Polri Tak Mau Ungkap Isi Pertemuan Kapolri dengan Pansus Angket KPK - Kompas.com

Polri Tak Mau Ungkap Isi Pertemuan Kapolri dengan Pansus Angket KPK

Ambaranie Nadia Kemala Movanita
Kompas.com - 04/10/2017, 17:20 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan perkembangan kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7). Kapolri dipanggil oleh Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan kasus Novel Baswedan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/kye/17ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyampaikan perkembangan kasus penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/7). Kapolri dipanggil oleh Presiden Joko Widodo untuk melaporkan perkembangan kasus Novel Baswedan. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/kye/17

JAKARTA, KOMPAS.com - Panitia khusus hak angket DPR terhadap KPK bertemu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan pejabat Mabes Polri lain, Rabu (4/10/2017).

Pertemuan yang digelar sejak pukul 14.00 WIB itu berlangsung tertutup.

Berdasarkan informasi yang didapat, perwakilan dari DPR RI, yaitu Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Ketua pansus hak angket KPK Agun Gunanjar, Wakil Ketua pansus Taufiqulhadi, Wakil Ketua Pansus Risa Mariska, anggota Pansus Arteria Dahlan dan sejumlah anggota pansus lainnya.

Pertemuan itu berlangsung sekitar tiga jam. Sekitar pukul 17.00 WIB, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto keluar seorang diri di pintu belakang gedung utama, tempat wartawan menunggu.

(baca: Pansus Angket KPK: Mahasiswa Kerahkan 1.000 Massa, Kami Dorong untuk 5.000)

Fahri Hamzah maupun anggota pansus tidak nampak keluar dari gedung tersebut.

Ternyata, keluarnya Setyo bersamaan dengan kepergian sejumlah anggota DPR RI itu melewati pintu depan gedung utama.

Setyo mengatakan, dalam pertemuan itu, hanya dibahas soal tugas Polri dan kaitannya dengan pansus hak angket. Namun, ia menolak menjelaskan detail pembahasan tersebut.

"Materinya tertutup, tidak bisa disampaikan di sini," kata Setyo.

(baca: Pansus Angket: Kalau KPK Hadirnya Tunggu Kiamat, Kami Tunggu)

Masa kerja Pansus Hak Angket KPK diperpanjang lantaran belum bisa bertemu pimpinan KPK untuk mengklarifikasi temuan.

Perpanjangan masa kerja tetap dilakukan meski menuai kritik berbagai pihak.

Sementara itu, Mahkamah Konstitusi tengah melakukan uji materi UU MD3 yang mengatur soal hak angket.

Kompas TV Presiden Joko Widodo menolak permohonan konsultasi dari Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisAmbaranie Nadia Kemala Movanita
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM