meminta masyarakat Sumatera Utara agar tidak terpengaruh berita bohong atau hoaks.

Ma'ruf meyakini Jokowi dan dirinya dapat memperoleh 60-70 persen suara di Sumatera Utara.

Ma'ruf  melakukan safari silaturahim ke sejumlah titik di Sumatera Utara mulai hari ini hingga Senin (11/3/2019).

Pada Sabtu, Ma'ruf dijadwalkan bersilaturahim di Medan. Selanjutnya, Ma'ruf akan berangkat ke Tapanuli Tengah untuk menuju Tapanuli Selatan dan Padang Sidempuan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sebut Jaksa TI Tak Punya Mercy, KPK: Foto di Rumah Tetangga

Sebut Jaksa TI Tak Punya Mercy, KPK: Foto di Rumah Tetangga

Nasional
Kasus Korupsi Timah, Kejagung Dalami Kepemilikan Jet Pribadi Harvey Moeis

Kasus Korupsi Timah, Kejagung Dalami Kepemilikan Jet Pribadi Harvey Moeis

Nasional
Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Prabowo Minta Pendukung Tak Gelar Aksi saat MK Bacakan Putusan Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Demokrat Sampaikan Kriteria Kadernya yang Bakal Masuk Kabinet Mendatang

Demokrat Sampaikan Kriteria Kadernya yang Bakal Masuk Kabinet Mendatang

Nasional
Antam Fokus Eksplorasi 3 Komoditas, Pengeluaran Preliminary Unaudited  Capai Rp 17,43 Miliar

Antam Fokus Eksplorasi 3 Komoditas, Pengeluaran Preliminary Unaudited Capai Rp 17,43 Miliar

Nasional
KPK Akan Panggil Kembali Gus Muhdlor sebagai Tersangka Pekan Depan

KPK Akan Panggil Kembali Gus Muhdlor sebagai Tersangka Pekan Depan

Nasional
Gibran Dikabarkan Ada di Jakarta Hari Ini, TKN: Agenda Pribadi

Gibran Dikabarkan Ada di Jakarta Hari Ini, TKN: Agenda Pribadi

Nasional
Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Batu, TKN Minta Pendukung Patuhi Imbauan Prabowo

Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Batu, TKN Minta Pendukung Patuhi Imbauan Prabowo

Nasional
Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Pemerintahan Baru Indonesia dan Harapan Perdamaian Rusia-Ukraina

Nasional
Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Prabowo Terima Kunjungan Eks PM Inggris Tony Blair di Kemenhan, Ini yang Dibahas

Nasional
KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

KPK Sebut Surat Sakit Gus Muhdlor Ganjil: Agak Lain Suratnya, Sembuhnya Kapan Kita Enggak Tahu

Nasional
Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Panglima AL Malaysia Datang ke Indonesia, Akan Ikut Memperingati 3 Tahun KRI Nanggala

Nasional
Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Gus Muhdlor Tak Penuhi Panggilan KPK

Nasional
Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Minta MK Urai Persoalan pada Pilpres 2024, Sukidi: Seperti Disuarakan Megawati

Nasional
PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

PPATK Bakal Tindaklanjuti Informasi Jokowi soal Indikasi Pencucian Uang lewat Aset Kripto Rp 139 Triliun

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com