Ketum PAN: Isu Mumtaz Rais-JR Saragih Hoaks untuk Menyerang, Edan... - Kompas.com

Ketum PAN: Isu Mumtaz Rais-JR Saragih Hoaks untuk Menyerang, Edan...

Estu Suryowati
Kompas.com - 13/11/2017, 19:55 WIB
Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak kadernya untuk maju paling depan menjahit Merah Putih yang saat ini dianggapnya telah terkoyak-koyak. Hal itu Zulkifli ungkapkan dalam acara Temu Legislatif PAN Tingkat Nasional di hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (21/9/2017)KOMPAS.com/ MOH NADLIR Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak kadernya untuk maju paling depan menjahit Merah Putih yang saat ini dianggapnya telah terkoyak-koyak. Hal itu Zulkifli ungkapkan dalam acara Temu Legislatif PAN Tingkat Nasional di hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis (21/9/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan berang ketika dikonfirmasi mengenai informasi yang beredar di media sosial bahwa Mumtaz Rais, putra dari Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais, mendampingi Jopinus Ramli Saragih di Pilkada Sumatera Utara.

JR Saragih ditulis sebagai cagub Sumatera Utara, sedangkan Mumtaz ditulis sebagai cawagubnya.

"Aduh ampun deh. Hoaks kok jadi berita gitu lho. Kalau ada surat dukungan, itu bolehlah dikomentari," kata Zulkifli ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Baca juga: Ini Kata Amien Rais soal Isu JR Saragih-Mumtaz Rais di Pilgub Sumut

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu pun sangat menyayangkan beredarnya informasi tersebut yang dinilainya sengaja digunakan untuk menyerang orang lain, dalam hal ini kubu Amien.

"Ini hoaks dipakai untuk menyerang orang. Itu keterlaluan. Edan, tho?" katanya geram.

Ketika kembali dikonfirmasi bahwa berdasarkan informasi yang beredar, yakni pasangan JR Saragih-Mumtaz Rais diajukan oleh Dewan Perwakilan Wilayah, Zulkifli lagi-lagi menjawab dengan nada tinggi.

"Enggak ada. Ngerti, kan? Masa orang Jogja nyalonkan di Sumut. Hoaks ini namanya," katanya lagi.

Kompas TV PVMBG mencatat, pada Rabu (27/09) terjadi dua kali erupsi dengan tinggi lontaran abu vulkanik mencapai 2,5 km.

PenulisEstu Suryowati
EditorSabrina Asril
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM