Perbaikan Kualitas Penyelenggaraan Haji, Ini yang Dilakukan Kementerian Agama - Kompas.com

Perbaikan Kualitas Penyelenggaraan Haji, Ini yang Dilakukan Kementerian Agama

Nabilla Tashandra
Kompas.com - 04/12/2017, 18:54 WIB
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa Pemerintah sedang mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah untuk mencegah biro travel perang harga yang berpotensi merugikan jamaah umroh. Jakarta, Jumat (18/8/2017).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan bahwa Pemerintah sedang mengkaji penetapan batas minimal biaya umrah untuk mencegah biro travel perang harga yang berpotensi merugikan jamaah umroh. Jakarta, Jumat (18/8/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat kepuasan jamaah haji pada musim haji 2017 meningkat dari 83,83 persen ke 84,85 persen, Kementerian Agama tidak berpuas diri.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya tetap terus berupaya meningkatkan pelayanan penyelenggaraan haji.

"Ada satu-dua yang perlu ditingkatkan," kata Lukman di sela rapat bersama Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2017).

Pertama, Kemenag akan memelihara capaian tingkat kepuasan yang cukup tinggi tersebut.

Kedua, kata Lukman, membenahi beberapa kendala serius yang berada di luar kemampuan Pemerintah Indonesia. Misalnya, peningkatan kualitas tenda di Mina dan menambah daya tampung Mina.

(Baca juga : Biaya Hingga Nilai Tukar, Tantangan Pengelolaan Keuangan Haji)

Hal itu akan disampaikannya pada Menteri Haji Arab Saudi saat bertemu akhir Desember mendatang.

"Rencananya akhir Desember nanti Insya Allah saya akan berkunjung menemui menteri haji Arab Saudi untuk memohon kesediaan pemerintah Saudi Arabia secara serius menambah daya tampung Mina," tutur Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong berharap tingkat kepuasan penyelenggaraan haji 2018 akan lebih tinggi meskipun saat ini sudah mencapai 84 persen.

"Apakah di dalam perkembangan 2018 yang akan datang ada strategi lain meningkatkan dari angka itu menjadi lebih baik lagi," kata Ali.

Salah satu hal yang akan terus ditekankan Komisi VIII kepada Menag adalah menyelesaikan pekerjaan tersisa pada penyelenggaraan haji 2017 dan mematangkan penyelenggaraannya pada 2018.

"Seperti penyelenggaraan kasus crane kan belum juga. Itu kan sudah komitmen Raja Salman yang sudah berkali-kali diungkapkan tapi belum direalisasikan," ucapnya.

PenulisNabilla Tashandra
EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM