Agar Praperadilan Novanto Gugur, ICW Minta KPK Segera Limpahkan Berkas ke Pengadilan - Kompas.com

Agar Praperadilan Novanto Gugur, ICW Minta KPK Segera Limpahkan Berkas ke Pengadilan

Ihsanuddin
Kompas.com - 27/11/2017, 17:34 WIB
Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11/2017). Ketua DPR tersebut dipindahkan dari RSCM Kencana ke rutan KPK. ANTARA FOTO/ ROSA PANGGABEAN Tersangka kasus korupsi KTP Elektronik Setya Novanto tiba di gedung KPK, Jakarta, Minggu (19/11/2017). Ketua DPR tersebut dipindahkan dari RSCM Kencana ke rutan KPK.

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia Corruption Watch meminta Komisi Pemberantasan Korupsi segera melimpahkan berkas perkara tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto ke pengadilan tindak pidana korupsi.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak KPK melimpahkan berkas perkara sebelum sidang praperadilan perdana yang diajukan Setya Novanto digelar pada Kamis (30/11/2017) mendatang.

“Intinya kami meminta KPK secepatnya menyelesaikan berkas perkara Setya Novanto dan melimpahkan berkas ke pengadilan," kata aktivis ICW Kurnia Ramadhani saat dihubungi, Senin (27/11/2017).

Menurut Kurnia, pelimpahan berkas Novanto ke pengadilan perlu segera dilakukan untuk mencegah praperadilan yang diajukan Ketua DPR Setya Novanto kembali diterima hakim. Hal itu sesuai dengan Pasal 82 Ayat (1) huruf d KUHAP.

“Kalau berkas dilimpahkan, praperadilan akan gugur,” kata Kurnia.

(Baca juga: Abraham Samad Minta KPK Segera Limpahkan Perkara Novanto ke Pengadilan)

ICW khawatir, KPK akan kembali kalah layaknya praperadilan yang pertama kali diajukan Novanto.

Saat itu, hakim tunggal Cepi Iskandar membatalkan status tersangka yang disematkan KPK kepada Ketua DPR sekaligus Ketua Umum Partai Golkar itu.

Beberapa bulan setelah putusan tersebut, KPK kembali menetapkan Novanto sebagai tersangka e-KTP. Novanto pun kembali mengajukan gugatan praperadilan.

ICW menilai, ada sejumlah kejanggalan dalam proses praperadilan sebelumnya yang dimenangi Novanto.

"Di antaranya, yakni menolak mendengarkan rekaman percakapan dan barang bukti satu tersangka tak bisa digunakan oleh tersangka lain,” kata dia.

Setya Novanto ditahan di Rutan KPK sejak Senin (20/11/2017) dini hari. Dalam kasus korupsi proyek e-KTP, Novanto bersama sejumlah pihak diduga menguntungkan diri sendiri, orang lain, atau korporasi.

Novanto juga diduga menyalahgunakan kewenangan dan jabatan saat menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar.

Akibat perbuatannya bersama sejumlah pihak tersebut, negara diduga dirugikan Rp 2,3 triliun pada proyek Rp 5,9 triliun tersebut.

Kompas TV Dwina Michaella menyebutkan tidak akan hadir pada pemeriksaan hari ini.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorDiamanty Meiliana
Komentar

Terkini Lainnya

PSI Minta MK Segera Putuskan Uji Materi Verifikasi Parpol Peserta Pemilu

PSI Minta MK Segera Putuskan Uji Materi Verifikasi Parpol Peserta Pemilu

Nasional
7 Tahun Digerogoti Tumor Ganas, Janda Tua Ini Tak Pernah Berobat karena Miskin

7 Tahun Digerogoti Tumor Ganas, Janda Tua Ini Tak Pernah Berobat karena Miskin

Regional
Anies Kembali Sambangi Jatipadang, Pantau Perbaikan Tanggul Jebol

Anies Kembali Sambangi Jatipadang, Pantau Perbaikan Tanggul Jebol

Megapolitan
18 Orang Terluka Akibat Gempa Berkekuatan 6,2 SR di iran

18 Orang Terluka Akibat Gempa Berkekuatan 6,2 SR di iran

Internasional
Para Pejabat Serahkan LHKPN, Jateng Dapat Penghargaan dari KPK

Para Pejabat Serahkan LHKPN, Jateng Dapat Penghargaan dari KPK

Regional
Digelar Bersamaan dengan Sidang Pokok Perkara, Praperadilan Novanto Akan Digugurkan?

Digelar Bersamaan dengan Sidang Pokok Perkara, Praperadilan Novanto Akan Digugurkan?

Nasional
Terima Suap, Kasat Reskrim Polres Manggarai Dimutasi

Terima Suap, Kasat Reskrim Polres Manggarai Dimutasi

Regional
Berita Terpopuler: Kisah Tentara AS Membelot ke Korut, hingga Pelaku Teror New York

Berita Terpopuler: Kisah Tentara AS Membelot ke Korut, hingga Pelaku Teror New York

Internasional
17 Desember, PDI-P Umumkan Lima Pasang Bakal Calon Peserta Pilkada

17 Desember, PDI-P Umumkan Lima Pasang Bakal Calon Peserta Pilkada

Nasional
Usai Dakwaan Novanto Dibacakan, Golkar Akan Rapat Pleno Bahas Munaslub

Usai Dakwaan Novanto Dibacakan, Golkar Akan Rapat Pleno Bahas Munaslub

Nasional
Guru Kekinian Didorong Tingkatkan Profesionalitas

Guru Kekinian Didorong Tingkatkan Profesionalitas

Edukasi
Prabowo Akan Deklarasikan Cagub Jateng, Gerindra Dukung Sudirman Said?

Prabowo Akan Deklarasikan Cagub Jateng, Gerindra Dukung Sudirman Said?

Nasional
Chen Long Putuskan Mundur dari Superseries Finals 2017

Chen Long Putuskan Mundur dari Superseries Finals 2017

Olahraga
Berita Populer: Motor Penantang Busway hingga Gaya Unik Saksi Ahli KPK

Berita Populer: Motor Penantang Busway hingga Gaya Unik Saksi Ahli KPK

Nasional
Samani dan Suwardi, Tukang Semir di Balai Kota yang Ingin Menyemir Sepatu Sandiaga...

Samani dan Suwardi, Tukang Semir di Balai Kota yang Ingin Menyemir Sepatu Sandiaga...

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM