KPK Berharap Novanto Hadiri Pemeriksaan untuk Beri Klarifikasi - Kompas.com

KPK Berharap Novanto Hadiri Pemeriksaan untuk Beri Klarifikasi

Abba Gabrillin
Kompas.com - 14/11/2017, 18:54 WIB
Ketua DPR Setya Novanto (tengah) meninggalkan ruang persidangan usai bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017). Hari ini, Novanto hadir menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi NarogongKOMPAS.com/Andreas Lukas Altobeli Ketua DPR Setya Novanto (tengah) meninggalkan ruang persidangan usai bersaksi di persidangan kasus dugaan korupsi e-KTP, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11/2017). Hari ini, Novanto hadir menjadi saksi untuk terdakwa pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap Setya Novanto hadir memenuhi panggilan penyidik. Selain untuk mendukung penegakan hukum, kehadiran Novanto dinilai akan menguntungkan dirinya sendiri.

"Kehadiran berarti kesempatan bagi yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Apalagi, menurut Febri, sejumlah fakta persidangan yang muncul di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memperkuat dugaan keterlibatan Ketua Umum Partai Golkar itu dalam kasus korupsi e-KTP.

Baca juga : Setya Novanto, Kasus E-KTP, dan Citra DPR yang Tercoreng...

Sedianya, Novanto akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Rabu (15/11/2017) besok. Pemanggilan ini adalah yang pertama setelah Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

"Ini seharusnya menjadi bentuk kepatuhan kita terhadap hukum. Kalau kemudian dipanggil oleh penegak hukum sebaiknya datang," kata Febri.


Kompas TV Ketua DPR RI Setya Novanto menggugat penerbitan surat pencekalan paspor.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAbba Gabrillin
EditorSabrina Asril
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM