Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Digadang-gadang Jadi Cagub Jateng, PAN Sebut Gatot Lebih dari Layak

Kompas.com - 03/01/2018, 14:28 WIB
Rakhmat Nur Hakim

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menilai mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo lebih dari layak untuk dicalonkan sebagai calon Gubernur Jawa Tengah.

"Pak Gatot bukan lagi layak, lebih dari layak," ujar Zul, sapaannya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (3/1/2018).

Saat ditanya apakah PAN tertarik mengusung Gatot di Pilkada Jawa Tengah, Zul menjawab, hal itu akan dibahas bersama Gerindra dan PKS.

Apalagi, PAN bersama Gerindra dan PKS telah mengusung mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said sebagai calon gubernur Jawa Tengah.

(Baca juga: PPP Solo Dukung Gatot Nurmantyo Maju Pilkada Jateng 2018)

"Ya kan bisa dipasangkan (dengan Sudirman Said). Tetapi, kalau Pak Gatot lebih dari layak, panglima, bagaimana? Apa mau Pak Gatot," lanjut Zul.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Solo, Jawa Tengah, mendukung mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Jawa Tengah tahun 2018.

Wakil Ketua DPC PPP Kota Solo Johan Syafaat mengatakan, alasan PPP Kota Solo mendukung mantan Panglima TNI tersebut karena merupakan putra daerah.

Gatot Nurmantyo merupakan kelahiran Tegal, Semarang, sehingga lebih dikenal masyarakat di Jawa Tengah.

"Pak Gatot kan orang asli Jawa Tengah sehingga warga masyarakat di Jawa Tengah tidak asing dengan beliau. Beliau juga dengan masyarakat di Jawa Tengah," kata Johan dalam penutupan Latihan Kepemimpinan Kader Tingkat Dasar DPC PPP Kota Solo, Minggu (31/12/2017).

Kompas TV Nama Jenderal Gatot Nurmantyo semakin menguat sebagai kandidat calon Gubernur Jawa Tengah yang diusung PPP, Golkar dan Partai Demokrat.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Menjelang Putusan Sengketa Pilpres di MK, Kubu Ganjar-Mahfud Harap Tak Berakhir Antiklimaks

Menjelang Putusan Sengketa Pilpres di MK, Kubu Ganjar-Mahfud Harap Tak Berakhir Antiklimaks

Nasional
Optimistis MK Diskualifikasi Gibran, Kubu Anies: Tak Ada Alasan untuk Tidak Pemungutan Suara Ulang

Optimistis MK Diskualifikasi Gibran, Kubu Anies: Tak Ada Alasan untuk Tidak Pemungutan Suara Ulang

Nasional
MK Diperkirakan Tak Akan Diskualifikasi Prabowo-Gibran

MK Diperkirakan Tak Akan Diskualifikasi Prabowo-Gibran

Nasional
Jadwal Terbaru Pelaksanaan UTBK-SNBT 2024

Jadwal Terbaru Pelaksanaan UTBK-SNBT 2024

Nasional
Dana Zizwaf Selama Ramadhan 2024 Meningkat, Dompet Dhuafa: Kedermawanan Masyarakat Meningkat

Dana Zizwaf Selama Ramadhan 2024 Meningkat, Dompet Dhuafa: Kedermawanan Masyarakat Meningkat

Nasional
MK Diprediksi Bikin Kejutan, Perintahkan Pemungutan Suara Ulang di Sejumlah Daerah

MK Diprediksi Bikin Kejutan, Perintahkan Pemungutan Suara Ulang di Sejumlah Daerah

Nasional
Menakar Nasib Ketua KPU Usai Diadukan Lagi ke DKPP Terkait Dugaan Asusila

Menakar Nasib Ketua KPU Usai Diadukan Lagi ke DKPP Terkait Dugaan Asusila

Nasional
Tak Lagi Solid, Koalisi Perubahan Kini dalam Bayang-bayang Perpecahan

Tak Lagi Solid, Koalisi Perubahan Kini dalam Bayang-bayang Perpecahan

Nasional
TPN Ganjar-Mahfud Sebut 'Amicus Curiae' Bukan untuk Intervensi MK

TPN Ganjar-Mahfud Sebut "Amicus Curiae" Bukan untuk Intervensi MK

Nasional
Percepat Kinerja Pembangunan Infrastruktur, Menpan-RB Setujui 26.319 Formasi ASN Kementerian PUPR

Percepat Kinerja Pembangunan Infrastruktur, Menpan-RB Setujui 26.319 Formasi ASN Kementerian PUPR

Nasional
Kubu Prabowo Siapkan Satgas untuk Cegah Pendukung Gelar Aksi Saat MK Baca Putusan Sengketa Pilpres

Kubu Prabowo Siapkan Satgas untuk Cegah Pendukung Gelar Aksi Saat MK Baca Putusan Sengketa Pilpres

Nasional
TKN Prabowo-Gibran Akan Gelar Nobar Sederhana untuk Pantau Putusan MK

TKN Prabowo-Gibran Akan Gelar Nobar Sederhana untuk Pantau Putusan MK

Nasional
Jelang Putusan Sengketa Pilpres: MK Bantah Bocoran Putusan, Dapat Karangan Bunga

Jelang Putusan Sengketa Pilpres: MK Bantah Bocoran Putusan, Dapat Karangan Bunga

Nasional
Skenario Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Sengketa Pilpres 2024

Skenario Putusan Mahkamah Konstitusi dalam Sengketa Pilpres 2024

Nasional
Kejagung Terus Telusuri Aset Mewah Harvey Moeis, Jet Pribadi Kini dalam Bidikan

Kejagung Terus Telusuri Aset Mewah Harvey Moeis, Jet Pribadi Kini dalam Bidikan

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com