Pilkada Jatim, PAN Dukung Cagub yang Gandeng Kadernya Jadi Cawagub - Kompas.com

Pilkada Jatim, PAN Dukung Cagub yang Gandeng Kadernya Jadi Cawagub

Moh. Nadlir
Kompas.com - 13/10/2017, 22:25 WIB
Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno masih enggan mengungkapkan apakah partainya akan mendukung Joko Widodo dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Jakarta, Jumat (13/10/2017).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno masih enggan mengungkapkan apakah partainya akan mendukung Joko Widodo dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Jakarta, Jumat (13/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional ( PAN) Eddy Soeparno mengatakan bahwa PAN belum menentukan calon gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Timur 2018.

Namun, menurut Eddy, PAN akan mendukung cagub yang bersedia menggaet kadernya sebagai calon wakil gubernur.

Menurut Eddy, dua kader terbaik PAN di Jatim yang disiapkan untuk ikut kontestasi Pilkada Jatim adalah Bupati Lamongan dua periode H Masfuk dan Bupati Bojonegoro Suyoto.

"Jika di antara dua kandidat terkuat ingin ambil Masfuk atau Suyoto, kami akan bergabung dan mendukung cagub bersangkutan. Prioritas kami kader ditarik, sebagai cawagub," kata Eddy di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (13/10/2017).

(Baca juga: Pilkada Jatim, Golkar Beri Kesempatan Khofifah Sodorkan 3 Nama Wakil)

Saat ini, ada dua nama kuat yang diprediksi akan bersaing dalam Pilkada Jatim. Dua nama itu adalah Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Eddy, saat ini partainya tengah intens melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik yang punya basis suara kuat di Jatim untuk diajak berkoalisi.

"Komunikasi dengan Partai Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan dan PKB. Hampir semua, rata-rata dengan partai yang memiliki dominasi signifikan di Jatim termasuk Gerindra juga," ucap Eddy.

Karena itu, menurut Eddy, terlalu dini bagi PAN harus menentukan pilihan di antara Khofifah atau Saifullah.

"Karena kembali syaratnya tadi. Keduanya memiliki peluang dan akan lebih bagus kalau tarik kader kami juga," tutur Eddy.

Kompas TV Usai dicalonkan, Khofifah menyatakan terima kasihnya kepada Partai Nasdem karena telah mempercayakan dirinya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisMoh. Nadlir
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM